SMART – Sinar Mas /blog Mon, 06 Dec 2021 06:24:45 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png SMART – Sinar Mas /blog 32 32 Berburu Pahala Ramadan ala Sinar Mas /blog/?p=2239 Tue, 14 May 2019 09:01:20 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=2239 Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang ketersediaan dan harganya perlu dijaga, terutama di bulan Ramadan. Untuk itu, Sinar Mas mengadakan Bazaar Rakyat setiap tahunnya di berbagai kota.

Serba-Serbi Bazaar Rakyat

Bazaar Rakyat bukan sekadar bazar. Acara ini digelar sejak 2005 di berbagai kota di Indonesia sebagai komitmen untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan minyak goreng selama bulan Ramadan. Di setiap titiknya, minyak goreng kemasan FILMA dan Kunci Mas dijual dengan harga terjangkau. Hingga saat ini, Sinar Mas telah mendistribusikan lebih dari 30 juta liter minyak goreng.

Serba-Serbi Bazaar Rakyat

Karena dianggap telah membantu kehidupan masyarakat, acara Bazaar Rakyat pernah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2008 sebagai perusahaan yang konsisten dan berkesinambungan menyalurkan minyak goreng murah bagi kaum miskin.

Managing Director Sinar Mas G. Sulistyanto saat menerima penghargaan MURI di tahun 2008

Di Ramadan 1440 Hijriah/2019 Masehi, Bazaar Rakyat kembali berlangsung. Salah satu titik pelaksanaan adalah di lingkungan Madrasah Mu’allimin, Patangpuluhan, Yogyakarta, Senin (13/5/2019). Pada kesempatan ini, Sinar Mas menyediakan sebanyak 3.000 liter minyak goreng kemasan seharga Rp 8.000 per liter.

“Bazar dan wakaf hari ini adalah sebagian dari upaya kami untuk peduli dan berbagi kepada masyarakat sekitar. Seperti yang pernah Buya sampaikan pada kami, jika seluruh komponen bangsa, termasuk sektor privat mesti mengambil peran dalam mengurangi kesenjangan sosial, juga ekonomi,” jelas Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin disela mendampingi H. Ahmad Syafii Maarif yang lebih dikenal sebagai Buya Syafii Maarif melayani warga sekitar.

Selain bazar, di tempat yang sama, Sinar Mas melalui Yayasan Muslim Sinar Mas juga mewakafkan secara simbolik 1.000 mushaf Alquran kepada Buya Syafii Maarif yang nantinya akan diteruskan ke sejumlah masjid dan madrasah di Yogyakarta.

Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas Saleh Husin bersama Tokoh Muhammadiyah Buya Syafii Maarif melayani warga (Sumber: Dokumentasi Sinar Mas)

“Kegiatan ini adalah kesempatan bagi Sinar Mas menjalankan program corporate social responsibility yang mengedepankan produk dan merek andalan sendiri. Sembari mengaplikasikan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, beserta semangat berbagi dan silaturahim dengan sesama di bulan Ramadan,” Saleh menambahkan.

Sebagai informasi, Bazaar Rakyat didukung oleh salah satu pilar usaha Sinar Mas, yaitu PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (PT SMART) yang menyediakan beragam minyak goreng kemasan, seperti Filma, Kunci Mas, ataupun Mitra.

Sedangkan Alquran yang diwakafkan merupakan dukungan dari Asia Pulp & Paper Sinar Mas. Seluruh kertas Alquran yang diwakafkan dicetak menggunakan kertas premium Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP) yang dikembangkan oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang bagi pencetakan kitab suci dan buku agama. Quran Paper yang memenuhi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan ini, hingga 90 persen produksinya di ekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika. Dibawah naungan Yayasan Muslim Sinar Mas, kegiatan wakaf Alquran telah menyalurkan lebih dari satu juta mushaf Alquran, Juz Amma, serta Alquran Braille ke seluruh Indonesia.

