Tzu Chi Sinar Mas – Sinar Mas /blog Mon, 19 Dec 2022 09:25:18 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png Tzu Chi Sinar Mas – Sinar Mas /blog 32 32 Sinar Mas dan Pengusaha Peduli NKRI Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur /blog/?p=3698 Mon, 19 Dec 2022 09:22:18 +0000 /blog/?p=3698 Sinar Mas beserta perusahaan-perusahaan nasional yang tergabung dalam Pengusaha Peduli NKRI berkolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, bersama Pemerintah Provinsi DKI menyalurkan bantuan berupa 6.000 karung beras dengan berat total 30 ton serta 1.500 dus mie instan bagi korban gempa Cianjur, Jawa Barat pada Rabu (14/12/2022).

Adapun penyaluran telah diserahkan dan akan didistribusikan langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur.  Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen para pelaku usaha untuk membantu pemerintah dan meringankan masyarakat terdampak bencana. Terlebih, gempa Cianjur ini berdampak signifikan ke aspek kehidupan sosial maupun ekonomi sekitar.

“Kami senang sekali diberikan kesempatan kerja sama untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa di Kabupaten Cianjur. Ini adalah langkah lanjutan yang kami lakukan sebab sebelumnya, kami sudah memberikan bantuan langsung, termasuk lewat layanan kesehatan di lokasi. Harapannya, kami bisa melanjutkan inisiasi ini dalam bentuk rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Hong Tjhin.

“Hari ini Pengusaha Peduli NKRI, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, dan Pemerintah provinsi DKI memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Cianjur. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga yang membutuhkan. Nanti, BPBD Cianjur akan mengawal penyalurannya ke lokasi,” kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dalam sambutannya.

Adapun kolaborasi lintas pihak dalam Pengusaha Peduli NKRI ini bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Ini merupakan upaya lanjutan yang konsisten dilakukan sejak pandemi Covid-19 berlangsung selama dua tahun terakhir ini.

Dalam upaya tersebut, Pengusaha Peduli NKRI telah mengumpullkan donasi lebih dari Rp650 miliar. Jumlah tersebut melampaui target yang dicanangkan, yakni sebesar Rp500 miliar.

Inisiator dan Koordinator Pengusaha Peduli NKRI merupakan eks-Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto, yang kini menjabat sebagai Duta Besar Indonesia Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Republik Korea.

]]>
Cara Tzu Chi Sinar Mas Memperingati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja /blog/?p=3653 Mon, 31 Oct 2022 08:24:41 +0000 /blog/?p=3653 Dalam rangka memperingati 100 tahun Eka Tjipta Widjaja, seluruh pilar bisnis Sinar Mas turut berpartisipasi, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi cabang Sinar Mas.

Yayasan Buddha Tzu Chi adalah sebuah yayasan yang beraktivitas di ranah amal, layanan kesehatan, pendidikan serta kebudayaan, dengan berlandaskan welas asih dan kemurahan hati, melalui kekuatan para relawannya yang bergerak bersama-sama. Tzu Chi Cabang Sinar Mas menjadi wadah relawan Tzu Chi Indonesia di kelompok usaha Sinar Mas yang menerapkan filosofi hidup pantang menyerah dari Eka Tjipta Widjaja untuk terus membantu dan memberikan manfaat kepada sesama umat manusia.

Adapun tiga kegiatan utama yang menjadi fokus dari Tzu Chi Cabang Sinar Mas, diantaranya sebagai berikut:

1. Kegiatan Donor Darah dan Celengan Bambu

Kegiatan donor darah yang dilakukan oleh relawan Tzu Chi Sinar Mas tersebar di 89 lokasi dengan jumlah pendonor darah lebih dari 1.000 orang. Kegiatan donor darah ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat, hal ini ditandai dengan tingginya antusiasme para pendonor, seperti yang terjadi di Tzu Chi cabang Batam yang berhasil mengumpulkan 147 kantong darah.

