Solar Panel – Sinar Mas /blog Tue, 12 Aug 2025 03:07:57 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png Solar Panel – Sinar Mas /blog 32 32 Dian Solar Bangun PLTS Atap Untuk Museum & Galeri SBY*ANI di Pacitan /blog/?p=4281 Tue, 12 Aug 2025 03:07:57 +0000 /blog/?p=4281 Museum & Galeri SBY*ANI di Pacitan, Jawa Timur menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 289,2 kilowatt-peak (kWp), hasil kolaborasi dengan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, bagian dari pilar energi dan infrastruktur Sinar Mas, melalui anak perusahaannya PT Daya Mas Agra Sejahtera (Dian Solar).

Peresmian PLTS Atap ini berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025, di Auditorium Museum & Galeri SBY-ANI. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil E. Dardak, serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Pacitan.

“Momentum ini adalah perlambang komitmen penggunaan panel surya di negeri kita juga menjadi perhatian para tokoh sekaligus negarawan,” ujar Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, saat ditemui terpisah pada Sabtu (9/8/2025).

PLTS Atap ini terdiri dari 416 panel surya yang mampu menghasilkan sekitar 328.000 kilowatt-jam (kWh) energi bersih setiap tahun. PT DSS memperkirakan pengoperasian sistem ini dapat mengurangi emisi karbon sebesar 262.400 kilogram CO per tahun atau setara dengan menanam hampir 12 ribu pohon.

Ferry mengatakan, kehadiran panel surya di institusi budaya seperti Museum dan Galeri SBY-ANI mencerminkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para tokoh nasional, terhadap pemanfaatan energi terbarukan. “Ini adalah simbol pemanfaatan panel surya telah menjadi perhatian berbagai kalangan. Harapannya, langkah ini menginspirasi lebih banyak pihak agar target bauran energi EBT sebesar 23 persen dapat tercapai lebih cepat,” ujarnya.

Proyek ini dibangun dan diselesaikan oleh Dian Solar, yang bertanggung jawab penuh atas proses perencanaan teknis, konstruksi, hingga berjalannya operasi sistem solar PV rooftop di Museum SBY*ANI.

Direktur Eksekutif Museum & Galeri SBY-ANI, Ossy Dermawan, mengatakan inisiatif ini sejalan dengan misi pembangunan nasional jangka panjang khususnya Asta Cita yang menempatkan transisi energi sebagai pilar utama. “Dengan kontribusi energi hijau dari institusi seperti museum ini, kita membuktikan bahwa visi transisi energi bisa diwujudkan secara konkret lewat kolaborasi dan penerapan teknologi di tingkat lokal,” kata Ossy.

Kolabrasi ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, bersama potensi masyarakat dapat mendorong proses transisi energi.

“Kami merasa terhormat dapat berkontribusi memperkuat niatan Museum & Galeri SBY*ANI sebagai gerbang multidimensional, yang memberi ruang bagi publik untuk terus belajar dan mengembangkan diri demi membangun kehidupan masa depan yang lebih baik. Salah satu di antaranya melalui pemanfaatan panel surya yang bukan hanya energi bersih namun juga ramah lingkungan serta mendukung transisi energi dan ekonomi rendah karbon,” ujar Lokita Prasetya, Wakil Presiden Direktur PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.

Hal yang oleh Executive Director Sinar Mas Hong Tjhin dalam pengantarnya mewakili manajemen Sinar Mas, dimaknai sebagai capaian berharga dalam menyediakan solusi energi bersih dan terbarukan di Indonesia. “Ketika museum yang sarat makna dan nilai sejarah memilih energi surya sebagai sumber dayanya, maka pilihan tersebut dapat menginspirasi banyak pihak: rumah tangga, institusi pemerintah, kawasan komersial, pendidikan, dan sektor lainnya, untuk mengambil langkah serupa,” ujar Hong Tjhin yang juga Ketua Umum Eka Tjipta Foundation.

