100 Tahun Eka Tjipta Widjaja /pantangmenyerah #PantangMenyerah Mon, 24 Oct 2022 02:24:44 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.3 /pantangmenyerah/wp-content/uploads/2022/01/cropped-cropped-cropped-Untitled-2-01-1-2-32x32.jpg 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja /pantangmenyerah 32 32 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja, Inspirasi Pantang Menyerah Bagi UMKM /pantangmenyerah/?p=1435 /pantangmenyerah/?p=1435#respond Mon, 10 Oct 2022 03:57:38 +0000 /pantangmenyerah/?p=1435 Sosok Eka Tjipta Widjaja merupakan pendiri Sinar Mas. Beliau berbisnis dari nol hingga Sinar Mas menjadi sebuah konglomerasi. Berasal dari keluarga miskin, Eka sadar, Ia harus bekerja keras untuk membantu perekonomian keluarga. Ditemani sepeda onthelnya, Ia pun memulai usahanya dengan berdagang kecil-kecilan seperti permen danBaca selengkapnya100 Tahun Eka Tjipta Widjaja, Inspirasi Pantang Menyerah Bagi UMKM

The post 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja, Inspirasi Pantang Menyerah Bagi UMKM appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
Sosok Eka Tjipta Widjaja merupakan pendiri Sinar Mas. Beliau berbisnis dari nol hingga Sinar Mas menjadi sebuah konglomerasi.

Berasal dari keluarga miskin, Eka sadar, Ia harus bekerja keras untuk membantu perekonomian keluarga. Ditemani sepeda onthelnya, Ia pun memulai usahanya dengan berdagang kecil-kecilan seperti permen dan biskuit.

Siapa sangka kayuhan demi kayuhan tersebut yang membuat Sinar Mas berkibar di kemudian hari. Dari Makassar, kemudian ia hijrah ke Surabaya dan akhirnya membuka ruko kecil di Jalan Pasar Pagi, Jakarta Barat. Awalnya hanya sebuah ruko kecil dua lantai, Eka Tjipta sukses membangun kerajaan bisnis Sinar Mas. Sayap bisnis Sinar Mas tidak hanya berkibar di ranah domestik tetapi juga global.

Perjalanan hidup Eka Tjipta Widjaja yang merupakan pendiri Sinar Mas menjadi memori yang membekas di hati bagi seluruh karyawan dan pihak-pihak yang terbantukan. Karya yang sudah ditorehkan dan visi Eka Tjipta menjadi pegangan bagi seluruh pilar-pilar usaha Sinar Mas dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.

Acara Peringatan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja yang digelar pada Jumat (7/10/2022) di lobi Sinar Mas Land Plaza, Thamrin merupakan kegiatan untuk memperingati perjalanan Eka Tjipta Widjaja. Kisah-kisah inspiratif beliau coba ditularkan ke khalayak dalam acara ini.

Selain itu, berbagai kegiatan termasuk bakti sosial mengiringi 100 tahun Eka Tjipta Widjaja. Sebab semangat gotong royong dan berbagi melekat pada sosok Eka Tjipta Widjaja.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Eka Tjipta Foundation Hong Tjhin mengatakan bahwa Peringatan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja mulai dari menanam 100 pohon lebih, operasi 280 pasien katarak, hernia, bibir sumbing dan juga donor darah hampir 100 titik.

Tidak hanya itu, Sinar Mas yang dulu berasal dari UMKM tak lupa dari asalnya. Banyak suka duka, susah senang dilalui Eka Tjipta Widjaja bersama sepedanya membawa Sinar Mas dari nol menjadi mahakarya. Hal ini yang tak lepas dari nilai luhur yang menjadi kompas dan pedoman bagi keluarga besar Sinar Mas.

“Kita sudah memesan 100 souvenir yang akan kami bagikan sebagai diplomasi dari nilai-nilai Sinar Mas, sehingga Pak Herman selaku pengrajin souvenir ini sudah mendapat dampak dan manfaatnya bermitra dengan keluarga besar Sinar Mas,” ujar Hong Tjhin.

Tongkat estafet yang kini diemban generasi kedua tetap berfokus pada pemberdayaan UMKM. Lewat pendampingan bagi UMKM, Sinar Mas berharap bisa menciptakan pebisnis yang pantang menyerah seperti layaknya Eka Tjipta Widjaja.

“3 Oktober yang lalu Presiden Jokowi sudah meresmikan launching gerakan nasional kemitraan inklusif untuk UMKM naik kelas,” ungkap Hong Tjhin.

Dalam kesempatan yang sama, Board Member Sinar Mas Franky Oesman Widjaja mengatakan bahwa pada Peringatan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja ini telah menciptakan nilai-nilai, pondasi, navigator yang bisa membawa Sinar Mas hingga hari ini.

“Dalam suatu bernegara kita berterima kasih sekali kepada karyawan, direksi, komisaris, advisor semua sudah membawa Sinar Mas pada hari ini. Ini yang patut kita syukuri, dan tentu sosial politik kita yang aman dan tenteram” ungkap Franky Oesman Widjaja.

Franky juga menuturkan perkembangan Sinar Mas saat ini dilandasi oleh enam nilai warisan Eka Tjipta Widjaja, yakni integritas, sikap positif, inovatif, komitmen, perbaikan berkelanjutan, dan loyalitas. Keenam pijakan inilah yang membuat Sinar Mas berkembang selama 84 tahun dengan berbagai bisnis mulai dari pulp and paper, agribusiness and food, jasa keuangan,  telekomunikasi, developer and real estate, energi dan infrastruktur, dan kesehatan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Sinar Mas selalu aktif memberdayakan masyarakat sekitar unit bisnis berada, untuk membawa usaha-usaha masyarakat naik kelas. Terbaru, Sinar Mas bersama-sama dengan Kadin Indonesia menginisiasi Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas. Lewat gerakan ini, Sinar Mas melakukan pendampingan melekat terhadap bisnis UMKM dan menjadi off-taker sekaligus membuka akses pasar baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Tepat 3 Oktober 2022 lalu, Gerakan Nasional untuk UMKM naik kelas, saya rasa ini yang dicanangkan oleh Presiden sendiri ini bagus dan tepat sekali. Karena masyarakat yang sejahtera itu tujuan kita, bukan hanya pertumbuhan perekonomian tapi juga kehidupan mereka bisa aman tentram dan membawa negara kita ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.  

Sinar Mas optimistis bahwa pada 2023 hingga 2025 mendatang, Indonesia akan berada di posisi ke-7 di dunia dalam segi ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat.

Ferry Salman, Managing Director Sinar Mas menambahkan bahwa Sinar Mas berawal dari sebuah usaha kecil dan menengah sehingga tak melupakan upaya membantu UMKM berkembang. Beragam cara dilakukan mulai dari pendampingan, pelatihan hingga membukakan akses pasar. Dengan semakin banyak UMKM naik kelas, maka lapangan pekerjaan akan terbuka dan perekonomian terus bertumbuh.

“Sinar Mas berawal dari UMKM jadi kami tidak lupa dari mana kami berasa. Ini juga sejalan dengan filosofi founding father kami, Bapak Eka Tjipta Widjaja dimana pantang menyerah, kompak mampu membawa Sinar Mas dari nol hingga menjadi mahakarya,” tutupnya.