Antusiasme karyawan dan rekanan untuk mengikuti donor darah di Employee Facility Sinar Mas Downstream Lampung dalam rangka peringatan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

Selain donor darah, kegiatan berbuat baik yang dilakukan Yayasan Buddha Tzu Chi Sinar Mas ialah kegiatan celengan bambu. Celengan bambu mengandung semangat bahwa siapa pun dapat beramal sekalipun dengan dana kecil. Dari dana yang terhimpun melalui celengan bambu, Tzu Chi Sinar Mas kemudian menyalurkannya kepada orang-orang yang membutuhkan, terutama dari keluarga tidak mampu. Misalnya untuk biaya pengobatan, pendidikan, bedah rumah, dan warga yang menjadi korban bencana alam.

Irwan Tirtariyadi, Head of Upstream Sinar Mas Agribusiness and Food menuangkan celengan bambu sebelum melakukan donor darah

2. Penanaman Pohon

Menebar kebaikan tidak hanya kepada sesama manusia saja akan tetapi bisa dilakukan dengan wujud kepedulian terhadap lingkungan untuk menjaga bumi. Kondisi pemanasan global yang belum juga membaik, mendorong relawan Tzu Chi Sinar Mas untuk menunjukkan rasa peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitar dengan kegiatan penanaman pohon. Salah satunya yang dilaksanakan pada 17 Februari 2022 di Sungai Citarum yang berada di Desa Andir, Kec. Baleendah, Kab. Bandung.

Relawan menyiapkan sebanyak 500 bibit pohon Salam untuk ditanam di sepanjang bantaran Sungai Citarum tepatnya di wilayah sektor 7 dari 10 sektor Program Citarum Harum yang digalakan Pemprov Jabar. Kegiatan ini tidak hanya diikuti relawan Tzu Chi dan prajurit TNI saja, namun para warga setempat juga ikut menanam bibit pohon. Diharapkan kegiatan ini dapat berdampak baik untuk lingkungan sekitar dan dapat dilestarikan oleh warga setempat.

Total 101.517 pohon telah ditanam oleh relawan Tzu Chi Sinar Mas dalam rangka memperingati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

3. Bakti sosial 5KM (Katarak, Bibir Sumbing, dan Hernia)

Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas di PT Konverta Mitra Abadi (KMA) Lampung, melakukan misi kemanusiaannya untuk menolong para penderita katarak, bibir sumbing, dan hernia yang bertempat di Rumah Sakit TK IV 02.07.04 Bandar Lampung. Dari 43 calon pasien, sebanyak 32 pasien dinyatakan lolos untuk menjalani tindakan operasi yang dilakukan secara bertahap.

Pendampingan yang dilakukan relawan selama proses bakti sosial ini diapresiasi Mayor CKM dr. Usman Alkaff, SpPD., FINASIM, Kepala Rumah Sakit TK IV 02.07.04 Bandar Lampung. Beliau mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh relawan Tzu Chi Sinar Mas sangat luar biasa karena melayani dengan tulus hati dan ikhlas.

Salah satu peserta baksos operasi katarak dibantu relawan sesaat setelah diperiksa dokter.

Secara keseluruhan, relawan Tzu Chi Sinar Mas telah melayani 233 pasien katarak, bibir sumbing dan hernia sepanjang peringatan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

Tiga kegiatan baik yang telah dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Sinar Mas diharapkan dapat membawa manfaat bagi para penerimanya. Semoga semangat pantang menyerah untuk terus menebarkan semangat cinta dan kasih selalu menyertai kita semua ya, Sahabat Sinar Mas!

]]>
Pengusaha Peduli NKRI Gelar Donor Plasma Konvalesen /blog/?p=3207 Thu, 17 Jun 2021 08:22:46 +0000 /blog/?p=3207 Meningkatnya kasus Covid-19 mendorong perusahaan yang bernaung dalam Pengusaha Peduli NKRI memperkuat gerakan nasional donor plasma konvalesen.

“Persyaratan medis yang ketat bagi pendonor membuat partisipasi publik juga terbatas. Namun, kami berupaya agar metode ini dikenal luas, sehingga semakin banyak penyintas Covid-19 yang memahaminya, dan tergerak mendonorkan plasma (konvalesen)-nya. Salah satu langkah yang kami tempuh adalah dengan menggandeng perusahaan yang berada di bawah payung Pengusaha Peduli NKRI,” ujar Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin saat donor berlangsung di Sinar Mas Land Plaza, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (17/6/2021).

