Warning: Undefined variable $needReplaceWords in /var/www/html/uzcms/skylinelendingus.com/index.php on line 1355
Anjungan Sinar Mas menampilkan ragam inisiatif sosial serta program filantropi dari sejumlah pilar bisnis nya yang berlangsung di berbagai lokasi. Asuransi Sinar Mas melalui Rumah Kreatif Sinar Mas membawa kain Humbang Shibori produk kriya kaum perempuan di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara yang telah mendapatkan pendampingan guna memproduksi tenun ikat dengan konsep eco fashion menggunakan bahan organik sehingga seluruh limbahnya terdaur ulang secara alamiah.
Para pengunjung juga disuguhi kopi arabika dari kebun para petani asal Desa Sirisiri, Kecamatan Dolok Sanggul yang bernaung dalam Gabungan Kelompok Tani Mutiara Kasih, dan mendapatkan pelatihan dari Asuransi Sinar Mas bersama pemerintah daerah setempat serta Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI). Melalui praktik agribisnis terbaik, diharapkan mereka dapat meningkatkan kualitas, produktivitas sekaligus berinovasi dalam ragam produk.
Asia Pulp & Paper Sinar Mas menyajikan aneka produk panganan yang dihasilkan kaum perempuan di Kabupaten Perawang, Riau dan Tanjung Jabung Barat, Jambi, berupa kripik tempe, krupuk udang dan krupuk ikan. Pendampingan di Riau melibatkan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, sementara di Jambi oleh PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry. Program Desa Makmur Peduli Api di Jambi menampilkan ragam produk olahan dari jahe merah yang dibudidayakan Kelompok Wanita Mekar Wangi. Sudah barang tentu, tampil pula produk kriya bernilai tambah dengan bahan baku kertas, tepatnya kertas bekas yang diolah dengan konsep reuse, reduce and recycle. Mereka adalah binaan dari PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tangerang Mill.
Sinar Mas Land yang hadir melalui BSD City mengajak para aktivis Rumah Pintar BSD City menampilkan program pendidikan non formal berbasis komunitas, dalam hal ini di bidang seni dan budaya, serta pemberdayaan kaum difabel. Diantaranya lewat inisiatif pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia bagi kelompok masyarakat tuli yang dilaksanakan bersama Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia.
Sementara PT Berau Coal yang bernaung di dalam Sinar Mas Energy & Infrastructure hadir dengan program pengembangan industri hulu hingga hilir kakao di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang hingga saat ini telah menjangkau lebih dari 350 petani setempat. Produktivitas, kualitas, berikut harga yang membaik, membuat budidaya komoditas ini kembali bergairah di sana. “Kami berupaya inisiatif yang ada dapat menjangkau masyarakat sekitar, termasuk pula kaum perempuan dan difabel. Memberikan alternatif yang lebih beragam guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka, berbasiskan budaya, kekayaan dan kekhasan setempat,” ungkap Saleh.
]]>Pertanyaan yang kemudian mengemuka adalah, bagaimana cara orangtua memilih lembaga pendidikan anak usia dini atau pre-school yang tepat untuk putra-putrinya? Serta faktor apa saja yang harus dicermati dalam pemilihan tersebut?
Pada dasarnya, melansir artikel Kompas.com pada Jumat, (22/1/2016), pendidikan terbaik akan dapat diperoleh anak ketika metode dan sistem pembelajaran di kelas sesuai dengan gaya belajar mereka.
Oleh karena itu sebelum menentukan pilihan sekolah mana yang akan dimasuki, sebaiknya orangtua harus terlebih dahulu mengetahui kemampuan dan kebutuhan si buah hati. Hal ini untuk memastikan anak dapat mengikuti proses pembelajaran dengan menyenangkan tanpa merasa tertekan.
Kemudian, setelah itu barulah orangtua bisa melihat faktor lainnya yang wajib dicermati saat menentukan pre-school untuk anak. Berikut pembahasannya.