]]>
Menperin resmikan pabrik oleokimia Sinar Mas Cepsa di Dumai /blog/?p=1042 Mon, 09 Oct 2017 02:00:58 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=1042 Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meresmikan pabrik oleokimia PT Energi Sejahtera Mas dengan nilai investasi mencapai Rp4,77 triliun di Kawasan Industri Lubuk Gaung Kota Dumai, Kamis.

Pabrik oleokimia pertama di Indonesia itu dikelolal Sinar Mas Cepsa, patungan antara Golden Agri Resources Ltd (GAR) dan induk usaha PT SMART Tbk, dengan bahan baku minyak kelapa sawit yang berkelanjutan.

Pabrik oleokimia tersebut akan memproduksi asam lemak dan lemak alkohol berkapasitas 160,000 MT per tahun ini memiliki pangsa pasar di kawasan Asia, Eropa Timur dan Eropa Barat.

Peresmian pabrik ini dihadiri juga Chairman CEPSA dan Menteri Energi Uni Emirat Arab H.E. Suhail Al Mazrouei, Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food Franky O. Widjaja, CEO Sinar Mas CEPSA Kung Chee Wan, Dubes Spanyol untuk Indonesia, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Wali Kota Dumai Zulkifli As, Bupati Rokan Hilir Suyatno dan sejumlah unsur pimpinan daerah Provinsi Riau dan Kota Dumai.

“Usaha patungan ini akan memproduksi alkohol lemak berbasis nabati serta turunannya yang terdepan dengan skala global dan pasokan bahan baku yang berkelanjutan,” kata Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food Franky O. Widjaja.

Disebutkan, peluncuran pabrik di Dumai ini merupakan langkah penting untuk mencapai visi perusahaan menjadi produsen alkohol lemak berbasis nabati terdepan dan dapat meningkatkan nilai tambah bagi turunan kelapa sawit serta menciptakan lapangan kerja baru di Riau khususnya dan Indonesia umumnya.

Perusahaan kelapa sawit terbesar kedua di Indonesia dan terpusat di Madrid Spanyol ini, lanjutnya, membuka pabrik baru di Dumai akan membuka 300 lapangan kerja dan memproduksi 160.000 metrik ton alkohol per tahun karena semakin diminati sebagai bahan baku produk perawatan pribadi dan deterjen cair.

Pabrik Dumai sepenuhnya telah beroperasi secara mandiri dan menghasilkan listrik, mengolah limbah dan mengelola logistik sendiri, berlokasi strategis dan kilang minyak telah sertifikasi RSPO.

“Kita juga memiliki area tanam dengan total luas nasional mencapai lebih 480 ribu hektare dan menciptakan lapangan kerja 170.700 tenaga kerja indonesia,” kata Vice Chairman dan CEO Cepsa Pedro Mino.

Fokus utama perusahaan adalah memproduksi minyak kelapa sawit secara berkelanjutan, dan di Indonesia melakukan kegiatan utama meliputi budidaya dan pengolahan tandan buah segar menjadi crude palm oil dan inti sawit, penyulingan jadi produk minyak goreng, margarin, biodiesel.

 

[Sumber: Antaranews]

]]>
PT Dami Mas Berhasil Produksi 3 Juta Benih di Semester I /blog/?p=966 Mon, 28 Aug 2017 03:00:37 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=966 Produsen benih kelapa sawit PT Dami Mas Sejahtera menyumbang 3 juta butir benih sawit pada produksi nasional di semester I 2017. Terhitung sejak Januari hingga Juni 2017, produksi benih sawit secara nasional sebesar 26,5 juta butir.

Tony Liwang, Direktur PT Dami Mas Sejahtera menyebut, tahun ini penjualan nasional tidak lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Tony juga menyebut, meski produksi benih sawit PT Dami Mas Sejahtera tetap tumbuh, namun petumbuhannya tergolong kecil.

“Paling tumbuh hanya sekitar 100.000 butir dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhannya tidak siginifikan,” jelas Tony.