Sebagai salah seorang pendonor plasma konvalesen, Saleh Husin berharap partisipasi perusahaan dapat mendorong percepatan sosialisasi serta edukasi donor plasma konvalesen, sekaligus memperluas jangkauan manfaatnya di masyarakat.

Managing Director Sinar Mas Saleh Husin ikut mendonorkan plasma konvaselen

Sebanyak 15 pendonor plasma, datang dari lingkup karyawan Sinar Mas, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, PT Djarum, dan Triputra Group. Mereka telah dinyatakan lolos screening yang dilakukan oleh tim medik Yayasan Buddha Tzu Chi cabang Sinar Mas dari 60 orang penyintas yang sebelumnya mendaftarkan diri.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi para pendonor adalah berusia antara 18 hingga 60 tahun, memiliki berat badan minimal 55 kg, terbebas dari sejumlah penyakit, dan harus melalui proses pemantauan kondisi antibodi sehari sebelumnya. Selain itu, kesempatan mendonorkan plasma darah hanya dapat dilakukan penyintas hingga tiga bulan pascasembuh.

Managing Director Sinar Mas Saleh Husin menunjukkan kantung berisi plasma konvaselen

Pengusaha Peduli NKRI merupakan inisiatif solidaritas beberapa perusahaan yang bernaung dalam Kamar Dagang dan Industri Nasional Indonesia (KADIN), dimana Sinar Mas adalah satu di antaranya. Awalnya, perusahaan-perusahaan tersebut berkolaborasi menggalang donasi untuk melengkapi kebutuhan para tenaga medis dan petugas pelayanan publik sesaat setelah penetapan status pandemi Covid-19 tahun lalu, dengan alat pelindung diri, masker, peralatan uji cepat dan ventilator.

]]>
Sinar Mas Salurkan Bantuan Obat-obatan Untuk Korban Bencana Di NTT /blog/?p=3162 Fri, 23 Apr 2021 02:03:09 +0000 /blog/?p=3162 Sinar Mas menyerahkan bantuan obat-obatan bagi korban bencana alam akibat siklon tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang diserahkan pekan lalu itu untuk percepatan tanggap darurat.

“Bencana yang berlangsung di tengah pandemi membutuhkan penanganan yang tidak saja segera, namun juga tepat. Mudah-mudahan bantuan ini dapat mendukung pelayanan medis bagi warga yang terdampak bencana,” kata Wakil Ketua Umum Eka Tjipta Foundation yang juga Pembina Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Sinar Mas, Hong Tjhin dalam keterangannya, Rabu (21/4).

Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin secara terpisah mengatakan, relawan Tzu Chi telah berada di lokasi bencana sejak Kamis (8/4) lalu guna memberikan dukungan kemanusiaan berupa layanan medis serta penyaluran kebutuhan pokok dan generator bersama pihak Polri.

“Keberadaan para relawan Tzu Chi yang memahami situasi terkini di lokasi bencana membuat penyaluran bantuan lebih mengena,” ujarnya tentang penyerahan bantuan melalui relawan.

Bencana alam juga menjadi ujian bagi kepedulian Sinar Mas yang melalui Eka Tjipta Foundation menempatkan dukungan pada pemulihan pasca bencana sebagai salah satu program sosialnya.

“Hal ini menyikapi letak geografis Indonesia yang rawan bencana. Sementara bantuan dapat berupa fisik maupun edukasi, sesuai dengan kondisi yang ada,” kata Hong Tjhin.

Sebelumnya, Oktober tahun 2018, ETF bersama Yayasan Buddha Tzu Chi serta TNI turut membantu pembangunan rumah tinggal berikut infrastruktur layanan publik seperti klinik, rumah ibadah, dan sekolah bagi korban bencana di Palu dan Donggala serta Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

Kemitraan tersebut berbentuk pengiriman logistik ke lokasi restorasi yang pengamanannya dilakukan pihak TNI, kemudian berlanjut ke pembangunan infrastruktur yang dimotori oleh unit zeni TNI. 

