Tzu Chi – Sinar Mas /blog Wed, 03 Nov 2021 08:39:47 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png Tzu Chi – Sinar Mas /blog 32 32 Pengusaha Peduli NKRI Kembali Galang Donasi /blog/?p=3250 Fri, 23 Jul 2021 08:21:52 +0000 /blog/?p=3250 Pandemi COVID-19 di Indonesia saat ini telah memasuki siklus tertinggi dalam penyebarannya. Kondisi ini kembali mendorong komitmen para pengusaha di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) atau yang disebut Pengusaha Peduli NKRI dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dengan menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, gerakan lintas industri ini menghasilkan donasi untuk pengadaan 35.000 ton beras bagi 7 juta keluarga yang penyalurannya mulai dilaksanakan pada Jumat (23/7/2021) di Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara. Selain beras, donasi tersebut juga digunakan untuk pengadaan konsentrator oksigen, penyaluran obat-obatan, serta dukungan penyelenggaraan sentra vaksinasi bersama.

“Donasi ini masih dengan tujuan yang sama seperti saat inisiatif Pengusaha Peduli NKRI bermula Maret tahun lalu, yakni solidaritas dan kepedulian kalangan usaha atas masyarakat yang terdampak pandemi, memperkuat apa yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia,” kata Gandi Sulistiyanto selaku koordinator Pengusaha Peduli NKRI. Dari Tzu Chi Center, Jakarta Utara, Sulistiyanto yang calon duta besar untuk Republik Korea Selatan ini berharap, secara bertahap nilai donasi akan meningkat sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang akan terbantu.

Dalam debutnya sebagai Ketua Umum KADIN Indonesia yang baru, Arsjad Rasjid sangat mengapresiasi aksi bersama yang telah berlangsung secara berkesinambungan.

“Di mana solidaritas berikut kepedulian kepada sesama tetap terpelihara meskipun sektor usaha juga tengah berupaya bertahan dari imbas pandemi,” ujarnya.

Dirinya berharap bantuan selain dapat memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi pandemi juga turut menggugah perusahaan lain untuk turut bergabung.

Hingga saat ini perusahaan yang bergabung dalam donasi adalah Sinar Mas, Agung Sedayu Group, Astra International, Djarum Foundation, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Barito Pacific Tbk, PT Intisumber Bajasakti, First Resources Ltd., Putera Sampoerna Foundation, PT Sampoerna Agro Tbk., Panin Group, Triputra Group, KPN Corp, Gan Konsulindo, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Permata Hijau Group, PT Samudra Marine Indonesia serta PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

Penyaluran bantuan, menurut Pembina Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Sinar Mas yang juga Wakil Ketua Umum Eka Tjipta Foundation, Hong Tjhin, akan melibatkan para relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di berbagai wilayah, dengan dukungan aparat TNI-Polri.

“Bantuan beras adalah kelanjutan dari penyaluran yang berlangsung sejak Perayaan Imlek Nasional bulan Februari silam hingga kini. Karena pandemi harus dihadapi dengan kesatuan hati dan kebersamaan semua pihak,” ujarnya saat penyerahan terbatas – karena pertimbangan protokol kesehatan – yang turut dihadiri Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono.

Awal pandemi pada Maret 2020 lalu, Pengusaha Peduli NKRI berhasil menggalang dana lebih dari Rp660 miliar dalam wujud bahan pangan untuk masyarakat, beserta peralatan kesehatan seperti ventilator, alat pelindung diri, peralatan uji cepat, dan masker bagi para tenaga kesehatan dan fasilitas medis melalui koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19. Bantuan tersebar ke 358 institusi dan 1.080 rumah sakit serta puskesmas di Jabodetabek, dan 26 provinsi lain di Indonesia.

]]>
Dari Penyintas Jadi Penyelamat – Donor Plasma Konvalesen Sinar Mas /blog/?p=3145 Fri, 09 Apr 2021 06:41:43 +0000 /blog/?p=3145 Sinar Mas bersama Yayasan Buddha Tzu Chi cabang Sinar Mas menggandeng Palang Merah Indonesia menggalang penyintas COVID-19 untuk donor plasma konvalesen.