Menurut Tony, salah satu alasan pertumbuhan produksi benih yang mini adalah sulitnya mencari lahan baru untuk penanaman baru, serta tidak dilakukannya peremajaan (replanting). Tony mengungkapkan, seharusnya peremajaan sudah dilakukan sejak tahun lalu atau semester I tahun ini. Sayangnya, peremajaan tersebut tidak kunjung dilakukan.

“Saya harap replanting tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi swasta juga,” tutur Tony.

Tahun ini, Tony mengaku penurunan permintaan benih sawit tidak hanya dialami oleh Indonesia, tetapi juga secara global. Karena itu, Dami Mas Sejahtera menyesuaikan dengan pasar.

“Produksi kami tergantung permintaan nasional. Kalau nasional permintaannya turun, agak aneh juga kalau kami naik sendiri. Dulu kita coba ekspor, ternyata secara global juga sedang tidak bagus,” kata dia.

Saat ini Dami Mas menguasai 12%-20% dari pasar nasional dengan harga jual benih sawit sebesar Rp 10.500 per butir. Sementara harga jual benih dari berbagai produsen sebesar Rp 9.000 – Rp 10.00 per butir.

“Harganya juga tergantung pembelian. Semakin banyak semakin murah,” tutur Tony.

Untuk info lebih lanjut terkait bibit dari Dami Mas, silakan menghubungi langsung PT. DAMI MAS SEJAHTERA di nomor telepon Telp: 021-50338899; 08811881199, atau mengirimkan email ke sales@damimas.com. (Sumber: http://damimas.com/new/web/contact)

Sumber Berita: Kontan – Foto: Reuters

]]>
Sekolah Eka Tjipta : Lowongan Guru /blog/?p=1016 Fri, 25 Aug 2017 09:39:58 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=1016

Sekolah Eka Tjipta merupakan sekolah yang dikelola oleh Eka Tjipta Foundation (ETF) di lokasi perkebunan kelapa sawit milik PT Sinar Mas Agribusiness and Food Tbk (PT SMART Tbk). Lokasi Sekolah Eka Tjipta berada di wilayah Kalimantan.

Dalam usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan operasional perusahaan, kami mengundang sumber daya manusia yang kreatif, dapat diandalkan dan memiliki dedikasi terhadap dunia pendidikan untuk berkembang bersama mewujudkan sekolah-sekolah yang memenuhi standar nasional pendidikan Indonesia di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

 

Kami membuka kesempatan untuk posisi :

 

GURU SD / SMP

  • Agama Islam
  • Agama Kristen
  • Bimbingan Konseling
  • Bahasa Indonesia
  • Matematika
  • Pendidikan Guru SD
  • Seni Budaya
  • Fisika

Kualifikasi :

  • Lulusan S1 PGSD atau S1 Kependidikan yang telah memiliki akte mengajar
  • Tidak terbuka untuk Peserta atau pendaftar Program Sarjana Mendidik di daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (SM3T)
  • Memahami penyusunan kurikulum dan manajemen kelas
  • Mampu dengan cepat menyesuaikan diri di lingkungan budaya yang berbeda
  • Bersedia ditempatkan di lingkungan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan

 

Kompensasi yang didapat :

  • Gaji bulanan serta tunjangan jabatan dan tunjangan mengajar
  • Rumah dengan fasilitas listrik dan air bersih gratis
  • Bantuan perjalanan cuti
  • Fasilitas pengobatan di klinik setempat
  • Kesempatan pengembangan diri melalui pelatihan maupun penugasan tertentu
  • Biaya penempatan ke lokasi ditanggung oleh perusahaan

 

Bagi yang berminat dan memiliki kualifikasi di atas,

silakan mengirimkan dokumen lamaran ke alamat berikut :

 

Email : recruitment@sinarmas-agri.com

(Tuliskan “Guru_Mata Pelajaran yang Dilamar” pada subject email dan attachment tidak lebih dari 2 MB paling lambat 2 September 2017)

 

]]>
Mentega dan Margarin /blog/?p=895 Thu, 03 Aug 2017 07:00:20 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=895

 

Mentega dan margarin sering disamakan, padahal keduanya merupakan produk yang jauh berbeda, mulai dari bahan pembuat, kegunaan, hingga sifat masing-masing. Supaya tidak salah pilih, simak informasi perbedaan mentega dan margarin berikut ini.