ETF bersama Yayasan Buddha Tzu Chi juga melakukan langkah serupa dalam fase tahap tanggap darurat, maupun rekonstruksi saat gempa terjadi di Sumatera Barat dan Jambi 2010, Tasikmalaya, Jawa Barat 2009, DI Yogyakarta-Magelang 2006, dan Aceh–Nias pasca tsunami melanda 2004.

Dari sisi pemahaman mitigasi bencana alam, ETF 2006 menerbitkan buku berjudul Disaster Management di Negeri Rawan Bencana, yang berisi rujukan penanganan bencana yang berkelanjutan. ETF sendiri adalah lembaga yang mewadahi pelaksanaaan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan yang berada di bawah naungan Sinar Mas.

Sumber: Rakyat Merdeka

]]>
Dari Penyintas Jadi Penyelamat – Donor Plasma Konvalesen Sinar Mas /blog/?p=3145 Fri, 09 Apr 2021 06:41:43 +0000 /blog/?p=3145 Sinar Mas bersama Yayasan Buddha Tzu Chi cabang Sinar Mas menggandeng Palang Merah Indonesia menggalang penyintas COVID-19 untuk donor plasma konvalesen.

Kegiatan ini diadakan karena kebutuhan plasma konvalesen saat ini semakin tinggi. Sejak bulan Januari 2021, donor plasma konvalesen telah resmi menjadi gerakan nasional sebab dapat mempercepat dan membantu banyak pejuang Covid-19 untuk sembuh. Oleh karena itu, Sinar Mas mendukung gerakan donor plasma konvalesen sebagai bentuk komitmen agar semakin banyak penyintas Covid-19 mendonorkan plasma konvalesen.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar Sinar Mas penyintas COVID-19 untuk bergabung melakukan donor plasma konvalesen, sebagai bentuk solidaritas bersama menghambat perluasan pandemi,” kata Managing Director Sinar Mas Saleh Husin, Kamis (8/4/2021).

“Apa yang kami lakukan adalah sebagian dari upaya sosialisasi serta edukasi di lingkup Sinar Mas. Harapannya, akan semakin banyak lagi rekan dan karyawan Sinar Mas yang berdonor,” tambahnya.

Kegiatan Bakti Sosial Donor Plasma Konvalesen itu, sekaligus mengingatkan bahwa virus COVID-19 dapat menginfeksi siapapun.

“Jadi jangan pernah menjauhi para penyintas, karena sangat mungkin mereka yang justru menyelamatkan kita di kemudian hari,” ujar Saleh.

Dengan melibatkan karyawan/ti Sinar Mas, Paguyuban Sinar Mas, serta lingkungan keluarga dan relasi Sinar Mas, kegiatan dua hari tersebut berhasil menjaring sebanyak 122 orang untuk berpartisipasi. Setelah menjalani proses pemantauan pada Rabu (7/4/2021) , 17 orang di antaranya memenuhi syarat mendonorkan plasma, yang disaksikan oleh dr. Theresia Monica Rahardjo, dokter pemrakarsa terapi plasma konvalesen bagi pasien COVID-19.

Selain itu, hadir pula Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya PMI DKI Syarifuddin, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan PMI DKI Andi Usman, dan Kepala Unit Donor Darah, dr. Ni Ken Ritchie, serta Wakil Ketua Umum Yayasan Eka Tjipta Foundation yang juga Pembina Yayasan Buddha Tzu Chi cabang Sinar Mas, Hong Tjhin.

Hong Tjhin mengatakan, sosialisasi kegiatan itu juga akan diperkuat melalui seminar daring pada Kamis (15/4/2021), mengingat proses donor plasma konvalesen mensyaratkan sejumlah hal yang cukup detil, dalam kurun waktu singkat.

Disampaikan, sebelum plasma darah dapat diterima oleh pasien COVID-19, pendonor terlebih dulu memenuhi ketentuan medis di antaranya berusia antara 18 – 60 tahun dengan berat badan minimal 55 kg. Kemudian, calon pendonor wajib terbebas dari sejumlah penyakit, dan harus melalui proses pemantauan kondisi antibodi (screening) sehari sebelumnya.