Kegiatan ini diadakan karena kebutuhan plasma konvalesen saat ini semakin tinggi. Sejak bulan Januari 2021, donor plasma konvalesen telah resmi menjadi gerakan nasional sebab dapat mempercepat dan membantu banyak pejuang Covid-19 untuk sembuh. Oleh karena itu, Sinar Mas mendukung gerakan donor plasma konvalesen sebagai bentuk komitmen agar semakin banyak penyintas Covid-19 mendonorkan plasma konvalesen.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar Sinar Mas penyintas COVID-19 untuk bergabung melakukan donor plasma konvalesen, sebagai bentuk solidaritas bersama menghambat perluasan pandemi,” kata Managing Director Sinar Mas Saleh Husin, Kamis (8/4/2021).

“Apa yang kami lakukan adalah sebagian dari upaya sosialisasi serta edukasi di lingkup Sinar Mas. Harapannya, akan semakin banyak lagi rekan dan karyawan Sinar Mas yang berdonor,” tambahnya.

Kegiatan Bakti Sosial Donor Plasma Konvalesen itu, sekaligus mengingatkan bahwa virus COVID-19 dapat menginfeksi siapapun.

“Jadi jangan pernah menjauhi para penyintas, karena sangat mungkin mereka yang justru menyelamatkan kita di kemudian hari,” ujar Saleh.

Dengan melibatkan karyawan/ti Sinar Mas, Paguyuban Sinar Mas, serta lingkungan keluarga dan relasi Sinar Mas, kegiatan dua hari tersebut berhasil menjaring sebanyak 122 orang untuk berpartisipasi. Setelah menjalani proses pemantauan pada Rabu (7/4/2021) , 17 orang di antaranya memenuhi syarat mendonorkan plasma, yang disaksikan oleh dr. Theresia Monica Rahardjo, dokter pemrakarsa terapi plasma konvalesen bagi pasien COVID-19.

Selain itu, hadir pula Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya PMI DKI Syarifuddin, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan PMI DKI Andi Usman, dan Kepala Unit Donor Darah, dr. Ni Ken Ritchie, serta Wakil Ketua Umum Yayasan Eka Tjipta Foundation yang juga Pembina Yayasan Buddha Tzu Chi cabang Sinar Mas, Hong Tjhin.

Hong Tjhin mengatakan, sosialisasi kegiatan itu juga akan diperkuat melalui seminar daring pada Kamis (15/4/2021), mengingat proses donor plasma konvalesen mensyaratkan sejumlah hal yang cukup detil, dalam kurun waktu singkat.

Disampaikan, sebelum plasma darah dapat diterima oleh pasien COVID-19, pendonor terlebih dulu memenuhi ketentuan medis di antaranya berusia antara 18 – 60 tahun dengan berat badan minimal 55 kg. Kemudian, calon pendonor wajib terbebas dari sejumlah penyakit, dan harus melalui proses pemantauan kondisi antibodi (screening) sehari sebelumnya.

Kesempatan mendonorkan plasma darah, disebutkan, hanya dapat dilakukan penyintas hingga tiga bulan pascasembuh.

]]>
Sinar Mas Bentuk Satgas Untuk Perangi Covid-19 di Lingkungan Perkantoran /blog/?p=3095 Mon, 14 Dec 2020 11:12:19 +0000 /blog/?p=3095 Sinar Mas terdorong menjalankan protokol kesehatan ketat di lingkungan kerja dengan membentuk satuan tugas (satgas) sejak pemerintah menetapkan pandemi Covid-19 sebagai bencana nasional.

Managing Director Sinar Mas, G Sulistiyanto mengatakan, satgas ini berperan mengawasi penerapan protokol kesehatan di lingkungan kerja. Termasuk, lanjutnya, menyosialisasikan pemahaman tentang pandemi dan pencegahannya, hingga mengkoordinasikan intervensi medis bagi karyawan yang terinfeksi di lingkungan kerja.

“Mereka bertugas sampai ke lingkup kerja terkecil di setiap pilar bisnis kami,” ungkapnya dalam diskusi kelompok terpimpin (focus group discussion) bertajuk “Kebijakan Manajemen di Masa Pandemi untuk Mengurangi Penularan Covid-19 di Lingkungan Kerja”, di Jakarta Jumat (11/12/2020).

Sulistiyanto mengatakan, kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan selalu memakai masker dan menjaga jarak adalah vaksin yang dapat diakses saat ini.