Bahan dan Tekstur

Dikenal dengan nama butter, mentega terbuat dari krim atau susu sapi, kambing, atau domba. Tapi di Indonesia, kebanyakan ditemui mentega yang terbuat dari susu sapi, yang telah melalui proses pasteurisasi sehingga produk yang dihasilkan lebih aman dan tidak cepat basi. Tekstur mentega pun lembek dan mudah leleh jika tidak disimpan di suhu dingin.

Sebaliknya, margarin justru dibuat dari dari lemak nabati yang terkandung dalam minyak sayur. Untuk membuat teksturnya lebih padat, ditambahkan pengemulsi agar tetap tahan lama dan tidak cepat leleh, walau dibiarkan di luar kulkas.

Kegunaan

Biasanya mentega ini digunakan sebagai bahan dalam pembuatan cake maupun kue kering, atau olesan roti, karena aroma susu yang kuat, gurih, dan hasil akhirnya lembut. Sedangkan margarin sering digunakan untuk membuat kue basah atau cake untuk mendapatkan adonan yang lebih kokoh. Selain itu, karena terbuat dari minyak sayur, produk ini juga digunakan untuk menumis dan proses mengolah makanan lainnya.

Umumnya, untuk membuat cake, mentega dan margarin dicampur dengan perbandingan 1:1, untuk mendapatkan aroma yang enak dari mentega dan tekstur kue yang lebih kokoh dari margarin. Begitu juga dengan kue kering yang lebih renyah dan aromanya sedap, gunakan campuran kedua produk tersebut.

Nutrisi

Pada dasarnya, mentega dan margarin memiliki jumlah kalori yang sama. Mentega mengandung lemak alami dan vitamin A, D, E, juga K untuk menjaga kesehatan penglihatan, menguatkan tulang, dan baik bagi kesehatan tubuh. Kandungan lemaknya cukup tinggi, sekitar 80 persen, karena berpengaruh pada tekstur dan citarasanya. Oleh karena itu, kandungan kolesterol dan lemak jenuh mentega lebih tinggi ketimbang margarin.

Sedangkan margarin dibuat sebagai pengganti butter, dengan kandungan lemak yang lebih rendah. Karena komponen utama margarin adalah minyak sayur, kadar kolesterol dan lemak jenuhnya lebih rendah dibanding mentega. Untuk membuat teksturnya padat, banyak produsen memasukkan lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Tapi kini, untuk alasan kesehatan banyak digunakan minyak kelapa sawit sebagai gantinya.

Mana yang Lebih Sehat?

Dilihat dari bahan dasarnya, margarin lebih aman bagi kesehatan karena tidak mengandung lemak hewani. Kolesterol dan lemak jenuh yang terdapat di dalam margarin pun tidak setinggi mentega, sehingga lebih rendah risiko terkena penyakit jantung maupun stroke.

Margarin yang terbuat dari minyak nabati juga kaya lemak tak jenuh, Omega 6 dan 9 seperti yang dimiliki Filma Margarin. Margarin serbaguna ini dapat menjaga kadar kolesterol, dan vitamin A, B1, B2, B3, D, dan E yang baik bagi kesehatan. Jangan ragu memilih Filma Margarine karena kandungannya yang bebas kolesterol, bebas lemak trans, dan halal karena terbuat dari 100 persen lemak nabati.

Pilih produk yang terbaik sesuai dengan kebutuhan dan lebih teliti dalam memilih yang rendah kolesterol, lemak jenuh, serta bebas lemak trans.