Acara Peringatan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja dapat disaksikan pada video berikut ini:

The post 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja, Inspirasi Pantang Menyerah Bagi UMKM appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
/pantangmenyerah/?feed=rss2&p=1435 0
Sejarah Sinar Mas dan Perkembangan Tujuh Pilar Bisnisnya /pantangmenyerah/?p=1426 /pantangmenyerah/?p=1426#respond Thu, 15 Sep 2022 10:27:34 +0000 /pantangmenyerah/?p=1426 Sinar Mas didirikan oleh pengusaha sukses, Eka Tjipta Widjaja. Berawal dari usaha kelontong, Sinar Mas kini memiliki tujuh pilar bisnis. Pernahkah kamu melihat minyak goreng merek Filma saat Ibumu sedang memasak? Atau masih ingatkah kamu buku tulis yang sering kamu gunakan waktu duduk di bangkuBaca selengkapnyaSejarah Sinar Mas dan Perkembangan Tujuh Pilar Bisnisnya

The post Sejarah Sinar Mas dan Perkembangan Tujuh Pilar Bisnisnya appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
Sinar Mas didirikan oleh pengusaha sukses, Eka Tjipta Widjaja. Berawal dari usaha kelontong, Sinar Mas kini memiliki tujuh pilar bisnis.

Pernahkah kamu melihat minyak goreng merek Filma saat Ibumu sedang memasak? Atau masih ingatkah kamu buku tulis yang sering kamu gunakan waktu duduk di bangku sekolah dengan merek Sinar Dunia? Jika iya, berarti kamu telah menggunakan beberapa produk Sinar Mas dalam kehidupan sehari-hari. Apa sih Sinar Mas itu?

Sinar Mas adalah nama merek sebuah perusahaan besar di Indonesia yang berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan. Sinar Mas memiliki bisnis yang sangat beragam, lho. Yuk, simak sejarah Sinar Mas dalam artikel berikut ini.

Sejarah Sinar Mas

Bagaimana sejarah berdirinya Sinar Mas? Sinar Mas didirikan oleh Eka Tjipta Widjaja. Kota Surabaya menjadi kota tempat nama CV Sinar Mas diresmikan.

Kemudian, Eka Tjipta Widjaja mendirikan perusahaan-perusahaan lainnya. Produk-produk dari berbagai pilar usaha Sinar Mas sangat dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

Mengguritanya nama dan bisnis Sinar Mas menjadi bukti dari kerja keras, tangan dingin, perjuangan, dan sikap pantang menyerah Eka Tjipta Widjaja. Berikut sejarah singkat lahirnya tujuh pilar bisnis Sinar Mas.

7 Pilar Bisnis Sinar Mas

Berkembang pesatnya bisnis Sinar Mas dibuktikan dengan hadirnya tujuh pilar usaha. Apa saja pilar bisnis Sinar Mas? Sinar Mas bergerak dalam tujuh pilar bisnis, yakni Pulp dan Kertas, Agribisnis dan Pangan, Layanan Keuangan, Pengembang dan Realestat, Telekomunikasi, Energi dan Infrastruktur, dan Layanan Kesehatan.

Untuk lebih lengkapnya, mari simak penjelasan berikut.

1. Sinar Mas Agribusiness and Food

Berdirinya Sinar Mas Agribusiness and Food berawal dari pabrik penyulingan minyak nabati dan kopra yang dilakukan pada tahun 1968 disusul dengan berdirinya pabrik Bitung Manado Oil Limited di Sulawesi Utara.

2. Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas

Ekspansi bisnis pun mulai dilakukan pada tahun 1972 dengan mengakusisi pabrik soda kimia atau Tjiwi Kimia. Pabrik ini menjadi cikal bakal pabrik kertas pertama Sinar Mas yang produknya kini digunakan oleh seluruh masyarakat baik di Indonesia maupun dunia.

Selain itu, pada tahun 1986, Eka Tjipta Widjaja mendirikan Sinar Mas Forestry sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Hal ini menandakan bahwa Sinar Mas tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga peduli dengan lingkungan sekitar.

3. Sinar Mas Land

Pada tahun yang sama, Sinar Mas juga mendirikan bisnis pengembang dan realestat bersama dengan PT Duta Pertiwi. Kini, pilar bisnis pengembang dan realestat dikenal dengan nama Sinar Mas Land. Sinar Mas Land menjadi salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia mulai dari perumahan, hotel, kawasan industri dan komersial, resor wisata, dan kota mandiri yang tersebar di Indonesia, Asia, hingga Eropa.

4. Sinar Mas Financial Services

Semakin mengepakkan sayapnya, Sinar Mas merambah bisnis keuangan yang dinamakan PT Internas Artha Leasing Company tahun 1982 dan menjadi salah satu perusahaan keuangan yang terintegrasi.

5. Sinar Mas Energy and Infrastructure

Pada tahun 1996, Sinar Mas mendirikan PT Dian Swastika Sentosa sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang energi penyedia pasokan listrik di wilayah yang terdapat fasilitas atau tempat produksi produk-produk Sinar Mas.

6. Sinar Mas Communication & Technology

Semakin tingginya pengguna telekomunikasi di Indonesia membuat Sinar Mas turut serta menggeluti bidang telekomunikasi dengan mendirikan perusahaan Smartfren yang merupakan hasil penggabungan dengan provider Fren pada tahun 2006.

7. Sinar Mas Healthcare

Selain menyediakan kebutuhan hidup sehari-hari, Sinar Mas juga berfokus dalam layanan kesehatan ditandai dengan didirikannya Eka Hospital dan layanan online SehatQ. Eka Hospital menjadi salah satu rumah sakit berstandar internasional yang saat ini telah memiliki empat cabang di Indonesia.

Proyek Inisiatif Sinar Mas

Tidak hanya berfokus pada dunia bisnis, Sinar Mas juga memiliki beberapa proyek inisiatif yang hingga saat ini masih terus berjalan.

1. Yayasan Dharma Eka Tjipta Widjaja

Didirikan pada tahun 2006, organisasi nirlaba ini memiliki visi meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan, dan kemandirian masyarakat. Dengan tujuan untuk berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara secara berkelanjutan, seperti tercermin dalam semboyan “Menanam Kebaikan Menuai Kesejahteraan”.

2. Sinarmas World Academy (SWA)

Merupakan lembaga pendidikan yang didirikan untuk siswa dari umur dini hingga kelas 12, lembaga ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkompeten.

3. ITSB

Merupakan lembaga pendidikan tinggi yang terdapat di Kota Deltamas, Bekasi, Jawa Barat. Yayasan ITSB menggandeng Institut Teknologi Bandung, Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan Sinar Mas dengan visi Eco-Industry Oriented.

4. Prasetiya Mulia Business School

Merupakan lembaga pendidikan tinggi yang didirikan beberapa sektor privat, salah satunya Sinar Mas. Lembaga pendidikan ini bertujuan untuk menghasilkan para pebisnis andal yang bermartabat, berbudaya, dan beretika.

5. Tzu Chi Cabang Sinar Mas

Yayasan ini didirikan dengan berlandaskan welas asih dan kemurahan hati. Berfokus pada ranah amal, kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan. Tzu Chi Cabang Sinar Mas menjadi wadah relawan Tzu Chi Indonesia di kelompok usaha Sinar Mas.