“Kami percaya, kebijakan manajemen yang kolaboratif dan menyeluruh, saling memberi contoh, baik di dalam maupun ke luar, akan mampu memerangi penyebaran pandemi,” jelasnya.

Selain itu, penyesuaian waktu serta tempat kerja juga dilakukan berbarengan dengan aktivasi sejumlah perangkat pendukung berbasis digital guna membantu karyawan tetap produktif sekalipun tidak berada di kantornya.

Sulistiyanto menyebut, sejumlah pilar bisnis Sinar Mas jauh lebih maju dibandingkan beberapa pilar lainnya dalam pemanfaatan teknologi digital.

“Pandemi menjadi kesempatan bagi kami untuk saling belajar dan mempercepat transformasi digital mulai dari performance monitoring, learning and development, recruitment and selection, human resources information system, dan banyak lagi,” ungkapnya.

Dia menambahkan, meramu sosialisasi yang tepat menjadi hal penting mengingat Sinar Mas menaungi sekitar 380.000 karyawan yang tersebar pada beragam bidang maupun karakteristik profesi.

Dia menyebut, kampanye dilakukan mulai dari pemasangan berbagai poster di setiap lokasi strategis, penayangan tanpa henti video tematik, hingga pendistribusian buku saku ke seluruh karyawan.

“Kampanye melalui seluruh aset media sosial kami hingga himbauan lisan kami lakukan agar kesadaran pencegahan pandemi menjadi kebiasaan, kemudian menjadi budaya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sulistiyanto mengatakan, pihaknya bersama perusahaan di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Nasional Indonesia, menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berhasil menggalang bantuan alat kesehatan. Bantuan senilai total Rp 650 miliar berupa masker medis, baju pelindung, alat uji cepat, cairan disinfektan dan ventilator.

Bantuan tersebut disalurkan bagi para tenaga medis dan pusat layanan kesehatan yang dikelola pemerintah, Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi, hingga 25 provinsi lainnya. Tak ketinggalan, jutaan paket suplemen herbal juga telah didonasikan ke berbagai pihak, dan masih berlangsung hingga kini.

Sulistiyanto mengatakan, hal itu dilakukan karena pihaknya juga bergerak ke luar. Sebab, masyarakat adalah bagian tak terpisahkan dari tumbuh kembang Sinar Mas.

“Sebagaimana peran kami menginisiasi Gerakan Pakai Masker (GPM) menjadi sebuah gerakan nasional lintas pihak dan perusahaan, yang telah mendapatkan restu Presiden Republik Indonesia, dan terus kami sosialisasikan baik di dalam, maupun luar lingkup Sinar Mas,” tuturnya.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Sinar Mas (@sinar_masid)

Sumber: Kompas

]]>
Hal Baik Hari Ini – Edisi 1 – Jumat, 27 Maret 2020 /blog/?p=2603 Fri, 27 Mar 2020 08:08:26 +0000 /blog/?p=2603 Sejak pertama kali muncul dan menyebar ke manusia pada akhir Desember 2019 di kota Wuhan, China, virus corona secara dramatis mengubah cara hidup jutaan manusia di seluruh dunia. Badan kesehatan dunia WHO bahkan mendeklarasikannya sebagai pandemi global.

Nama Corona diambil dari Bahasa Latin yang berarti mahkota, sebab bentuk virus corona memiliki paku yang menonjol menyerupai mahkota dan korona matahari.

Sejak pertama kali diumumkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (2/3/3020) bahwa wabah virus corona (COVID-19) telah muncul di Indonesia, pemerintah terus berupaya sekuat tenaga berjuang untuk mengatasi penyebarannya.

Di tengah mewabahnya corona dan tersebarnya ketakutan di masyarakat, sejumlah kabar baik justru terus bermunculan sehingga memunculkan optimisme baru bagi publik.

Kami menghimpun setidaknya ada lima kabar baik yang berkaitan dengan virus corona yang tersebar di Indonesia, antara lain:

 

1. Sinar Mas dan perusahaan lain yang tergabung dalam KADIN serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia galang dana bantuan senilai Rp500 Miliar.

Perusahaan-perusahaan besar di bawah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia seperti Sinar Mas, Adaro Energy, Djarum, hingga Indofood, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berdonasi mengatasi pandemi corona di Tanah Air. Mereka menggalang dana untuk menyediakan peralatan kesehatan bagi para tenaga medis. Penggalangan dana ditarget mencapai Rp500 miliar.

