Dari Penyintas Jadi Penyelamat – Nhà tài trợ huyết tương Konvalesen kèo bóng đá hôm nay

kèo bóng đá hôm nay bersama Yayasan Buddha Tzu Chi cabang kèo bóng đá hôm nay menggandeng Palang Merah Indonesia menggalang penyintas COVID-19 cho người hiến tặng huyết tương konvalesen.

Kegiatan ini diadakan karena kebutuhan huyết tương konvalesen saat ini semakin tinggi. Tháng 1 năm 2021,người hiến tặng huyết tương konvalesen telah resmi menjadi gerakan nasional sebab dapat mempercepat dan membantu banyak pejuang Covid-19 untuk sembuh. Oleh karena itu, kèo bóng đá hôm nay mendukung gerakan nhà tài trợ huyết tương konvalesen sebagai bentuk komitmen agar semakin banyak penyintas Covid-19 mendonorkan plasma konvalesen.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar kèo bóng đá hôm nay penyintas COVID-19 untuk bergabung melakukan nhà tài trợ huyết tương konvalesen, sebagai bentuk Solidaritas bersama menghambat perluasan pandemi,” kata Giám đốc điều hành kèo bóng đá hôm nay Saleh Husin, Kamis (4/8/2021).

“Apa yang kami lakukan adalah sebagian dari upaya sosialisasi serta edukasi di lingkup kèo bóng đá hôm nay. Harapannya, akan semakin banyak lagi rekan dan karyawan kèo bóng đá hôm nay yang bedonor,” tambahnya.

Kegiatan Bakti Huyết tương của nhà tài trợ xã hội Konvalesen itu, sekaligus mengingatkan bahwa virus COVID-19 dapat menginfeksi siapapun.

“Jadi jangan pernah menjauhi para penyintas, karena sangat mungkin justka yang justru menyelamatkan kita di kemudian hari,” ujar Saleh.

Dengan melibatkan karyawan/ti kèo bóng đá hôm nay, Paguyuban kèo bóng đá hôm nay, serta lingkungan keluarga dan relasi kèo bóng đá hôm nay, kegiatan dua hari tersebut berhasil menjaring sebanyak 122 orang untuk berpartisipasi. Setelah menjalani proses pemantauan pada Rabu (4/7/2021) , 17 orang di antaranya memenuhi syarat mendonorkan plasma, yang disaksikan oleh dr. Theresia Monica Rahardjo, bác sĩ điều trị bằng huyết tương điều trị bệnh COVID-19.

Selain itu, hadir pula Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya PMI DKI Syarifuddin, Ketua Bidang Pendidikan và Pelatihan PMI DKI Andi Usman, và Kepala Unit Donor Darah, dr. Ni Ken Ritchie, serta Wakil Ketua Umumyang juga Pembina Yayasan Buddha Tzu Chi cabang kèo bóng đá hôm nay, Hong Tjhin.

Hong Tjhin mengatakan, sosialisasi kegiatan itu juga akan diperkuat melui hội thảo táo bạo pada Kamis (15/4/2021), mengingat proses nhà tài trợ huyết tương konvalesen mensyaratkan sejumlah hal yang cukup detil, dalam kurun waktu singkat.

Disampaikan, sebelum plasma darah dapat diterima oleh pasien COVID-19, pendonor terlebih dulu memenuhi ketentuan medis di antaranya berusia antara 18 – 60 tahun dengan berat badan tối thiểu 55 kg. Kemudian, calon pendonor wajib terbebas dari sejumlah penyakit, dan harus mealui proses pemantauan kondisi antibodi (sàng lọc) sehari sebelumnya.

Kesempatan mendonorkan plasma darah, disebutkan, hanya dapat dilakukan penyintas hingga tiga bulan pascasembuh.