Kesimpulan

Sejarah Sinar Mas dan pilar-pilar usahanya beserta proyek inisiatif yang dilakukan oleh Eka Tjipta Widjaja menjadi buah hasil dari sikap pantang menyerah. Oleh karena itu, percayalah bahwa tidak ada hal yang sia-sia di dunia ini, jika kita mau berusaha.

Yuk, mulai dari sekarang kita harus lebih giat lagi, karena pantang menyerah adalah kunci kesuksesan!

 

The post Sejarah Sinar Mas dan Perkembangan Tujuh Pilar Bisnisnya appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
/pantangmenyerah/?feed=rss2&p=1426 0
Sikap Pantang Menyerah dan Contohnya Dalam Kehidupan /pantangmenyerah/?p=1421 /pantangmenyerah/?p=1421#respond Fri, 09 Sep 2022 10:28:06 +0000 /pantangmenyerah/?p=1421 Pantang menyerah adalah sikap tidak berputus asa dari terpaan masalah. Sikap pantang menyerah diikuti dengan keyakinan dapat bangkit dari keterpurukan. Pernah tidak mendengar orang berkata, “Aku tuh kaya begini orangnya” setiap kali menerima masukan dari orang lain. Tanpa sadar pemikiran tersebut didasari pada keyakinan bahwaBaca selengkapnyaSikap Pantang Menyerah dan Contohnya Dalam Kehidupan

The post Sikap Pantang Menyerah dan Contohnya Dalam Kehidupan appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
Pantang menyerah adalah sikap tidak berputus asa dari terpaan masalah. Sikap pantang menyerah diikuti dengan keyakinan dapat bangkit dari keterpurukan.

Pernah tidak mendengar orang berkata, “Aku tuh kaya begini orangnya” setiap kali menerima masukan dari orang lain. Tanpa sadar pemikiran tersebut didasari pada keyakinan bahwa kekurangan yang ada dalam diri tidak dapat diubah. Terbiasa untuk melabeli diri sendiri dengan hal-hal negatif, tetapi tidak berusaha untuk mengubahnya.

Jika seseorang percaya bahwa kita adalah orang yang tidak bisa berbicara di depan umum, maka ia sedang memanifestasikan dirinya untuk seperti itu selamanya. Ia tidak berusaha untuk mempelajari bagaimana cara lebih percaya diri berbicara di depan umum.

Akhirnya, orang itu jadi menghindari setiap kesempatan yang ada untuk berbicara di depan umum. Padahal, kemampuan kita dapat berkembang jika terus berusaha dan pantang menyerah.

Arti Pantang Menyerah

Pantang menyerah adalah sikap tidak mudah putus asa ketika mendapatkan tantangan. Seseorang yang memiliki sikap pantang menyerah tidak akan pasrah pada keadaan dan dapat bangkit dari keterpurukan. Walaupun kehidupan seringkali penuh dinamika dan tidak selalu mudah untuk menghadapinya, seseorang yang pantang menyerah akan meyakini keadaan dapat berubah dan kemampuan diri dapat berkembang.

Meneladani salah satu sikap pantang menyerah dari founding father Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja yang mengatakan jatuh tujuh kali, bangkit delapan kali. Artinya kesulitan apapun yang dihadapi, pasti bisa diatasi asal punya keinginan untuk berjuang.

Seorang konsultan sumber daya manusia asal Amerika Serikat bernama Paul G. Stoltz, Ph.D. selama belasan tahun meneliti kunci kesuksesan bagi para top manager di perusahaan terkemuka dunia. Hasil penelitian itu menghasilkan sebuah teori bernama “Adversity Quotient”.

Secara spesifik Stoltz mendefenisikan adversity quotient adalah sikap pantang menyerah seseorang saat menghadapi tantangan dalam setiap kondisi. Ia memiliki daya tahan tinggi dan tahan banting dalam menghadapi kesulitan, hambatan, tidak akan mengulangi kesalahan, dan bertanggungjawab atas apa yang telah dilakukannya.

Cara Agar Pantang Menyerah

Sikap pantang menyerah dapat dilatih dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut cara agar pantang menyerah yang bisa Anda praktekkan dalam keseharian:

1. Jangan sesali sebuah kegagalan

Kegagalan merupakan bagian dari proses kehidupan. Jadikan kegagalan sebagai pembelajaran agar tidak mengulangi hal yang serupa di kemudian hari.

2. Selalu optimis

Berpikir optimistis akan membantu pikiran kita untuk lebih tenang dalam menemukan jalan keluar dari setiap tantangan yang dihadapi. Kita bisa membangunnya dengan banyak cara, misalnya membaca buku, mendengar kata-kata motivasi, menonton film, atau hal positif lainnya.

3. Percaya pada kemampuan diri

Teruskah mengasah minat dan bakat yang dimiliki sehingga menjadi pribadi yang mahir, misalnya mengikuti pelatihan, webinar, atau bootcamp.

4. Berani mengambil tindakan

Tantangan yang ada di depan mata harus dihadapi, sehingga sikap pantang menyerah bukan sekadar wacana yang ditulis di buku catatan.

Kesimpulan

Walaupun akan terasa berat di awal, bila terus melatihnya dan melakukan dengan konsisten maka sikap pantang menyerah akan menjadi kebiasaan dalam diri sehari-hari. Yuk, mulai praktikkan sikap pantang menyerah mulai dari hari ini!

The post Sikap Pantang Menyerah dan Contohnya Dalam Kehidupan appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
/pantangmenyerah/?feed=rss2&p=1421 0
Eka Tjipta Widjaja: Profil dan Kisah Pendiri Sinar Mas /pantangmenyerah/?p=1403 /pantangmenyerah/?p=1403#respond Fri, 26 Aug 2022 13:51:43 +0000 /pantangmenyerah/?p=1403 Eka Tjipta Widjaja adalah pengusaha dan konglomerat asal Indonesia. Beliau dikenal sebagai pendiri Sinar Mas, sebuah brand dari perusahaan yang bergerak melalui tujuh pilar bisnis: Pulp dan Kertas, Agribisnis dan Pangan, Layanan Keuangan, Pengembang dan Realestat, Telekomunikasi, Energi dan Infrastruktur, serta Layanan Kesehatan. Sepanjang umurnya,Baca selengkapnyaEka Tjipta Widjaja: Profil dan Kisah Pendiri Sinar Mas

The post Eka Tjipta Widjaja: Profil dan Kisah Pendiri Sinar Mas appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
Eka Tjipta Widjaja adalah pengusaha dan konglomerat asal Indonesia. Beliau dikenal sebagai pendiri Sinar Mas, sebuah brand dari perusahaan yang bergerak melalui tujuh pilar bisnis: Pulp dan Kertas, Agribisnis dan Pangan, Layanan Keuangan, Pengembang dan Realestat, Telekomunikasi, Energi dan Infrastruktur, serta Layanan Kesehatan.

Sepanjang umurnya, Eka Tjipta Widjaja dikenal karena keuletannya dalam menjalankan bisnis. Pada 2018 lalu, Eka Tjipta Widjaja menduduki peringkat ke-2 sebagai orang terkaya di Indonesia versi majalah Globe Asia pada tahun 2018 dengan kekayaan mencapai US$13,9 miliar.

Eka Tjipta Widjaja tutup usia pada Sabtu, 26 Januari 2019 silam pada usia 97 tahun. Kepergian beliau meninggalkan kesedihan mendalam bagi para keluarga Sinar Mas.

