Super Puma – Sinar Mas /blog Mon, 03 Sep 2018 08:02:49 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png Super Puma – Sinar Mas /blog 32 32 Tim Satgas Tetap Patroli dan Pemadaman Karhutla Meskipun Lebaran Idul Adha /blog/?p=1817 Thu, 23 Aug 2018 02:01:33 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=1817 Meski lebaran Idul Adha 2018, tim Satgas Karhutla Riau tetap bekerja melakukan patroli rutin dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di beberapa wilayah di Riau. Sebagaimana diketahui kebakaran masih saja terjadi di Kabupaten Rokan Hilir sebagai daerah terparah dan Dumai.

Sebagaimana Intruksi Komandan Satgas Karhutla Riau Danrem 031/WB Brigjen TNI Sony Aprianto jangan sampai muncul asap pada saat pelaksanaan Asian Games di Jakarta dan Palembang. Sehingga pemadaman di lapangan tidak kenal lelah dan tidak mengenal waktu lagi.

Rabu (22/8) dimana seluruh umat Islam merayakan hari Idul Adha ternyata anggota Satgas Karhutla masih berjuang di lapangan melakukan pemadaman. Begitu juga yang melakukan patroli rutin.

“Hari ini kami tetap bekerja patroli dan Water Bombing. Ada beberapa titik yang kami lakukan Water Bombing di Rohil Dumai dan Pelalawan, “jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger kepada Tribun Rabu (22/8).

Menurut Edwar Sanger kata kunci pada tim Satgas Karhutla Riau adalah 247 yang berartikan 24 jam dan 7 hari berjibaku di lapangan melakukan Pemadaman. Ini dilakukan menurutnya demi Riau dan Indonesia bebas dari asap.

“Kawan-kawan satgas semua aktif dalam tugasnya masing-masing. Tim darat terdiri dari TNI Polri dan BPBD serta Manggala Agni yang terus melakukan patroli dan pemadaman dari darat. Ditambah tim udara yang dilakukan dengan water bombing, “ujar Edwar.

Selain melakukan pemadaman dengan Helikopter milik Satgas pihaknya juga dibantu Helikopter superpuma dari Sinarmas yang tentunya meringankan beban Satgas dalam melakukan Pemadaman melalui udara. “Pihak swasta juga Alhamdulillah ikut berperan membantu kami, seperti bantuan dari Helikopter Sinarmas melakukan Water Bombing, “ujarnya.

Sebagaimana hasil patroli Rabu pagi kebakaran lahan muncul lagi di Sungai sembilan Dumai dan Samsam Kandis, kemudian Bukit Kesuma Pelalawan. “Alhamdulillah semuanya dapat kami minimalisir agar tidak meluas. Pak Gubri dan Dansatgas terus memantau perkembangan setiap saat atas kondisi ini. Hujan yv turun beberapa saat ini juga sangat mendukung dalam upaya pemadaman dilapangan, “ujar Edwar Sanger.

Pihaknya juga tetap menghimbau masyarakat untuk jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena dengan kondisi kemarau kering saat ini sangat rawan terjadi kebakaran. “Kami menghimbau agar masyarakat jangan membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita jaga Riau agar bebas dari kabut asap,”jelasnya.

Sementara berdasarkan pantauan dari BMKG Rabu (22/8), titik panas di Riau hanya terpantau satu titik di Pelalawan 1 titik. Namun di daerah lain di Pulau Sumatera terpantau 52 titik panas diantaranya Jambi 19 Titik, Sumsel 15 titik, Bangka Belitung 12 titik, Lampung 3 titik, Bengkulu dan Kepri masing-masing 1 titik.

Sumber

]]>
Cegah Karhutla, APP Sinar Mas Siapkan 3 Helikopter /blog/?p=497 Mon, 30 Jan 2017 05:34:04 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=497 Peristiwa kebakaran hutan dan lahan di Riau pada 2015 lalu menjadi pelajaran penting bagi perusahaan kertas salah satunya Asia Pulp & Paper (APP) milik grup Sinar Mas.

Oleh karena itu, agar kebakaran tersebut tidak terulang pada tahun ini, Asia Pulp & Paper (APP) menyiapkan tiga helikopter Super Puma agar pemadaman kebakaran bisa cepat dilakukan.

“Tahun ini kami menyewa 3 Super Puma, supaya saat keadaan darurat segera bisa dioperasikan, sehingga kebakaran hutan yang masih kecil nantinya bisa dimatikan dalam keadaan cepat,” ujar Direktur Sinarmas Forestry Riau, Edie Haris dalam keterangannya, Senin (30/1/2017).

General Manager Fire Management Sinar Mas Forestry, Sujica W Lusaka menuturkan, total helikopter yang disiapkan pihaknya pada tahun ini berjumlah enam unit. Selain tiga Super Puma, helikopter lainnya yaitu dua unit jenis B3 dan satu unit Bell 412.

Seluruh helikopter tersebut akan beroperasi di wilayah konsesi Sinar Mas Forestry dan mitra APP, seperti di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

Pengoperasian helikopter itu pun tergantung kondisi masing-masing area, sesuai panduan sistem peringkat bahaya api (Fire Danger Rating System/FDRS).

Dia menyebutkan nilai investasi untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini, termasuk sewa helikopter yang kontraknya selama tiga tahun sekitar 30 juta dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 390 miliar (asumsi rupiah Rp 13.000 per dollar AS).

Selain menyewa helikopter, APP Sinar Mas bersama mitra pemasoknya juga merancang sebuah sistem yang dinamakan Manajemen Penanggulangan Kebakaran Terintegrasi. Sistem ini terbagi dalam empat pilar utama, yaitu persiapan, deteksi dini, respons cepat, dan pencegahan.

Dalam tahap persiapan, APP membagi menjadi empat langkah, di antaranya sistem komando bencana, membangun ruangan khusus yang disebut situation room center, pemetaan jalur patroli, dan menyiapkan regu pemadam kebakaran (RPK).

Para personel RPK terdiri dari 2.700 anggota terlatih dan bersertifikat yang tersebar di 266 pos pantau. RPK juga dilengkapi dengan 160 unit mobil pemadam kebakaran, 500 unit kendaraan patroli, dan 1.150 pompa air.

Selain itu, APP juga melakukan pencegahan dengan melibatkan masyarakat setempat, khususnya mereka yang tinggal di radius 5 kilometer dari konsesi Sinar Mas Forestry di Riau.

Mereka melakukan sosialisasi ke masyarakat dan bermitra dengan pemerintah daerah soal pencegahan kebakaran hutan.

Sekadar informasi, Super Puma merupakan helikopter pabrikan Airbus Helicopters yang bermarkas di Perancis, dan kemudian dirakit oleh PT Dirgantara Indonesia di Bandung. Helikopter dengan nomor registrasi PK-DAN ini memiliki kapasitas pengangkut air sampai dengan 4.000 liter.

(Sumber: Kompas.com )

]]>