Dengan peresmian ini, Sinar Mas melalui DSSA dan Dian Solar menegaskan perannya dalam mendukung peta jalan energi bersih nasional. Melalui penerapan teknologi, kemitraan strategis, dan pelibatan masyarakat, proyek ini menjadi contoh nyata sinergi antara inovasi, pelestarian warisan budaya, dan keberlanjutan lingkungan.

]]>
Bangun Manufaktur Panel Surya, Sinar Mas Gandeng Mitra dari China /blog/?p=3941 Thu, 19 Oct 2023 06:56:19 +0000 /blog/?p=3941 Upaya bersama mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan sebagai pendorong industrialisasi di Indonesia yang lebih efisien, ramah lingkungan berkelanjutan, terwujud lewat penandatanganan kerja sama pembentukan perusahaan patungan (joint ventures company).

Joint ventures antara Sinar Mas, Trina Solar Co. Ltd., PT Agra Surya Energy, dan PT PLN (Persero) terjadi dalam Forum Bisnis Indonesia-Republik Rakyat China di China World Hotel, Beijing, Senin (16/10/2023).

“Kemitraan ini memungkinkan laju industrialisasi di Indonesia berlangsung secara berkelanjutan karena potensi energi baru dan terbarukan tersedia melimpah, yang secara bersamaan pemanfaatannya juga turut membentuk ekosistem ekonomi hijau di Indonesia,” ujar Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman setelah penandatanganan yang disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Presiden RI Jokowi menyaksikan penandatanganan kerja sama pembentukan perusahaan patungan (joint ventures company) antara Sinar Mas, Trina Solar Co. Ltd., PT Agra Surya Energy, dan PT PLN (Persero) dalam Forum Bisnis Indonesia-Republik Rakyat China di China World Hotel, Beijing, Senin (16/10/2023).

Dalam kegiatan yang digagas oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia Komite Tiongkok ini, Sinar bersama para mitranya melanjutkan shareholders agreement pembentukan perusahaan patungan yang telah berlangsung di Jakarta, Rabu (11/10/2023) lalu.

Saat itu, Sinar Mas Board Member, Franky Oesman Widjaja menyatakan jika upaya kolaborasi ini penting dilakukan sejalan dengan komitmen bersama mendukung transisi ke sumber energi terbarukan.

”Ini akan menjadi langkah yang sangat progresif untuk mengakselerasi pemanfaatan energi terbarukan, di mana proyek yang kita lakukan ini mempunyai banyak ruang untuk terus dikembangkan ke depan,” ucap Franky.

Sebelumnya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (salah satu pilar usaha Sinar Mas), PT Agra Surya Energy dan Trina Solar yang bersama-sama membentuk PT Agra Surya Energy, dengan menggandeng PLN Indonesia Power Renewables, pada bulan Agustus lalu, mengusung PT Trina Mas Agra Indonesia telah memulai pembangunan pabrik sel dan panel surya terbesar di Indonesia yang berada di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah.

Forum Bisnis Indonesia-Republik Rakyat China di China World Hotel, Beijing, Senin (16/10/2023)
Forum Bisnis Indonesia-Republik Rakyat China di China World Hotel, Beijing, Senin (16/10/2023)

Menurut Ferry, selain pembangunan pabrik panel sel serta panel surya bernilai investasi lebih dari 100 juta dollar AS di Kendal, Sinar Mas juga telah mendorong pemanfaatan energi surya secara meluas di berbagai fasilitasi produksi serta areal kelolaan pilar bisnisnya, pengembangan kota pintar mengedepankan konstruksi bangunan hijau, berikut berfokus pada pengembangan bahan bakar nabati berbasis minyak kelapa sawit mentah.

]]>
Tjiwi Kimia Bangun PLTS Atap Terbesar di Indonesia /blog/?p=3932 Tue, 03 Oct 2023 03:27:50 +0000 /blog/?p=3932 Unit usaha Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (Tjiwi Kimia) meresmikan pengoperasian instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap terpasang pada area seluas 11.4 hektare (ha) dengan kapasitas 9,8 megawatt peak (MWp).

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Tjiwi Kimia untuk mendorong praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta mendukung pencapaian target dekarbonisasi dari Pemerintah Indonesia.