Saksikan juga: Video profil pendiri Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja

 

Profil Eka Tjipta Widjaja

Eka Tjipta Widjaja (Oei Ek Tjhong) merupakan seorang imigran asal Quanzhou, Tiongkok. Beliau terlahir dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang serba kekurangan. Karena ingin mengubah hidup keluarganya, Eka Tjipta Widjaja muda memutuskan ikut ayahnya merantau dari Tiongkok ke Makassar pada tahun 1938.

Saat itu, usia Eka masih sembilan tahun. Di usia sekecil itu, beliau ikut berlayar mengarungi lautan bebas menyusul ayahnya yang sudah lebih dulu di Makassar. Bersama sang ibu, Eka Tjipta Widjaja kecil berlayar selama tujuh hari tujuh malam.

“Lantaran miskin, kami hanya bisa tidur di tempat paling buruk di kapal, di bawah kelas dek. Ada uang lima dollar, tetapi tak bisa dibelanjakan, karena untuk ke Indonesia saja kami masih berutang 150 dollar pada rentenir,” kenang Eka Tjipta Widjaja.

Setibanya di Makassar, Eka bersama orang tuanya tinggal di sebuah rumah yang dindingnya terbuat dari bambu (gedhek), dan atapnya dari daun rumbia. Untuk bertahan hidup, sang ayah membangun usaha kecil-kecilan berupa toko sederhana. Eka membantu ayahnya berjualan.

Strategi berjualan Eka kecil cukup unik pada masanya, yaitu menjajakan barang dagangan dengan metode ‘jemput bola’ ke rumah-rumah konsumen. Eka tidak mau hanya ikut menjaga toko.

Eka Tjipta Widjaja muda berjualan berkeliling kota Makassar dengan mengendarai sepeda. Ia menjajakan permen, biskuit, serta aneka barang dagangan toko ayahnya dari pintu ke pintu. Ini adalah awal mula karir bisnis sang Founding Father Sinar Mas.

Keuletan, kerja keras, dan ketekunan Eka Tjipta Widjaja muda membuahkan hasil. Tabungan yang dikumpulkannya dari hasil berjualan dapat membantu merenovasi rumah orang tuanya. Hingga pada akhirnya Eka Tjipta Widjaja muda bisa membeli becak untuk membawa barang dagangannya.

Setelah sempat membuka toko kelontong grosir pada tahun 1949, Eka Tjipta Widjaja memulai bisnis besar seperti Kopra, Kelapa Sawit, dan Kertas.

Gagal menjalani bisnis kopra tak mematahkan semangat Eka Tjipta Widjaja dalam mengepakkan sayap bisnis. Di Surabaya, CV Sinar Mas diresmikan, dan disusul dengan pembangunan pabrik minyak goreng serta pabrik kertas dan bubur kertas.

Setelah sukses dengan bisnis kertas dan sawit, Sinar Mas mengembangkan bisnis di sektor layanan keuangan seperti asuransi dan perbankan.

Saat krisis ekonomi terjadi di tahun 1998, Sinar Mas mulai beroperasi secara komersial di bidang penyediaan energi, perdagangan besar, serta infrastruktur telekomunikasi.

Sinar Mas juga membentuk pilar baru, mulai dari industri telekomunikasi melalui Smartfren, industri pengembang dan real estate mencakup Sinar Mas Land, pilar kesehatan mencakup Eka Hospital, serta membentuk organisasi kemanusiaan seperti Yayasan Dharma Eka Tjipta, dan pendidikan seperti Sinar Mas World Academy.

Tahun 2014 Sinar Mas resmi menjajaki ranah digital melalui Sinar Mas Digital Venture, dan akan terus berinovasi sesuai perkembangan era dan teknologi.

Kisah lengkap tentang perjuangan Eka Tjipta Widjaja muda dalam membangun bisnisnya pernah dituliskan oleh jurnalis senior Dahlan Iskan dalam blognya yang bisa diakses melalui tautan ini.

Cara Usaha Eka Tjipta Widjaja untuk Sukses

Dalam perjalanan bisnisnya, Eka Tjipta Widjaja tidak selalu menemui jalan yang mulus. Lika-liku membangun usaha, kegagalan, dan kesulitan tidak mematahkan semangatnya untuk terus bangkit dan berusaha. Tercatat, Eka Tjipta Widjaja muda pernah mengalami bangkrut empat kali.

Prinsip atau cara usaha Eka Tjipta Widjaja untuk sukses adalah dengan terus berusaha sampai berhasil melalui kerja keras dan memegang teguh disiplin dengan bahan bakar pantang menyerah. Melalui kisah perjuangan hidup Eka Tjipta Widjaja, kita bisa belajar bahwa keberhasilan bukan suatu hasil instan, tetapi merupakan sebuah proses kegigihan mental dan kedewasaan sikap.

Nilai-nilai luhur Sinar Mas yang meliputi Integritas, Sikap Positif, Berkomitmen, Perbaikan Berkelanjutan, Inovatif dan Loyal merupakan enam filosofi yang ditularkan dari sikap hidup seorang Eka Tjipta Widjaja.

Sejarah dan Profil Sinar Mas

Sinar Mas berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan melalui aspek ekonomi, kelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial. Inisiatif terkini kami untuk terlibat pula dalam penyediaan layanan kesehatan dan pendidikan. Dari setiap pilar bisnis yang ada, tergambarkan fokus kami dalam pengelolaan komoditas serta layanan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, yang sekaligus mampu mendorong kesejahteraan dan perekonomian bangsa.

Sejarah Sinar Mas secara singkat dapat dijabarkan sebagai berikut:

1938

Eka Tjipta Widjaja memulai perjalanan kewirausahaannya di Makassar pada usia 15 tahun

1968

Eka Tjipta Widjaja mendirikan kilang minyak goreng kopra pertamanya, Bitung Manado Oil Ltd. di Sulawesi Utara

1972

Mulai bisnis pengembang dan real estate dengan PT Duta Pertiwi; di tahun yang sama, Eka Tjipta Widjaja mendirikan paprika soda kimia, Tjiwi Kimia yang kemudian menjadi pabrik kertas pertama Sinar Mas

1982

PT Internas Artha Leasing Company didirikan dan berkembang menjadi perusahaan jasa keuangan yang terintegrasi

1986

Sinar Mas Forestry mulai mengelola hutan tanaman pertamanya

1996

PT Dian Swastika Sentosa didirikan untuk memfasilitasi listrik ke pabrik Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas

2005

Bank Shinta diakuisisi yang kemudian secara resmi menjadi Bank Sinarmas pada tahun 2006

2006

PT Smart Telecom berdiri

2018

Sinar Mas merayakan ulang tahun ke-80

2020

Sinar Mas kini memiliki 7 pilar bisnis

https://youtu.be/JB2h4r2T30A

Kata Motivasi Bijak Eka Tjipta Widjaja

Meskipun Eka Tjipta Widjaja telah tiada, namun beliau akan selalu dikenang karena kisahnya yang inspiratif dan membangkitkan semangat. Ada beberapa kata bijak Eka Tjipta Widjaja yang sampai saat ini menjadi pegangan bagi keluarga Sinar Mas. Berikut di antaranya:

“Kesulitan apapun yang dihadapi, asal punya keinginan untuk berjuang, pasti semua kesulitan bisa diatasi.”

