
Cơ quan Kinh doanh Môi trường Nhật Bản và Tổ chức Gỗ Nhiệt đới Quốc tế (ITTO) menyatakan Indonesia menjadi aktor utama dalam mencegah perubahan iklim Global. Semua pihak harus mendukungnya.
“Indonesia merupakan aktor penting dalam perubahan iklim dan menekan laju deforestasi,” kata Project Manager ITTO, Ma Hwan-ok pada penanaman pohon dilandskap Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin (8/7/2017).
ITTO giúp bạn với Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Masmenanam pohon Meranti cho những người phục hồi và giúp đỡ Landskap Kerumutan, di Desa Sorek, Kabupaten Pelalawan. Penanaman pohon tersebut diikuti sekitar 30 warga Jepang mulai dari relawan, akademisi, peneliti hingga jurnalis.
Hal ini juga sejalan dengan tujuan untuk mencapai Mục tiêu phát triển bền vững yang ke-13 (Aksi iklim) dan ke-15 (Kehidupan di darat) yang dicanangkan oleh PBB.
Inisiatif ini juga didukung oleh Giáo sư Akira Miyawaki yang merupakan Giáo sư Kehormatan dari Đại học Quốc gia Yokohama Jepang. Beliau menekankan pentingnya konservasi hutan mealui penanaman bibit spesies asli yang memang berasal dari lingkungan vegetasi lahan yang menjadi target dari Program Restorasi.
“Bersama-sama kita dapat menciptakan lingkungan hidup yang berkelanjutan bagi masa depan,” kata pendiri Cơ quan Kinh doanh Môi trường Nhật Bản Mitsunori Kamiya ini.
Chủ tịch APP Jepang Tan Ui Sian menjelaskan, acara penanaman yang melibatkan warga Jepang ini merupakan yang keempat sejak 2014 dari APP kèo bóng đá hôm nay dalam melakukan inisiatif menanam pohon karena kami berkomitmen untuk membantu perlindungan dan Restorasi hutan alam di Sumatera và Kalimantan.
Menurut dia, kunjungan sukarelawan dari Jepang dalam acara menanam pohon di Riau ini telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia untuk dapat berkolaborasi lebih lanjut dalam mendukung upaya konservasi hunan.
“Setiap tahun semakin banyak orang Jepang yang ikut serta dalam kegiatan ini, justka sangat bersemangat ingin menanam pohon,” kata Tan Ui Sian.
Ia menjelaskan, ada sekitar 10 ribu bibit pohon Meranti yang disediakan untuk penanaman tersebut. Diện tích penanaman seluas 20 ha, yang berlokasi di khu vực konservasi pemasok kayu APP kèo bóng đá hôm nay di wilayah Sorek, Kabupaten Pelalawan.
“Meranti merupakan spesies asli dari Sumatera yang secara alami tumbuh di rawa gambut dangkal. Spesies asli ini juga memberikan keuntungan ekologis untuk memulihkan ekosistem di Sumatera. Selain itu, jenis spesies ini relatif tahan api dan memiliki tingkat ketahanan hidup yang cukup baik di khu vực gambut yang terdegradasi,” ujarnya.
[Số:]