 

[Sumber : SMART – Sukamasak]

]]>
10 Fakta Minyak Goreng Filma /blog/?p=921 Tue, 25 Jul 2017 03:00:46 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=921 Produk unggulan minyak kelapa sawit olahan produksi PT. SMART, Tbk. yaitu salah satunya Filma telah merambah masyarakat Indonesia. Yuk, simak 10 fakta menarik tentang minyak goreng Filma:

 

[Sumber: SMART]

 

]]>
Tips Memasak dengan Minyak Kelapa Sawit Pilihan /blog/?p=891 Thu, 20 Jul 2017 03:00:00 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=891

 

Mengolah makanan dengan cara menggoreng sudah lazim dilakukan untuk menambah citarasanya. Sayangnya, cara memasak yang kurang tepat tidak hanya mengurangi rasanya, tapi juga dapat membahayakan kesehatan, terutama menggunakan minyak goreng berulangkali dengan alasan berhemat.

Sebaiknya, minyak goreng digunakan maksimal dua kali sebelum warnanya berubah menghitam. Hal ini dilakukan untuk menghindari perubahan senyawa dalam minyak goreng menjadi lemak jenuh, pemicu risiko penyakit jantung dan stroke. Ada beberapa cara lebih sehat yang bisa dilakukan saat memasak dengan minyak goreng bekas berikut ini.

Pemilihan Minyak Goreng

Setiap minyak goreng memiliki tingkat kejernihan yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh kandungan karotenoid atau beta karoten (pro vitamin A) yang berasal dari kelapa sawit. Hal ini membuatnya tidak mudah menghitam saat digunakan untuk menggoreng seperti Filma Signature yang terbuat dari kelapa sawit segar pilihan.

Filma Signature merupakan varian baru dari Filma yang memadukan minyak kelapa sawit pilihan yang memiliki betakaroten alami, vitamin D dan vitamin E serta minyak zaitun (extra virgin olive oil) yang memiliki antioksidan polifenol yang baik untuk jantung. Minyak goreng ini pun sangat aman dikonsumsi karena telah mendapat sertifikat halal dan pengakuan dari BPOM sejak 20 tahun yang lalu.

Menyaring Minyak

Sebelum menggunakan minyak goreng yang telah digunakan satu atau dua kali, pastikan untuk menyaringnya terlebih dahulu. Sisa makanan yang ada dalam minyak goreng dapat merusak ikatan kimia minyak dan membuatnya cepat terbakar saat dipanaskan. Selain itu, remah-remah yang tersisa juga dapat menempel pada gorengan, yang dapat membuat citarasanya jadi kurang sedap.

Pisahkan Minyak Bekas

Seharusnya gorengan ini rasanya gurih, tapi kok manis? Ini biasanya terjadi saat minyak yang digunakan telah menyerap citarasa makanan yang digoreng sebelumnya. Selain perubahan rasa, minyak bekas pun juga dapat mempengaruhi aroma, misalnya setelah dipakai untuk menggoreng ikan atau bawang. Pastikan untuk memisah minyak goreng bekas agar tidak mengubah rasa maupun aroma makanan. Menggunakan minyak bekas itu boleh-boleh saja, asal perhatikan adanya perubahan warna, menjadi buram, atau berbau.

 

[Sumber: SMART – Sukamasak]

]]>
Membangun budaya inovasi untuk mendorong bisnis berkelanjutan /blog/?p=884 Mon, 17 Jul 2017 04:29:53 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=884

 

Pemikiran inovatif diperlukan untuk merespons tantangan industri secara efektif sambil tetap memenuhi permintaan pasokan komoditas tersebut. Siapa yang lebih pantas membuat perubahan yang berarti selain mereka yang bekerja secara langsung dengan benih itu sendiri? Selama satu dekade terakhir, GAR telah mendorong perkembangan pemikiran inovatif untuk membantu industri ini berkembang.