“Hidup harus hemat, tapi beramallah sebesar-besarnya.”

“Jujur, menjaga kredibilitas, tanggung jawab, baik terhadap keluarga, pekerjaan maupun sosial.”

“Yang membuat saya bahagia, menyediakan lapangan kerja untuk orang banyak.”

“Kegagalan adalah awal dari keberhasilan.”

Itulah profil dan kisah Eka Tjipta Widjaja, sang pendiri Sinar Mas. Perjalanan Eka Tjipta Widjaja dalam membangun Sinar Mas membuat beliau dikenal sebagai sosok pantang menyerah.

The post Eka Tjipta Widjaja: Profil dan Kisah Pendiri Sinar Mas appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
/pantangmenyerah/?feed=rss2&p=1403 0
Semangat Pantang Menyerah Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur /pantangmenyerah/?p=1393 /pantangmenyerah/?p=1393#respond Tue, 21 Jun 2022 03:55:30 +0000 /pantangmenyerah/?p=1393 Masih dalam rangka memperingati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja, beragam kegiatan dilaksanakan oleh Sinar Mas dan pilar-pilar usahanya, termasuk Paguyuban Sinar Mas. Kegiatan donor darah massal kembali digelar para pegawai Sinar Mas, kali ini berlokasi di Jawa Timur. Acara dilaksanakan di pabrik kertas Tjiwi Kimia,Baca selengkapnyaSemangat Pantang Menyerah Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur

The post Semangat Pantang Menyerah Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
Masih dalam rangka memperingati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja, beragam kegiatan dilaksanakan oleh Sinar Mas dan pilar-pilar usahanya, termasuk Paguyuban Sinar Mas.

Kegiatan donor darah massal kembali digelar para pegawai Sinar Mas, kali ini berlokasi di Jawa Timur. Acara dilaksanakan di pabrik kertas Tjiwi Kimia, Rabu (15/6/2022).

Seperti sebelumnya, donor darah dilakukan oleh para pegawai Tjiwi Kimia dan para pegawai di 17 perusahaan yang berada di bawah naungan Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur.

Kegiatan donor darah di Tjiwi Kimia

“Ada lebih dari 400 orang pegawai yang ikut dalam kegiatan donor darah. Ini masih dalam rangkaian Tribute to Bapak Eka Tjipta Widjaja, pendiri Sinar Mas,” ungkap Sasongkoadhi Widodo, Ketua Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur di sela kegiatan.

Dalam kegiatan ini, keluarga besar Paguyuban Sinar Mas berkolaborasi dengan SPSI Tjiwi Kimia, Yayasan Tzu Chi, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Acara dibuka oleh Pembina Paguyuban Sinar Mas, Ongkie dari Tjiwi Kimia bersama Ketua Paguyupan Sasongkoadhi Widodo dari Asuransi Sinar Mas, dan Ketua SPSI Tjiwi Kimia Agung Raharjo.

“Acara ini dilakukan sebagai wujud terima kasih seluruh pilar Sinar Mas Jawa Timur sebagai bagian keluarga besar Sinar Mas, atas perjuangan Pak Eka Tjipta dalam merintis Sinar Mas,” lanjut Dodo, panggilan akrab Sasongkoadhi Widodo.

Di sela kegiatan, Dodo juga menyampaikan bahwa Paguyuban Sinar Mas ini dibentuk sebagai wadah kerja sama dan sinergi yang aktif dan kompak antar pilar Sinar Mas agar dapat saling mendukung kemajuan dan pengembangan usaha setiap perusahaan.

“Sehingga Sinar Mas makin berdampak luas kepada tidak hanya dunia usaha namun juga pada masyarakat sekitar. Semangat dan filosofi pak Eka Tjipta Widjaja yang pantang menyerah, menjaga integritas, selalu positif, berkomitmen, berkelanjutan, inovatif dan loyal wajib dibina terus,” pesannya.

Beberapa anggota dari PSM Jawa Timur

Selain melaksanakan kegiatan sosial, Paguyuban Sinar Mas (PSM) berkomitmen untuk terus berkontribusi positif dalam menggerakkan laju ekonomi dan kemajuan masyarakat Jawa Timur. Untuk itu, pihaknya akan melakukan roadshow ke sejumlah di Jawa Timur. Tujuannya agar peran berbagai pilar Sinar Mas di Jawa Timur semakin nyata.

“Ini kami lagi kembangkan cross selling business. Sebab, hampir semua kebutuhan kita ada di pilar-pilar perusahaan Sinar Mas, seperti minyak goreng, kertas, bank, properti, asuransi, telekomunikasi, dan banyak lagi lainnya,” pungkas Dodo, yang juga Kepala Cabang Asuransi Sinar Mas Surabaya.

Tentang Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur

Paguyuban Sinar Mas (PSM) Jawa Timur didirikan sejak tahun 2010. Visi dan misinya adalah untuk selalu mendukung sesama anggota dan karyawan masing-masing pilar, serta membangun masyarakat Jawa Timur yang lebih maju.

Berbagai kegiatan sosial dilakukan PSM Jawa Timur bersama Yayasan Budha Tzu Chi hingga Oktober 2022 nanti. Diantaranya bekerjasama dengan PT Tjiwi Kimia, PSM akan mengadakan donor darah tanggal 15 Juni 2022 dan akan diikuti sekitar 300-400 orang.

Selain itu, pihaknya bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga akan membagikan sekitar 2.500 Alquran pada bulan Juli atau Agustus mendatang. Wakaf kitab suci umat Islam ini akan dibagikan pada sejumlah masjid dan pondok pesantren di Jawa Timur.

Di bulan Juli mendatang, kegiatan PSM Jawa Timur sudah cukup padat. Mereka akan mengadakan kegiatan bakti sosial di panti asuhan, sunatan masal, bazar produk Sinar Mas, bahkan berencana untuk mengadakan pameran buku karena saat ini kegiatan belajar mengajar sudah dilakukan secara offline.

Anggota Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur berasal dari 17 perusahaan di bawah pilar-pilar usaha Sinar Mas. Mereka berharap agar PSM Jawa Timur semakin solid dan guyub. Sehingga kedepan, peran PSM dalam memajukan Jawa Timur semakin bisa dirasakan masyarakat.

The post Semangat Pantang Menyerah Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
/pantangmenyerah/?feed=rss2&p=1393 0
#PantangMenyerah Memanfaatkan Limbah Kayu Bekas /pantangmenyerah/?p=1387 /pantangmenyerah/?p=1387#respond Mon, 13 Jun 2022 09:05:00 +0000 /pantangmenyerah/?p=1387 Dari sampah menjadi emas. Itulah kondisi yang menggambarkan Suherman, penggiat kreativitas kayu bekas yang tergabung dalam kelompok CHIP (Cipta Handycraft Inovation Product) di Serang, Banten. CHIP berdiri sejak 3 Februari 2016. Limbah kayu yang sering dianggap tidak bernilai dan biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah ternyata dapatBaca selengkapnya#PantangMenyerah Memanfaatkan Limbah Kayu Bekas

The post #PantangMenyerah Memanfaatkan Limbah Kayu Bekas appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
Dari sampah menjadi emas. Itulah kondisi yang menggambarkan Suherman, penggiat kreativitas kayu bekas yang tergabung dalam kelompok CHIP (Cipta Handycraft Inovation Product) di Serang, Banten. CHIP berdiri sejak 3 Februari 2016.