Peresmian tersebut bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Tjiwi Kimia ke-51 tahun, Minggu (2/10/2023). Instalasi PLTS ini diharapkan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) hingga 12,400 ton CO2e setiap tahunnya.

Instalasi ini melibatkan 11 bangunan besar, dengan memanfaatkan potensi dari atap bangunan tanpa mengganggu area terbuka hijau. Dengan listrik yang dihasilkan, harapannya dapat mendukung keperluan penerangan serta produksi lainnya.

Ke depannya, instalasi serupa akan dilakukan di seluruh mills APP Sinar Mas.

PLTS atap terpasang pada area seluas 11.4 ha dengan kapasitas 9.8 MWp di pabrik Tjiwi Kimia.

Suhendra Wiriadinata, Direktur Utama PT Tjiwi Kimia mengatakan, pihaknya fokus pada prinsip-prinsip keberlanjutan dan berkomitmen menjalankan usaha dengan memperhatikan aspek lingkungan, ekonomi, sosial, dan tata kelola yang baik.

“Adopsi teknologi solar panel ini adalah wujud nyata dari dedikasi kami untuk berkontribusi menciptakan masa depan yang lebih baik dengan melakukan proses dekarbonisasi,” ujarnya.

Langkah Tjiwi Kimia ini sejalan dengan komitmen peningkatan kinerja ESG yang lebih baik dalam setiap kegiatan bisnis dan operasional APP Sinar Mas, yang juga tertuang dalam Sustainability Roadmap Vision 2030. Penerapan prinsip-prinsip ESG merupakan aspek penting dari rangkaian operasional Perusahaan, yang harus dijadikan fokus karena akan berdampak signifikan pada kelangsungan usaha jangka panjang.

Penerapan prinsip ESG dalam aspek produksi antara lain dengan pengurangan jejak karbon (dekarbonisasi) melalui praktik kerja terbaik, salah satunya dengan menggunakan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan. Selain itu juga dilakukan peningkatkan komposisi energi terbarukan dalam bauran energi dan mengurangi konsumsi energi.

Ikut hadir dalam peresmian tersebut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia memberikan apresiasi atas inovasi Tjiwi Kimia.

“Melalui inisiatif ini, Tjiwi Kimia telah menunjukkan bagaimana industri dapat berkembang dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Managing Director Sinar Mas Saleh Husin mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melihat PLTS di Tjiwi Kimia

Kofifah juga menambahkan, bahwa untuk sebuah korporasi, PLTS Atap yang dibangun Tjiwi Kimia ini merupakan yang terbesar di Indonesia.

“Apa yang dilakukan oleh Tjiwi Kimia menjadi referensi tidak hanya bagi perusahaan di Jawa Timur, tapi juga di Indonesia,” ungkapnya.

Suhendra menambahkan, dalam konteks yang lebih luas, adopsi teknologi solar panel oleh Tjiwi Kimia sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk mencapai zero emisi dan mendorong FOLU Net Sink 2030. Penerapan teknologi ini dalam proses produksi kertas tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memastikan pengurangan emisi karbon secara signifikan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Managing Director Sinar Mas Saleh Husin dan Direktur Utama PT Tjiwi Kimia, Suhendra Wiriadinata saat meresmikan PLTS atap terpasang pada area seluas 11.4 ha dengan kapasitas 9.8 MWp di pabrik Tjiwi Kimia.

Dengan berkontribusi aktif dalam pencapaian target pemerintah, Tjiwi Kimia memperlihatkan peran aktif industri dalam penciptaan masa depan yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari inisiatif berkelanjutan, Tjiwi Kimia juga berencana untuk memperluas penggunaan panel surya ini melalui Program PLTS Atap Tahap 2 yang telah dimulai persiapan lapangannya. Program Tahap 2 ini akan dibangun secara bertahap sesuai hasil studi kelayakan. Setiap langkah yang diambil memperkuat visi Tjiwi Kimia untuk berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kami di Tjiwi Kimia yakin bahwa inovasi dan kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan masa depan industri yang berkelanjutan di Indonesia,” tutup Suhendra.

]]>