Sinar Mas Plantation Conference (SMPC) telah menjadi forum utama dalam berbagi gagasan-gagasan inovatif seperti ini, dan pada acara yang dihadiri oleh 400 pemimpin pabrik dan perkebunan GAR, terdapat 44 inovasi yang dicetuskan oleh karyawan yang dipresentasikan dan dipilih untuk diimplementasikan lebih lanjut. Mulai dari pembuatan alat suntik hama yang ergonomis untuk meningkatkan produktivitas, sampai merancang penggunaan lain dari produk sampingan kelapa sawit yang dapat di daur ulang dari bahan limbah, konferensi kali ini merupakan wadah untuk berbagi antara karyawan dari berbagai divisi. Mulai dari pembuatan alat suntik hama yang ergonomis untuk meningkatkan produktivitas, sampai merancang penggunaan lain dari produk sampingan kelapa sawit yang dapat di daur ulang dari bahan limbah, konferensi kali ini merupakan wadah untuk berbagi antara karyawan dari berbagai divisi.

 

 

Sejak dimulainya SMPC, lebih dari 117 gagasan karyawan telah berhasil dikembangkan untuk menetapkan standar yang lebih baik bagi organisasi. Banyak dari inovasi ini didorong oleh keinginan untuk menjadi lebih ramah lingkungan karena tim dari perkebunan kelapa sawit dan pabrik menerapkan Kebijakan Sosial & Lingkungan GAR (GSEP) sebagai peta jalan untuk memandu proses berpikir inovatif karyawan.

Keberlanjutan adalah bagian dari DNA kami dan perusahaan mendorong karyawan pabrik kami untuk berkontribusi pada cara-cara baru yang lebih baik dalam mengelola operasi, menetapkan standar yang lebih tinggi dalam bagaimana kami beroperasi secara berkelanjutan. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan sebuah terobosan dalam menumbuhkan bahan tanam kelapa sawit dengan hasil panen tinggi – Eka 1 dan Eka 2 – yang dikembangkan di pusat penelitian kami. Keduanya akan memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas panen ke tingkat tertinggi di industri ini di lahan perkebunan yang sudah ada, sehingga berkontribusi terhadap produksi kelapa sawit secara berkelanjutan.

 

[Sumber : SMART]

]]>
Langkah PT SMART Tbk. merangkul generasi muda Indonesia untuk masa depan industri kelapa sawit berkelanjutan /blog/?p=865 Wed, 12 Jul 2017 03:00:36 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=865 Industri kelapa sawit telah memberikan kontribusi yang sangat besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut riset yang dilakukan oleh Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), tercatat pada tahun 2016 produksi CPO (Crude Palm Oil) mencapai 31,5 juta ton dan nilai ekspor produk kelapa sawit menyentuh angka Rp 260,68 triliun. Kemampuan industri kelapa sawit menyerap tenaga kerja hingga 21,2 juta orang pada tahun 2016 menjadi salah satu faktor betapa pentingnya merangkul para mahasiswa sebagai calon pemimpin bisnis masa depan Indonesia dan membantu mereka mempelajari lebih lanjut  tentang industri ini.

Oleh karena itu sejalan dengan pertumbuhan tersebut, SMART belum lama ini melakukan serangkaian kegiatan untuk mempromosikan karir di industri kelapa sawit bagi para mahasiswa di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini mencakup pengenalan ragam profesi di industri kelapa sawit mulai dari pegawai keberlanjutan dan pembina petani di industri hulu hingga ahli kimia dan koki di industri hilir.

 

 

 

Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dilakukan bersama dengan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya.  Program kerjasama ini mencakup kegiatan pemagangan (internship), kuliah tamu, bursa karir dan rekruitmen mahasiswa. Penandatanganan tersebut dilakukan dalam seminar nasional bertemakan ‘Peran Produk Agroindustri Berbasis Pangan dalam Meningkatkan GNP Indonesia’. Pada acara tersebut, CEO Perkebunan Sinar Mas untuk Kalimantan Barat Susanto Yang diundang sebagai pembicara utama yang mempresentasikan topik “Peran Minyak Kelapa Sawit dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”. Seminar ini dihadiri oleh 300 peserta dari kalangan mahasiswa dan umum.