Limbah kayu yang sering dianggap tidak bernilai dan biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah ternyata dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai jual tinggi. Itulah semangat pantang menyerah yang dilakukan oleh CHIP (Cipta Handycraft Inovation Product). Mendapat bahan baku sekaligus pembinaan dari Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, CHIP melakukan aksi pemberdayaan lingkungan dengan mengolah limbah kayu sisa peti menjadi cinderamata berkualitas tinggi.

Suherman mengaku beruntung karena mendapatkan bahan dasar berupa kayu bekas peti kemas dari PT Indah Kiat Pulp & Paper (APP Sinar Mas) secara cuma-cuma. Kayu bekas peti kemas ini diolah oleh Suherman dan timnya menjadi sesuatu yang unik dan berharga, yang tentunya dapat meningkatkan pendapatan anggota CHIP.

“Sebelum ada APP Sinar Mas, bahan-bahan baku kita beli sendiri. Namun setelah terjalin kerjasama, alhamdulillah APP Sinar Mas memberikan kita bahan baku, dan itu gratis. Kita manfaatkan sisa kayu peti bekas dari Indah Kiat,” ungkap Suherman.

Suherman bersama timnya di CHIP mengolah kayu bekas menjadi cinderamata yang unik.

Tak hanya itu, APP Sinar Mas juga memberikan pembinaan, pengembangan desain produk, hingga bantuan pemasaran kepada CHIP.

“Inovasi kita terus berkembang karena kita selalu dibina oleh APP Sinar Mas, dan pemasaran kita jauh lebih luas karena kita sudah menjangkau beberapa pulau di Indonesia. Dan mudah-mudahan kita bisa go international dengan adanya pendampingan dari APP Sinar Mas,” tambahnya.

Suherman mengaku, dalam sebulan, CHIP mampu menghasilkan hingga ribuan produk cinderamata yang siap dipasarkan. Setelah mendapatkan pendampingan dari APP Sinar Mas, pendapatan Suherman dan anggota CHIP lainnya pun meningkat hingga 80 persen.

Dalam memperingati 100 tahun pendiri Sinar Mas, CHIP membuat suvenir khusus berbentuk miniatur sepeda. Harapannya, semangat Eka Tjipta Widjaja dalam berjuang membangun bisnisnya bisa menginspirasi kita semua.

#PantangMenyerah Aksi Pemberdayaan Lingkungan oleh CHIP Binaan APP Sinar Mas

The post #PantangMenyerah Memanfaatkan Limbah Kayu Bekas appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
/pantangmenyerah/?feed=rss2&p=1387 0
Peringati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja dengan Wakaf Alquran dan Bazar Minyak Goreng /pantangmenyerah/?p=1382 /pantangmenyerah/?p=1382#respond Mon, 02 May 2022 08:33:00 +0000 /pantangmenyerah/?p=1382 Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sedangkan Sinar Mas menaungi Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, salah satu penghasil kertas terbesar di dunia. Hanya saja, di negeri ini akses umat muslim terhadap Alquran belum memadai. Estimasi Kementerian Agama, dengan jumlahBaca selengkapnyaPeringati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja dengan Wakaf Alquran dan Bazar Minyak Goreng

The post Peringati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja dengan Wakaf Alquran dan Bazar Minyak Goreng appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sedangkan Sinar Mas menaungi Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, salah satu penghasil kertas terbesar di dunia.

Hanya saja, di negeri ini akses umat muslim terhadap Alquran belum memadai. Estimasi Kementerian Agama, dengan jumlah mencapai sekitar 200 juta jiwa. Menggunakan asumsi setiap keluarga muslim beranggotakan empat orang, maka terdapat kebutuhan hingga 50 juta mushaf. Sementara Alquran yang beredar atau tercetak, baru mencapai 20 juta kitab setiap tahunnya.

Pada sisi lain, pabrik APP Sinar Mas, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Tangerang Mills sejak 2004 silam mengusung lini kertas bermerek Sinar Tech, yang dikembangkan khusus untuk pencetakan kitab suci Alquran.

Meramu inisiatif sosial yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus sesuai dengan kapasitas perusahaan, melahirkan program “Wakaf Quran untuk Negeri” pada tahun 2008, yang masih berlanjut hingga kini. Program ini berbentuk donasi mushaf Alquran yang dicetak di atas kertas Sinar Tech, atau dikenal luas sebagai QPP (Quran Paper). Keseluruhan, melalui kegiatan ini telah terdonasikan lebih dari satu juta mushaf Al-Qur’an.

Program tersebut menjadi semakin pas saat Ramadan, momentum penuh berkah bagi umat muslim untuk bertadarus, membaca, memahami, dan memaknai dan mengamalkan isi Alquran secara kontekstual.

“Wakaf menjadi bagian dari corporate social responsibility kami, karena menjembatani akses masyarakat terhadap kitab suci Alquran, sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih luas guna memperkuat akhlak mulia lewat mengaji,” ujar Saleh Husin, Managing Director Sinar Mas yang juga Ketua Umum Yayasan Umum Sinar Mas.

Sinarmas

Saleh Husin menyerahkan Alquran kepada Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Foto: Tim Dokumentasi Sinar Mas)

Sepanjang Ramadan 1443 H/2022 M, Sinar Mas melalui Yayasan Muslim Sinar Mas, telah mewakafkan hingga 26 ribu mushaf ke berbagai kalangan. Kegiatan ini melibatkan sejumlah pilar bisnis Sinar Mas, seperti Eka Hospital.

Wakaf Alquran yang dilakukan menjangkau berbagai pihak, mulai dari organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, sarana peribadatan, bahkan hingga media massa. Dengan bantuan TNI AL, Alquran yang didonasikan disebarkan pula ke sejumlah pulau terluar Nusantara.

“Melalui kegiatan ini, kami dapat berdonasi sosial barang yang kami produksi sendiri, dengan harapan manfaatnya terasakan oleh semua pihak yang terlibat. Tahun ini, pelaksanaannya bertepatan dengan peringatan 100 tahun kelahiran pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja,” ujar Saleh.

Selain wakaf, program lama Sinar Mas yang masih menjadi andalan adalah menggelar kembali Bazar Minyak Goreng (BMG). Terasa pas momennya, karena kegiatan bazar berbarengan dengan terjadinya kelangkaan minyak goreng.

“Agar masyarakat semakin mudah mendapatkannya, optimalisasi produksi berikut penyaluran minyak goreng bagi masyarakat, kami padukan dengan inisiatif sosial melalui bazar. Sejalan dengan filosofi Pak Eka Tjipta tentang kepedulian serta kebersamaan,” kata Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman.

Sinarmas

Managing Director Sinar Mas Ferry Salman bersama Menkopulhukam Mahfud MD di kantor Kemenkopolhukam (Foto: Tim Dokumentasi Sinar Mas)

Seperti halnya dengan kegiatan Wakaf Alquran, pelaksanaan Bazar Minyak Goreng juga bekerja sama dengan banyak pihak, seperti instansi pemerintah agar penerapan protokol kesehatan bisa lebih terjamin.

Dimulai sejak 2005, khalayak sasaran program Bazar Minyak Goreng umumnya adalah masyarakat, serta sebagian lainnya tertuju ke karyawan lembaga pemerintah.