Dana tersebut kemudian akan disalurkan secara bertahap dalam bentuk 1 juta alat uji cepat (rapid test kit), 20 ribu baju isolasi (coverall safety), empat unit alat bantu pernapasan (ventilator), serta 1 juta masker. Penyaluran bantuan tersebut di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

 

2. Sebanyak 50 ribu masker N95, 400 ribu masker bedah, 1 juta tisu desinfektan telah tiba ke Indonesia dari China.

Bekerjasama dengan Indonesian Chamber of Commerce in China (Inacham) – Gabungan Perusahaan China yang beroperasi di Indonesia – Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas China, berpartisipasi memberikan bantuan alat kesehatan berupa masker N95 , surgical masker, dan disinfectan wipes yang diterima langsung oleh Sekretaris Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Agung Kuswandono, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang – Banten, Jumat (27/3/2020) pagi. Bantuan akan didistribusikan oleh BNPB maupun lembaga resmi yang ditunjuk Pemerintah lainnya, yang masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

 

3. Vaksin corona kini terus dilakukan uji coba oleh pemerintah Amerika Serikat dan juga China

Persaingan antara Amerika Serikat dan Tiongkok terus berlanjut hingga sektor kesehatan. Dua negara adidaya tersebut telah memulai fase pertama uji coba klinis vaksin virus corona.

Pemerintah Tiongkok memerintahkan ahli virus dan epidemiologi, yakni Dr. Chen Wei untuk memulai penelitian vaksin virus corona. Wei berpengalaman dalam pengembangan antivirus, salah satunya adalah Lamanla untuk mengobati Ebola di Sierra Leone, Afrika. Wanita berpangkat mayor jenderal itu juga merupakan ahli di Institute of Bioengineering at the Academy of Military Medical Sciences.

Sedangkan pemerintah Amerika Serikat melalui The National Institute of Health (NIH) mengembangkan vaksin corona bernama mRNA-1273 bersama dengan berusahaan bioteknologi yakni Moderna, Inc.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

 

4. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerima 100 ribu rapid test dan 50 ribu masker dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia melalui Gugus Tugas Nasional penanganan virus corona menyerahkan bantuan berupa 100 ribu alat rapid test dan 50 ribu masker, Senin (23/3) malam, untuk penanganan virus corona (Covid-19). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa untuk alat rapid test tersebut tak akan dipakai secara random dan pengetesan massal di tempat terbuka.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

 

5. Aplikasi SehatQ jadi salah satu aplikasi digital untuk menghadang virus corona yang direkomendasikan Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 meminta Kementerian BUMN untuk menyatukan beberapa aplikasi digital untuk menghadang penyebaran virus corona COVID-19.

Salah satu aplikasi digital tersebut adalah SehatQ, health tech pendatang baru yang cukup ramai diperbincangkan. Selain menyajikan informasi kesehatan yang valid dan terpercaya, aplikasi SehatQ membantu masyarakat untuk cek Risiko COVID-19 secara mandiri sehingga bisa mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini atau kunjungi www.sehatq.com.

]]>
Perangi Corona (Covid-19), Kementerian BUMN Gaet Dukungan KADIN dan Tzu Chi /blog/?p=2595 Thu, 26 Mar 2020 08:02:59 +0000 /blog/?p=2595 Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali memperoleh dukungan dari swasta, guna menangani pandemi virus corona (Covid-19). Kali ini, dukungan datang dari sektor industri di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Kementerian BUMN lewat siaran persnya, Selasa (24/3) menyebutkan KADIN dan Tzu Chi telah menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan kepada pemerintah.

“Kami melihat Kementerian BUMN yang membawahi sejumlah entitas pelayanan publik mesti mendapatkan dukungan,” kata Gandi Sulistiyanto Managing Director Sinar Mas.

Pada kesempatan itu, Sulis secara simbolik menyerahkan peralatan uji cepat (rapid test kit) dan masker yang diterima Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir.

Sulis menambahkan, pemerintah telah memfasilitasi mereka lewat relaksasi perizinan impor alat kesehatan guna penanganan pandemi lebih lanjut.