Universitas Brawijaya juga menyelenggarakan National Essay Competition dengan tema ‘Strategi Pemanfaatan Limbah Agroindustri’. Head of Employer Branding PT SMART Aditya Granada bertindak sebagai juri final bersama dengan dua juri lainnya untuk menentukan pemenang dari 10 karya terbaik mahasiswa. Lomba essay ini diikuti oleh wakil dari berbagai universitas negeri dan swasta ternama di Indonesia seperti Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Kristen Petra Surabaya, Universitas Gajah Mada, dan lainnya.

Untuk mempromosikan SMART di lingkungan universitas sekaligus mendukung para pengusaha lokal, perusahaan juga menyelenggarakan Sweet & Spicy Food Festival. Sebanyak 25 stan yang berpartisipasi terdiri dari UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) lokal Malang dan para siswa menjual berbagai makanan manis dan pedas. Ada juga acara live music dan ‘Simple Dish Competition’ dengan menggunakan seblak sebagai bahan utama yang dimasak dengan produk perusahaan, minyak goreng Filma Signature. Selain itu, perusahaan juga membagikan satu kantong minyak goreng Filma kepada setiap stan yang ikut berpartisipasi.

 

[Sumber: SMART]

]]>
PT SMART Tbk. Hasilkan Benih Sawit Unggulan Terbaru /blog/?p=859 Mon, 10 Jul 2017 02:30:26 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=859  

Masih rendahnya produktivitas kebun sawit nasional yang baru mencapai 3,8 ton CPO/ha/tahun, menjadi alasan salah satu produsen benih sawit nasional ini yaitu PT SMART Tbk. untuk terus menghasilkan produksi benih sawit unggul. Upaya mencari bahan tanaman unggul sawit ini dilakukan lantaran potensi produktivitas kelapa sawit bisa mencapai hasil lebih dari saat ini. Bahkan negara tetangga saja produktivitas kebun sawitnya telah mencapai 4,8 ton CPO/ha/tahun.

Rendahnya produktivitas ini juga menjadi alasan sebagian pengelola perkebunan kelapa sawit, utamanya petani, untuk terus meningkatkan produksi minyak sawitnya dengan memperluas lahan (ekstensifikasi). Padahal, kondisi saat ini dengan regulasi ketat dan lahan yang sudah tidak lagi mudah didapat, mendongkrak hasil produksi tidak lagi mudah dilakukan dengan cara menambah lahan baru. Sehingga kedepan peningkatan produksi minyak sawit nasional masih bisa dilakukan hanya saja dengan memperbaiki potensi produktivitas dari bahan tanamannya.

 

 

Melihat kondisi demikian, semenjak 1997 lalu, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART) Tbk., berupaya melakukan riset untuk menghasilkan benih sawit unggul. Terbukti semenjak saat itu riset benih sawit yang dilakukan perusahaan membuahkan hasil. Benih sawit unggul bernama Dami Mas 1 hingga 4 pun menjadi buah kerja keras perusahaan dengan potensi produksi minyak mencapai 7,5 sampai 8 ton CPO/ha/tahun. Tidak puas hanya menghasilkan benih sawit dengan produktivtas mencapai 8 ton CPO/ha/tahun, maka di tahun 2007 lalu, PT SMART Tbk sepakat untuk mengembangkan benih sawit unggul dengan teknologi kultur jaringan (kuljar).

Direktur Utama PT SMART Tbk., Daud Dharsono mengatakan, disamping terus memproduksi benih sawit unggul dengan teknologi konvensional, juga pihaknya terus berupaya untuk menghasilkan benih sawit unggul dengan potensi produksi yang mampu melebihi benih sawit unggul dari hasil teknologi konvensional.

[Sumber: Info Sawit]

 

]]>