Kesempatan mendonorkan plasma darah, disebutkan, hanya dapat dilakukan penyintas hingga tiga bulan pascasembuh.

]]>
Hal Baik Hari Ini – Edisi 19 – Kamis, 6 Agustus 2020 /blog/?p=2911 Thu, 06 Aug 2020 08:18:22 +0000 /blog/?p=2911 Pekan ini, beberapa berita baik hadir. Tidak hanya terkait penanganan Covid-19, tapi juga dari dunia pendidikan.

1. Perjuangan Memajukan Pendidikan di Pedalaman

Berita pertama datang dari inisiatif keren para guru di SD Eka Tjipta Cantung, di Kab. Kotabaru, Kalimantan Selatan. Menyadari banyak muridnya yang sulit melakukan proses pembelajaran jarak jauh atau school from home karena kendala internet, para guru di sana berinisiatif mendatangi satu per satu muridnya.

Tidak hanya itu, mereka juga membuat pembelajaran jadi lebih efektif dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Menurut para guru, pandemi bukan halangan untuk memajukan pendidikan di daerah pedalaman. Semoga inisiatif ini menginspirasi para guru lain di luar sana ya.

Baca berita selengkapnya di sini.

 

2. Uji Klinis Vaksin Covid-19 Membuahkan Hasil

Berita baik hadir terkait perkembangan vaksin di Indonesia. Selain vaksin Sinovac yang lagi tahap uji klinis, ada juga vaksin Merah Putih buatan Lembaga Eijkman. Mereka menargetkan vaksin ini sudah tersedia tahun depan. Doain yuk gaes!

Baca berita selengkapnya di sini.

 

3. Gerakan Masker Untuk Sesama

Sebuah gerakan bagus banget diinisiasi oleh Tzu Chi Sinar Mas. Gerakan bernama #MaskerKainUntukSesama ini, Tzu Chi Sinar Mas mengajak kita semua berdonasi untuk memberikan masker kain kepada masyarakat yang membutuhkan.

Mari kita ikut berdonasi dengan mengunjungi website pedulisehat.id/maskerkainuntuksesama

 

Bicara tentang donasi, sudah tahu kan kalau program ETF Peduli Covid-19 diperpanjang hingga 31 Agustus 2020? Program yang diperuntukkan untuk membantu sesama keluarga Sinar Mas yang terdampak pandemi Covid-19 ini sudah mengumpulkan donasi lebih dari Rp2,5 miliar. Dari dana tersebut, sudah lebih dari 8 ribu karyawan Sinar Mas yang terdampak pandemi mendapatkan bantuan dari Program Eka Tjipta Foundation (ETF) Peduli Covid-19.

Untuk Anda karyawan Sinar Mas, mari bantu sesama keluarga Sinar Mas dengan menyalurkan bantuan melalui https://pedulisehat.id/etfpedulicovid19 atau transfer ke Bank Sinarmas, No Rek. 005-306-2881 a/n ETF PEDULI COVID-19.

 

https://www.instagram.com/p/CDiu2G0ACKU/

 

Cek risiko terkena virus corona secara mandiri di rumah yuk! Kunjungi www.sehatq.com untuk info lebih lanjut.

 

]]>
Gelar Donasi Darah, Sinar Mas Kumpulkan 3.701 Kantung Darah /blog/?p=2572 Tue, 17 Mar 2020 05:25:54 +0000 /blog/?p=2572 Donasi darah di 37 unit usaha Sinar Mas seluruh Indonesia pada Minggu (26/1/2020) hingga Rabu (26/2/2020), diikuti 4.512 donor, dan berhasil mengumpulkan 3.701 kantung darah. Bertemakan Tribute to Bapak Eka Tjipta Widjaja: “Give Back to Society”, kegiatan tersebut diadakan untuk mengenang sosok Bapak Eka Tjipta Widjaja yang wafat pada 24 Januari 2019.