“Kami sangat dibantu oleh Menteri Kesehatan dan Kementerian Perdagangan. Hanya beberapa jam saja, izin sudah impor sudah keluar,” kata Sulis.

Pada saat yang sama, Ketua Umum KADIN Rosan Roeslani berharap lebih banyak lagi sektor privat yang turut bergabung dalam donasi yang berlangsung secara bertahap.

“Kami berharap, donasi berbagai perusahaan mampu menggalang pendanaan hingga Rp 500 miliar, akan sangat baik jika mencapai lebih dari itu,” tutur Rosan.

Rosan menyebut, perusahaan yang berkomitmen hari ini terdiri dari Ciputra Group, First Resources Ltd., Mulia dan Wilmar International.

Secara berkala, lanjut Rosan, pihaknya akan melaporkan perkembangan donasi kepada Presiden RI, Joko Widodo.

Sebelumnya, Senin (23/1) perusahaan dan lembaga yang bergabung dalam inisiatif ‘Pengusaha Peduli NKRI’ telah lebih dulu berkomitmen memberikan donasi.

Mereka terdiri dari Astra International, Panin Group, PT Fajar Surya Wisesa Tbk., Wings Corporation, Rajawali Corporation, Garudafood, Nutrifood Indonesia.

Selain itu, masih ada FKS Group, PT Pan Brothers Tbk., PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang turut memberikan donasi.

Pada hari Kamis (19/3) sebelumnya, KADIN, Tzu Chi bersama Sinar Mas, Artha Graha Peduli Foundation, PT Djarum, Agung Sedayu Group, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Puradelta Lestari Tbk, dan Triputra Group telah menginisiasi pemberian donasi.

 

Sumber: Kontan

]]>
Sinar Mas Bersama Lintas Pihak Galang Dana Rp500 Miliar untuk COVID-19 /blog/?p=2587 Fri, 20 Mar 2020 04:45:14 +0000 /blog/?p=2587 Perusahaan-perusahaan besar di bawah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia seperti Sinar Mas, Adaro Energy, Djarum, hingga Indofood, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berdonasi mengatasi pandemi corona di Tanah Air. Mereka menggalang dana untuk menyediakan peralatan kesehatan bagi para tenaga medis.

Relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sekaligus CEO DAAI TV Indonesia Hong Tjhin mengatakan, penggalangan dana ditarget mencapai Rp 500 miliar.

“Kami mendapatkan informasi bahwa kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi kunci memerangi pandemi Covid-19. Itu yang mendorong sinergi dilakukan melalui penggalangan dana guna memberikan bantuan alat kesehatan,” kata Hong Tjhin dalam siaran pers, Kamis (19/3).

Secara terpisah, Managing Director Sinar Mas Gandhi Sulistiyanto mengatakan, ada beberapa perusahaan yang sudah konfirmasi untuk terlibat dalam penggalangan dana ini. Di antaranya Sinar Mas, Adaro Energy, Artha Graha Peduli Foundation, Djarum, Agung Sedayu Group, Indofood Sukses Makmur, Puradelta Lestari, dan Triputra Group.

“Kami masih menunggu pengusaha lain untuk kepedulian sosial ini,” kata Sulistiyanto.

Pada Kamis (19/3), Kadin bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia juga memberikan bantuan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, RSPAD Gatot Subroto, RSUP Persahabatan.

Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani mengatakan, perusahaan yang terlibat dan penyaluran donasi akan dilaporkan secara berkala ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kadin juga akan terus mengimbau anggotanya supaya berperan aktif dalam kegiatan ini.

Penyaluran donasi tersebut juga akan dilakukan bertahap. Kali ini, donasi yang digalang Tzu Chi berupa 1 juta alat uji cepat (rapid test kit), 20 ribu baju isolasi (coverall safety), empat unit alat bantu pernapasan (ventilator), serta 1 juta masker. Penyaluran bantuan tersebut di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kemarin (18/3), Tzu Chi telah menyerahkan bantuan berupa alat pelindung diri seperti baju isolasi, masker, kacamata, sarung tangan, juga ventilator. Barang-barang itu diberikan kepada Kementerian Kesehatan dan beberapa rumah sakit seperti RSPAD Gatot Soebroto, RSPI Sulianti Saroso dan RSUP Persahabatan.