Sepanjang Ramadan 2022, Sinar Mas telah menyalurkan 120 ribu liter minyak goreng kemasan, seharga Rp 15.000 per liter, di 40 titik. Pelaksanaan kegiatan mendapatkan dukungan pula dari Paguyuban Sinar Mas.

Highlight kegiatan Bazar Minyak Goreng Sinar Mas dapat disaksikan pada video berikut ini:

The post Peringati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja dengan Wakaf Alquran dan Bazar Minyak Goreng appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
/pantangmenyerah/?feed=rss2&p=1382 0
Cara Paguyuban Sinar Mas Rayakan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja /pantangmenyerah/?p=1365 /pantangmenyerah/?p=1365#respond Fri, 01 Apr 2022 11:11:14 +0000 /pantangmenyerah/?p=1365 Sepanjang akhir Februari dan pertengahan Maret 2022, Paguyuban Sinar Mas telah menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat sekaligus menambah semangat pantang menyerah bagi masyarakat sekitar. Doa Bersama untuk 100 Tahun Bapak Eka Tjipta Wijaya oleh PaguyubanBaca selengkapnyaCara Paguyuban Sinar Mas Rayakan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja

The post Cara Paguyuban Sinar Mas Rayakan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
Sepanjang akhir Februari dan pertengahan Maret 2022, Paguyuban Sinar Mas telah menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat sekaligus menambah semangat pantang menyerah bagi masyarakat sekitar.

Doa Bersama untuk 100 Tahun Bapak Eka Tjipta Wijaya oleh Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur dan Sinar Mas President Office

Kedudukan doa dalam ajaran Islam adalah ibadah. Bahkan, Nabi Muhammad SAW menyebutnya sebagai otak atau intisari ibadah (mukhkh al-ibadah).

Oleh karena itu, Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur dan Sinar Mas President Office menggelar acara doa bersama pada Jumat, 25 Februari 2022. Doa bersama ini digelar sebagai bentuk syukur atas apa yang telah didapat di tahun 2021, serta menyambut tahun 2022, sekaligus mendoakan Pendiri Sinar Mas, Bapak Eka Tjipta Widjaja.

Mungkin gambar 7 orang, kerudung dan teks yang menyatakan '100 EKA TJIPTA WIDJAJA #PantargMenyerah sinarmas #Pantang Menyerah Doa Bersama HUT 100 th Bapak Eka Tjipta Wijaya (Paguyuban Sinar Mas Jatim- President Office) Acara dilaksanakan pada Jumat, 25 Februari 2022 dengan agenda doa bersama untuk Pendiri Sinar Mas, Bapak Eka Tjipta Widjaja sekaligus kick off Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur untuk Tahun 2022. Dalam acara ini juga disampaikan soal filosofi dari Bapak Eka Tjipta Widjaja yakni Pantang Menyerah. TJIPTA TJIPTA-DJAJA DJAJA fol GESER'
Kegiatan Doa Bersama Untuk Pendiri Sinar Mas, Bapak Eka Tjipta Widjaja

Acara tersebut sekaligus menandai kick-off kegiatan Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur untuk tahun 2022.

Pemberian Bantuan Alat-alat Tulis oleh Paguyuban Sinar Mas Dumai & Tzu Chi Sinar Mas

Pada Jumat, 25 Februari 2022, Paguyuban Sinar Mas Dumai dan Tzu Chi Sinar Mas melaksanakan kegiatan pemberian bantuan alat-alat tulis ke beberapa sekolah serta yayasan di kota Dumai, Riau. Sekolah-sekolah tersebut antara lain SDN 005 Lubuk Gaung, SDN 008 Lubuk Gaung, serta Panti Asuhan Yayasan Ummi Fadhilah.

Perwakilan dari Sinar Mas menyerahkan bantuan alat-alat tulis

Sebanyak 80 anak-anak yatim piatu mendapatkan bantuan alat-alat tulis dan perlengkapan sekolah berupa Tas Sekolah, Buku, Pulpen, Pensil dan Penghapus. Kegiatan ini untuk meningkatkan semangat anak-anak yang tidak mempunyai orang tua untuk bersekolah dan pantang menyerah.

Kegiatan pemberian bantuan alat-alat tulis untuk anak-anak sekolah dasar di Dumai, Riau

Pelaksanaan kegiatan pemberian bantuan alat-alat tulis tersebut diikuti oleh perwakilan PT Ivo Mas Tunggal, PT Energi Sejahtera Mas, Bank Sinarmas, dan Sinar Mas Multifinance kota Dumai.

Wakaf Alquran dan Pembukaan Rekening Masjid oleh Paguyuban Sinar Mas Purwokerto

Paguyuban Sinar Mas Purwokerto melaksanakan kegiatan Wakaf Alquran pada Rabu, 2 Maret 2022. Mushaf Alquran yang diwakafkan ditujukan untuk tiga masjid yang ada di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah, yakni Masjid Al Huda, Masjid Al Arafah, dan Masjid Al Barokah.

Wakaf Alquran dan Pembukaan Rekening Masjid oleh Paguyuban Sinar Mas Purwokerto

Selain Wakaf Alquran, Paguyuban Sinar Mas Purwokerto juga melaksanakan kegiatan pembukaan rekening masjid (QR Masjid) yang diharapkan dapat memudahkan jamaah masjid maupun masyarakat dalam bersedekah, infak, dan menunaikan zakat.

Penanaman Pohon Bersama Pemerintah dan Masyarakat oleh Paguyuban Sinar Mas Dumai dan Tzu Chi Sinar Mas

Dilaksanakan pada Kamis, 17 Maret 2022, sebanyak 100 pohon pisang ditanam di sepanjang Jalan PU Lama, Kelurahan Lubuk Gaung, Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau. Penanaman bibit pohon ini diharapkan dapat melestarikan lingkungan serta mengembangkan perekonomian masyarakat karena pohon pinang merupakan salah satu jenis pohon yang bernilai ekonomis.

Kegiatan penanaman pohon pisang di Kelurahan Lubuk Gaung, Sungai Sembilan, Dumai, Riau
Paguyuban Sinar Mas Dumai dan Tzu Chi Sinar Mas

Nantikan kabar-kabar terbaru seputar kegiatan pilar usaha dalam rangka memperingati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja di website ini dan akun media sosial Sinar Mas!

The post Cara Paguyuban Sinar Mas Rayakan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
/pantangmenyerah/?feed=rss2&p=1365 0
Kisah Pantang Menyerah Mengembangkan Pupuk Organik /pantangmenyerah/?p=1355 /pantangmenyerah/?p=1355#respond Fri, 25 Mar 2022 07:55:48 +0000 /pantangmenyerah/?p=1355 Sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan, para petani mulai mempertimbangkan penggunaan pupuk organik yang berfungsi untuk memperbaiki serta meningkatkan kesuburan tanah. Supari meyakini pupuk organik dibutuhkan di saat sekarang dan juga di masa yang akan datang. Penggunaan bahan-bahan organik diyakini dapat meningkatkan efisiensi penggunaanBaca selengkapnyaKisah Pantang Menyerah Mengembangkan Pupuk Organik

The post Kisah Pantang Menyerah Mengembangkan Pupuk Organik appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
Sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan, para petani mulai mempertimbangkan penggunaan pupuk organik yang berfungsi untuk memperbaiki serta meningkatkan kesuburan tanah. Supari meyakini pupuk organik dibutuhkan di saat sekarang dan juga di masa yang akan datang.