Kegiatan donor darah tersebut juga sekaligus sebagai bentuk penghargaan atas nilai-nilai luhur yang ditinggalkan pendiri Sinar Mas tersebut.

Perlu diketahui, semasa hidup, Pak Eka dikenal sebagai sosok pebisnis yang inspiratif dan gigih. Meski harus membangun usahanya dari bawah dan beberapa kali mengalami kebangkrutan, Pak Eka kembali tegak dan tak lupa mengulurkan tangan membantu sesama.

Karyawan yang telah bekerja selama 23 tahun di Sinar Mas, Widodo, terus mengingat pesan Pak Eka untuk berbagi dan membantu sesama.

“Selain karena alasan kesehatan, pertimbangan saya ikut donasi darah karena ingin berbagi seperti apa yang dulu pernah disampaikan Pak Eka,” kata Widodo, Senin (16/3/2020).

Selain Widodo, karyawan muda yang telah bekerja 6 tahun di Sinar Mas, Miftah, juga memiliki kesan mendalam terkait Pak Eka.

“Kegiatan donasi darah mengingatkan saya kepada sikap hidup Bapak Eka Tjipta Widjaja untuk menjalankan peran secara berimbang, baik sebagai sosok personal, profesional, maupun sosial,” kata Miftah.

Kegiatan tersebut terwujud berkat kerja sama Palang Merah Indonesia (PMI) dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Sinar Mas. Kegiatan donasi darah dipilih karena PMI masih membutuhkan 900.000 kantung darah per tahun untuk kebutuhan transfusi. Harapannya, kegiatan tersebut mengispirasi lebih banyak orang, khususnya karyawan Sinar Mas.

Kilas Korporasi – Kompas.com

Anda bisa membaca kisah-kisah menarik lainnya dari kegiatan yang dilakukan oleh Sinar Mas dan pilar usahanya di kanal Kilas Korporasi yang dipersembahkan oleh Kompas.com melalui tautan ini.

]]>
Bakti Sosial Operasi Katarak: Menjangkau Penderita di Pelosok Wilayah /blog/?p=2550 Fri, 06 Mar 2020 06:55:04 +0000 /blog/?p=2550 Sebanyak 81 persen kasus kebutaan di Indonesia terjadi akibat katarak. Persentase itu berdasarkan hasil survei kebutaan yang dilakukan oleh Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan di 15 provinsi. Sementara 90 persen gangguan pengelihatan, terjadi pada wilayah penduduk berpenghasilan rendah.

Artinya, masih banyak masyarakat yang belum tersentuh oleh pengobatan katarak terutama untuk melakukan operasi. Alasannya bisa bermacam-macam, mulai dari kesulitan biaya maupun akses kesehatan yang belum memadai. Padahal, masih dari Perdami, populasi penderita katarak di negeri ini, bergerak 15 tahun lebih cepat dibandingkan populasi penderita yang ada di wilayah subtropis.

Firdaus Taman sedang diperiksa kondisi matanya. Sebelumnya dirinya juga telah memperoleh pengobatan pterygium

Butuh upaya serta inisiatif khusus untuk mencegah ledakan katarak, khususnya bagi mereka yang tersebar di pelosok. Sinar Mas melihat keberadaan perkebunan sawit yang mereka kelola di sejumlah wilayah dapat menjadi salah satu solusi.

Seperti yang dilakukan di Kabupaten Sintang, Kalimantan Tengah, persisnya di Perkebunan Sinar Mas wilayah Semitau, di mana Sinar Mas menggandeng Korem 121/ Alambhana Wanawai Sintang guna melakukan survei. Calon pasien di 4 kabupaten, yakni Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Kapuas Hulu, dan Kabupaten Sekadau. Dari sana, sebanyak 207 pasien terkumpul dan diputuskan untuk  mendapatkan pelayanan operasi katarak serta pterygium.

Kegiatan tersebut bertajuk Baksos Operasi Katarak yang melibatkan pula relawan Tzu Chi Sinar Mas, Pemerintah Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu, serta Dinas Kesehatan setempat. Mempertemukan pihak yang peduli dan mampu dengan mereka yang membutuhkan, baksos menjadi wahana memutus kendala biaya, jarak, dan keterbatasan layanan kesehatan bagi para pasien katarak yang tersebar di pelosok wilayah.