 

Donasi senilai Rp500 miliar akan berbentuk peralatan medis

Managing Director Sinar Mas terkait bantuan Sinar Mas dan pengusaha yang tergabung dalam KADIN

]]>
Membalas Budi Baik Bumi melalui Penanaman Pohon di Tasik Mas /blog/?p=2193 Wed, 28 Nov 2018 08:26:19 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=2193 Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, namun terkadang ada saja dari kita yang melupakannya. Berbagai upaya dilakukan oleh relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas untuk menjaga lingkungan agar asri dan lestari, salah satunya melalui kegiatan penanaman pohon di lingkungan sekolah.

Pada tanggal 7 November 2018, relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas dari wilayah Kalimantan Tengah 1 khususnya yang berada di sekitar wilayah Desa Derangga, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah berkumpul di SMP Eka Tjipta Foundation Tasik Mas. Sejak pukul delapan pagi kegiatan Penanaman Pohon dimulai, diawali dengan sambutan dan pesan terkait lingkungan dari pihak sekolah dan juga relawan kepada siswa-siswi yang hadir.

“Semoga suasana semakin rindang dan berdampak terhadap kondisi pembelajaran”, ujar Mardi Agus Kepala Sekolah SMP Eka Tjipta Tasik Mas.

Tidak hanya untuk menjaga keasrian sekolah saja, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman secara langsung kepada para siswa-siwi untuk berbuat kebaikan kepada bumi di dalam kehidupan mera sehari-hari. “Melalui kegiatan seperti ini, kami harap anak-anak bisa semakin peduli terhadap kondisi lingkungan, bukan hanya di sekolah saja tetapi juga ketika mereka di rumah”, tambahnya.

Sebelum kegiatan penanaman pohon dilaksanakan, beberapa orang siswi menampilkan drama musikal yang sarat akan pesan untuk menjaga lingkungan dan menyayangi bumi.

“Saya lihat dramanya. Pesan yang saya ingat pas tadi itu yang bagian ajakan untuk bertekad melestarikan lingkungan dan membalas budi baik bumi”, ungkap Febriana siswi kelas 9.

Setelah acara pembukaan selesai, para relawan, siswa-siswi, serta guru dan pihak sekolah beramai-ramai menuju taman sekolah. Sebanyak 17 orang relawan dan 138 orang yang hadir bersama-sama menanam pohon di lingkungan sekolah. Hingga pukul 10 pagi kegiatan penanaman pohon berlangsung, siswa dan siswi yang turut serta sangat antusias, mereka menggali sendiri lubang untuk ditanami dan menata pohon-pohon yang ditanam.

“Kegiatan Penanaman Pohon hari ini bukan yang pertama kalinya kita laksanakan di wilayah Kalimantan Tengah 1, jadi sebelumnya kita sudah bergerak ke desa-desa. Hari ini kita laksanakan di sekolah, kita mendukung pihak sekolah agar menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan”, ujar Ridwan Ashari relawan Kalimantan Tengah 1.

]]>
Rayakan Hari Jadi Sinar Mas ke-80, Eka Tjipta Foundation Galang Restorasi Bagi Korban Bencana Alam /blog/?p=2124 Mon, 15 Oct 2018 05:02:01 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=2124 Jakarta, 15 Oktober 2018 – Di usianya yang menginjak tahun ke-80, Sinar Mas berupaya untuk tak hanya tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan bersama masyarakat, tapi juga peduli serta berbagi dengan sekitar. Itu sebabnya, perayaan tahun ini berisikan kemitraan bersama beberapa perusahaan lain, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, dan TNI dalam aksi kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat

Menurut Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja, keberlanjutan adalah harmoni antara pencapaian bisnis, kesejahteraan masyarakat, serta kelestarian lingkungan. “Kemitraan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak oleh bencana alam. Kami memahami bahwasanya pertumbuhan dan perkembangan Sinar Mas sekian lama adalah berkat keberadaan serta peran masyarakat,” ujar Franky setelah selaku Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, menandatangani nota kesepahaman bantuan kemanusiaan untuk restorasi pasca bencana bersama Panglima TNI, Marsekal TNI, Hadi Tjahjanto, dan dihadiri perwakilan sejumlah perusahaan nasional lainnya.