Penggunaan bahan-bahan organik diyakini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, juga dapat mengurangi dampak pencemaran air tanah dan lingkungan yang timbul akibat penggunaan pupuk kimia berlebihan. Upaya inilah yang dilakukan oleh Supari, Ketua Kelompok Tani Mekar Jaya di Desa Dataran Kempas, Kabupaten Tanjung Jabang Barat, Jambi.

Berawal dari pelatihan pemanfaatan limbah sawit terpadu yang ia ikuti bersama APP Sinar Mas melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA), Supari bertekad untuk melakukan pengembangan pupuk organik dari limbah sawit dan juga kotoran hewan ternak.

Selain kotoran ternak, pelepah sawit juga digunakan oleh Supari sebagai bahan dalam pengembangan pupuk organik

“Kenapa kita memilih program DMPA ke pupuk organik ini karena kita membaca peluang. Jadi beberapa peluang yang kita targetkan antara lain, yaitu selain memang pemanfaatannya untuk petani sendiri, perusahaan di sekitar wilayah ini juga banyak yang membutuhkan pupuk,” ungkap Supari.

Dalam pengembangan pupuk organik, ia tak sendiri. Supari pantang menyerah mengajak dan mengedukasi warga serta para petani yang tinggal di wilayahnya untuk dapat memaksimalkan bahan-bahan organik yang ada. Inilah yang dinamakan sebagai pemanfaatan limbah terpadu, mulai dari kotoran ternak, limbah dapur, serta sisa hasil pertanian.

Pengembangan pupuk organik meningkatkan keterampilan dan juga pendapatan masyarakat

Bagi Supari, selain ikut melestarikan lingkungan, pengembangan pupuk organik melalui program DMPA ini juga meningkatkan pendapatan petani, mengangkat derajat petani, serta pembangunan pertanian dapat saling berkelanjutan. Supari menambahkan, tak ada gunanya apabila pertanian maju namun lingkungan menjadi rusak.

“Hutan perlu dilindungi, perlu dijaga karena hutan adalah paru-paru dunia, perlu kita jaga bersama. Maka dari itu kita terjun, ikut serta dalam kegiatan pertanian di Indonesia,” tegas Supari.

Pembuatan pupuk organik oleh Kelompok Tani Mekar Jaya mencapai 1.000 ton setiap bulan

Selain sebagai salah satu upaya dalam melestarikan lingkungan, pengembangan pupuk organik ini juga telah meningkatkan kesejahteraan para anggota kelompok tani.

Hingga saat ini, tenaga kerja di pengolahan kompos mencapai lebih dari 55 orang yang mayoritas adalah para ibu rumah tangga dengan penghasilan mencapai Rp8 juta setiap bulannya.

Artinya, pola kemitraan Sinar Mas dengan masyarakat tani di Jambi melalui program Desa Makmur Peduli Api ini juga ternyata dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan mengangkat derajat para petani.

The post Kisah Pantang Menyerah Mengembangkan Pupuk Organik appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
/pantangmenyerah/?feed=rss2&p=1355 0
Kisah Pantang Menyerah Warga Perawang Mengurangi Limbah Plastik /pantangmenyerah/?p=1349 /pantangmenyerah/?p=1349#respond Wed, 16 Mar 2022 04:10:05 +0000 /pantangmenyerah/?p=1349 Tahun 2005 seakan menjadi tahun yang penuh ujian bagi warga di Perawang, Pekanbaru. Mayoritas warga Perawang yang bekerja di sebuah perusahaan kayu lapis dibebastugaskan alias di-PHK sehingga mereka kehilangan mata pencahariannya. Kondisi ini tidak membuat Muhammad Nur pantang menyerah. Ia mencari cara untuk membantu masyarakatBaca selengkapnyaKisah Pantang Menyerah Warga Perawang Mengurangi Limbah Plastik

The post Kisah Pantang Menyerah Warga Perawang Mengurangi Limbah Plastik appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
Tahun 2005 seakan menjadi tahun yang penuh ujian bagi warga di Perawang, Pekanbaru. Mayoritas warga Perawang yang bekerja di sebuah perusahaan kayu lapis dibebastugaskan alias di-PHK sehingga mereka kehilangan mata pencahariannya.

Kondisi ini tidak membuat Muhammad Nur pantang menyerah. Ia mencari cara untuk membantu masyarakat di sekitar tempat tinggalnya agar tetap memiliki penghasilan sendiri.

Ia ingin memanfaatkan limbah tali strapping yang selama ini hanya dianggap sebagai sampah. Berbekal ilmu anyaman kerajinan dari limbah tali strapping, Muhammad Nur melatih warga yang antusias untuk belajar.

Selain di rumah, pengrajin anyaman tali strapping juga memiliki sentra untuk belajar bersama

“Waktu itu baru tiga orang yang tertarik untuk latihan. Mereka saya bina, lalu mereka kerjakan di rumah mereka masing-masing. Alhamdulillah, dari tiga orang, jadi bertambah menjadi 12 orang dan semakin terus bertambah,” ujar Muhammad Nur antusias.

Kebahagiaan terpancar dari wajah para pengrajin anyaman tali strapping

Adapun karya yang dihasilkan di awal pembuatan kreativitas ini adalah keranjang untuk belanja. Selanjutnya, mereka mulai mengembangkan kreasi lainnya seperti pot bunga, keranjang piknik, keranjang motor, hingga tikar.

Hasil anyaman tali strapping dipasarkan hingga ke luar Sumatera

Usaha dan semangat Muhammad Nur untuk mengembangkan kreativitas warga dan meningkatkan penghasilan warga Perawang terealisasikan melalui program kemitraan yang ia jalankan bersama Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas. Tali strapping yang selama ini digunakan sebagai bahan dasar, didapatkan dari APP Sinar Mas. Perusahaan juga memberikan pelatihan, pendampingan, serta bantuan pemasaran kepada Muhammad Nur dan kelompok yang ia bina.

Muhammad Nur mengakui, jika dulu kreativitas ia dan warga Perawang hanya dijual di wilayah Perawang, namun setelah menjalin kemitraan bersama Sinar Mas, kini pemasaran anyaman tali strapping meluas hingga Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi dan sekitarnya. Bahkan di pameran berskala nasional, kreativitas tali strapping kerap dilibatkan.

Muhammad Nur selaku pengrajin dan sekaligus ketua pembina mengaku penghasilan warga melalui kreativitas anyaman tali strapping ini meningkat. Tak sedikit warga yang sudah tak lagi pusing memikirkan biaya sekolah anak-anak mereka. Terlebih, pengerjaan kreativitas tali strapping dapat dilakukan di rumah masing-masing, sehingga para ibu tidak mengesampingkan kebutuhan rumah tangga.

Selain menambah penghasilan, anyaman tali strapping juga membantu mengurangi limbah sampah

Berkat semangat pantang menyerah, Muhammad Nur bisa meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan warga. Kini, penggunaan tali strapping sebagai bahan baku anyaman meningkat hingga dua ton setiap bulannya. Dengan semua upayanya mengolah limbah tali strapping sejak 2005, Muhammad Nur layak dinobatkan sebagai Pejuang Daur Ulang.

The post Kisah Pantang Menyerah Warga Perawang Mengurangi Limbah Plastik appeared first on 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

]]>
/pantangmenyerah/?feed=rss2&p=1349 0