Anita S. Dradjat (kiri depan) salah seorang relawan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Baksos Katarak di Sintang.

Daliyah seorang pasien merasakan kebahagiaan yang mendalam pada saat pemeriksaan pasca-operasi 16 Desember 2018. “Sewaktu perban dibuka dan diperiksa saya kaget dan senang sekali, saya bisa melihat dengan jelas. Bersyukur sekali saya mendapat kesempatan ini,” ungkapnya

Sebetulnya tak hanya operasi katarak, Sinar Mas melalui anak usahanya juga rutin mengadakan kegiatan bakti sosial kesehatan lainnya seperti operasi bibir sumbing di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur dengan jumlah pasien mencapai 65 orang. Pengecekan kesehatan dan pemberian edukasi kesehatan juga dilakukan kepada ratusan pasien yang tinggal di wilayah sekitar kegiatan mereka.

 

Kilas Korporasi – Kompas.com

Anda bisa membaca kisah-kisah menarik lainnya dari kegiatan yang dilakukan oleh Sinar Mas dan pilar usahanya di kanal Kilas Korporasi yang dipersembahkan oleh Kompas.com melalui tautan ini.

]]>
Membalas Budi Baik Bumi melalui Penanaman Pohon di Tasik Mas /blog/?p=2193 Wed, 28 Nov 2018 08:26:19 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=2193 Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, namun terkadang ada saja dari kita yang melupakannya. Berbagai upaya dilakukan oleh relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas untuk menjaga lingkungan agar asri dan lestari, salah satunya melalui kegiatan penanaman pohon di lingkungan sekolah.

Pada tanggal 7 November 2018, relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas dari wilayah Kalimantan Tengah 1 khususnya yang berada di sekitar wilayah Desa Derangga, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah berkumpul di SMP Eka Tjipta Foundation Tasik Mas. Sejak pukul delapan pagi kegiatan Penanaman Pohon dimulai, diawali dengan sambutan dan pesan terkait lingkungan dari pihak sekolah dan juga relawan kepada siswa-siswi yang hadir.

“Semoga suasana semakin rindang dan berdampak terhadap kondisi pembelajaran”, ujar Mardi Agus Kepala Sekolah SMP Eka Tjipta Tasik Mas.

Tidak hanya untuk menjaga keasrian sekolah saja, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman secara langsung kepada para siswa-siwi untuk berbuat kebaikan kepada bumi di dalam kehidupan mera sehari-hari. “Melalui kegiatan seperti ini, kami harap anak-anak bisa semakin peduli terhadap kondisi lingkungan, bukan hanya di sekolah saja tetapi juga ketika mereka di rumah”, tambahnya.

Sebelum kegiatan penanaman pohon dilaksanakan, beberapa orang siswi menampilkan drama musikal yang sarat akan pesan untuk menjaga lingkungan dan menyayangi bumi.

“Saya lihat dramanya. Pesan yang saya ingat pas tadi itu yang bagian ajakan untuk bertekad melestarikan lingkungan dan membalas budi baik bumi”, ungkap Febriana siswi kelas 9.

Setelah acara pembukaan selesai, para relawan, siswa-siswi, serta guru dan pihak sekolah beramai-ramai menuju taman sekolah. Sebanyak 17 orang relawan dan 138 orang yang hadir bersama-sama menanam pohon di lingkungan sekolah. Hingga pukul 10 pagi kegiatan penanaman pohon berlangsung, siswa dan siswi yang turut serta sangat antusias, mereka menggali sendiri lubang untuk ditanami dan menata pohon-pohon yang ditanam.

“Kegiatan Penanaman Pohon hari ini bukan yang pertama kalinya kita laksanakan di wilayah Kalimantan Tengah 1, jadi sebelumnya kita sudah bergerak ke desa-desa. Hari ini kita laksanakan di sekolah, kita mendukung pihak sekolah agar menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan”, ujar Ridwan Ashari relawan Kalimantan Tengah 1.

]]>