Sebelumnya dalam perayaan hari jadi Sinar Mas yang berlangsung di Sinar Mas Land Plaza Jakarta, Rabu (10/10), Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto (10/10) menyatakan, perayaan yang bernuansa sederhana dimaksudkan sebagai bentuk simpati atas bencana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah, dan sebelumnya di Nusa Tenggara Barat. Sulistiyanto yang turut melakukan penandatangananan sebagai Wakil Ketua Umum Eka Tjipta Foundation mengatakan, sebagai langkah kepedulian, Sinar Mas melalui ETF, bersama Yayasan Buddha Tzu Chi serta TNI tengah merencanakan pembangunan rumah tinggal berikut infrastruktur layanan publik seperti klinik, rumah ibadah, dan sekolah bagi warga masyarakat yang menjadi korban bencana alam tadi.

Kemitraan akan berbentuk pengiriman logistik ke lokasi restorasi yang pengamanannya dilakukan pihak TNI, kemudian berlanjut ke pembangunan infrastruktur yang dimotori oleh unit zeni TNI. Sementara lokasi dan jumlah rumah, hingga kini masih dalam tahap koordinasi dengan semua pihak yang berwenang. Tak kurang dari 3.000 unit rumah akan dibangun melalui kesepakatan ini, dimana masing-masing pihak, yakni Yayasan Budhha Tzu Chi Indonesia, ETF dan juga Indofood, masing-masing berkontribusi sebanyak 1.000 unit rumah.

Sebelumnya, ETF bersama Yayasan Buddha Tzu Chi telah memberikan dukungan serupa, baik pada fase tahap tanggap darurat, maupun rekonstruksi saat gempa terjadi di Sumatera Barat dan Jambi tahun 2010, Tasikmalaya, Jawa Barat tahun 2009, DI Yogyakarta-Magelang tahun 2006, dan Aceh–Nias pasca tsunami melanda tahun 2004. Rekonstruksi yang dilakukan di Aceh bersama sejumlah perusahaan lain, dengan dukungan masyarakat luas, diantaranya berwujud hampir 2.600 rumah layak huni yang tersebar di Banda Aceh, Aceh Besar serta Meulaboh, dikenal dengan nama Rumah Cinta Kasih.

Dari sisi pemahaman mitigasi bencana alam, ETF pada tahun 2006 menerbitkan buku berjudul Disaster Management di Negeri Rawan Bencana karya AB Susanto, beriskan rujukan penanganan bencana yang berkelanjutan.

]]>
Donor Darah, Kegiatan Rutin Relawan Tzu Chi Sinar Mas /blog/?p=1875 Thu, 06 Sep 2018 03:53:24 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=1875 Pada 30 Agustus 2018, Tzu Chi Sinar Mas kembali menggelar kegiatan donor darah. Sebuah kegiatan rutin tiga bulan sekali yang digelar di Ruang Narwastu, Plaza Sinar Mas Land, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dimulai dari pukul 8 pagi hingga 12 siang dan diikuti oleh para karyawan di sekitar gedung perkantoran tersebut.

Sebanyak 18 orang relawan turut serta dalam kegiatan donor darah kali ini. Para relawan bertugas dari menyambut para pendonor di pintu registrasi, hingga mengarahkan mereka satu per satu dalam mengikuti alur untuk sampai pada tahap mendonorkan darahnya.

Sebanyak 324 orang mendaftar untuk menyumbangkan darahnya melalui kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ini. Beberapa di antaranya baru pertama kali merasakan donor darah, namun tak sedikit juga yang sudah kesekian kali bahkan hingga puluhan kali berdonor. Masing-masing pendonor memiliki alasannya dalam berbuat kebaikan melalui donor darah ini. Selain membantu mereka yang membutuhkan darah, menjaga kesahatan hingga sebagai tindakan nyata yang dilakukan dirinya dalam bersyukur.

Donor darah pada hari itu adalah donor darah ke sekian kalinya bagi Albert Cahyadi. Secara rutin dia melakukan donor darah dengan keinginan yang kuat untuk memberikan pertolongan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan darah. “Saya rutin donor darah. Anak saya dulu lahirnya prematur dan butuh transfusi darah. Disitu saya betul-betul merasa bahwa dengan mendonorkan darah, kita bisa menyelamatkan seseorang,” ungkapnya.

Tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk dapat mendonorkan darahnya. Walaupun yang mendaftarkan diri mencapai lebih dari tiga ratus orang, yang berhasil mendonorkan darah adalah sebanyak 284 pendonor. Berbagai alasan menjadi penyebabnya, salah satunya adalah kondisi kesehatan pada saat hari tersebut hingga kondisi kekentalan darah.

Terdapat berbagai cara untuk membantu orang lain sebagai wujud rasa syukur, selain dengan materi, energi, waktu, juga melalui donor darah. Tidak melihat besar kecilnya, tetapi yang terpenting adalah keinginan untuk membantu sesama.

]]>
Berkumpul dan Bersyukur, Tzu Chi Sinar Mas adakan Gathering Anak Asuh dan Pasien /blog/?p=1860 Mon, 03 Sep 2018 09:00:52 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=1860 Gathering Anak Asuh dan Pasien merupakan sebuah kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Tzu Chi Sinar Mas setiap tahunnya. Sebagai wujud rasa syukur para relawan atas kesempatan untuk berbagi dengan para penerima bantuan, kegiatan ini kembali dilaksanakan pada 26 Agustus 2018.

Anak asuh beasiswa yang terdiri dari siswa-siswi SD, SMP hingga SMA berkumpul dalam kegiatan ini. Selain anak asuh, para penerima bantuan yang telah memperoleh pengobatan juga turut hadir. Anak asuh dan pasien pengobatan datang dengan didampingi oleh para relawan pemerhati. Gathering Anak Asuh dan Pasien ini turut dihadiri oleh perwakilan Yayasan buddha Tzu Chi Indonesia, tamu undangan hingga jajaran manajemen dari berbagai unit usaha Sinar Mas.

Suasana haru tak terbendung ketika Putri Kartika, anak asuh beasiswa yang memiliki kebutuhan khusus maju ke depan bersama Ayah dan Ibunya. Diwakili oleh sang Ibunda, kisah semangat dan perjuangan kedua orangtuanya untuk terus membuka harapan Putri Kartika menyentuh banyak hati.

Dalam sesi sharing, Upik, Ibu dari Putri Kartika bercerita bagaimana jalinan jodoh keluarganya dengan Tzu Chi yang telah dimulai sejak Putri masih bayi. Terlahir dengan tidak memiliki gendang telinga, membuat dirinya memerlukan kebutuhan yang khusus. Hingga saat ini duduk di bangku SMP, cinta kasih bagi Putri Kartika terus berlanjut.

Simak kisah selengkapnya disini (link video)

 

Melalui gathering ini, relawan Tzu Chi Sinar Mas juga membagikan bingkisan cinta kasih berupa tas dan peralatan sekolah bagi para anak asuh beasiswa, serta bantuan bahan-bahan makanan kepada para pasien.

Dalam kesempatan gathering ini, juga turut hadir lima orang siswa pemenang Lomba Budaya Humanis Tingkat SD yang pada bulan Juli telah diselenggarakan di Perkebunan Sinar Mas wilayah Semitau. Ke-5 siswa tersebut merupakan pemenang juara pertama dari tiga kategori perlombaan, yaitu Lomba 52 Kata Perenungan Master Cheng Yen yang dibagi ke dalam 3 tingkatan kelas, Lomba Menggambar Humanis dan Lomba Bercerita Humanis.

Disambut dengan senyuman dan tepuk tangan, Faisal Munadi pemenang lomba bercerita humanis turut tampil di depan membawakan cerita yang bertemakan “Aku Anak Santun”.

Dalam pesan cinta kasihnya, Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food dan sekaligus Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Franky Oesman Widjaja mengutip salah satu kalimat yang disampaikan oleh Faisal Munadi.

“Kita harus belajar dari Faisal, Try the best, do the best, be the best!. Sekali lagi kita coba, try the best, do the best, be the best, we are the best”, ajaknya kepada para hadirin.

“Jadi kita berlomba berbuat kebajikan, jadi memang indah sekali cinta kasih ini ya”, tambahnya.

Momen Gathering Anak Asuh dan Pasien ini merupakan kesempatan bagi para relawan Tzu Chi Sinar Mas bersama penerima bantuan untuk menguatkan rasa atas keindahan cinta kasih universal. Relawan juga berharap, dengan kehadiran para tamu undangan, semakin banyak hati yang tergerak untuk membantu sesama sehingga cinta kasih dapat membuka harapan lebih banyak orang.

 

 

]]>