1. Tenaga pendidik yang cakap
Baik atau tidaknya kualitas pre-school yang akan dipilih bisa dilihat lewat tenaga pendidiknya. Kerap disebutkan bahwa tenaga pendidik atau guru adalah ujung tombak yang menentukan anak akan belajar dan bermain dengan menyenangkan atau tidak.
Selain harus memiliki background pendidikan yang sesuai, seorang guru juga harus cakap dalam memberikan pengajaran yang baik agar mereka nyaman berada di kelas.
“Hal utama yang harus dilakukan guru adalah membuat anak didik nyaman terlebih dahulu berada di kelas. Jika hal tersebut sudah tercapai, maka mereka akan memiliki rasa trust kepada guru sehingga pembelajaran menjadi lebih optimal,” ungkap Koordinator Guru Early Years Sinarmas World Academy, Len kepada Kompas.com, Jumat (6/10/2018).
Lebih lanjut, seorang guru juga harus pandai melihat perkembangan dan hal apa saja yang dibutuhkan anak. Terlebih bila anak memiliki masalah dalam proses belajar mengajar di kelas. Guru yang baik akan mengkomunikasikan kepada orangtua tentang perkembangan maupun kendala-kendala yang mungkin saja dihadapi si buah hati.
2. Lingkungan sekolah
Hal selanjutnya yang harus dicermati dalam memilih pre-school adalah lingkungan sekolah (environment) itu sendiri. Perhatikan, apakah sekolah memiliki sarana dan prasarana yang memadai atau tidak?
Selain itu cermati juga ruang belajar anak didik. Melansir artikel Kompas.com, Senin (21/5/2018), ruang belajar yang baik bagi siswa pre-school harus memiliki furnitur yang sesuai ukuran dengan tubuh anak-anak. Dengan begini mereka bisa mengambil barang yang dibutuhkannya sendiri tanpa bergantung kepada orang dewasa.
Komposisi jumlah murid dengan guru juga harus disesuaikan dengan ruang kelas. Jangan sampai kelas terasa penuh dan sesak. Co-Principal Early Years and Elementary School SWA Kelly mengungkapkan, idealnya jumlah siswa dalam satu kelas berjumlah 6-15 anak.
“Hal ini supaya anak didik dapat lebih nyaman berada di kelas dan guru bisa melihat perkembangan masing-masing anak dengan lebih fokus,” jelasnya kepada Kompas.com.

3. Nilai dasar atau filosofi sekolah
Setiap sekolah mempunyai nilai dasar dan filosofinya masing-masing. Meskipun secara kasat mata komponen ini tidak banyak diperhatikan oleh orangtua, tetapi nyatanya hal ini sangat penting. Sebab, nilai dasar dan filosofi sekolah menentukan bagaimana budaya belajar mengajar di kelas berlangsung.
Hal terpenting yang harus Anda lakukan sebagai orangtua adalah kenali terlebih dahulu nilai-nilai dasar yang dipegang teguh oleh sekolah. Kemudian, sesuaikan pula dengan kebutuhan anak Anda, apakah kepribadian dan gaya belajar si anak cocok atau tidak.
4. Penggunaan kurikulum
Kurikulum dan pembelajaran merupakan satu kesatuan yang saling mendukung dalam sebuah pendidikan. Kurikulum yang tepat akan dapat memberikan pembelajaran yang sesuai sehingga proses belajar mengajar pun akan berjalan lancar.
Oleh karena itu, penting hukumnya menerapkan kurikulum yang tepat untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas. Hal ini seperti yang diterapkan oleh Sinarmas World Academy (SWA).
“Pada pendidikan anak usia dini, ada beberapa tahapan berbeda yang dimiliki anak sesuai usianya. Dalam hal ini berarti beda usia maka beda skills juga yang akan dipelajari,” ungkap Kelly.
Melihat fakta tersebut, SWA menggunakan dua kurikulum yang berbeda sesuai dengan tahapan usia anak, yakni Early Years Foundation Stage (EYFS) dan Cambridge Primary Curriculum Stage 1.
“Kurikulum EYFS digunakan untuk kelas Toddler (0-2 tahun), Nursery (2-3 tahun), Pre Kindergarten (3-4 tahun), dan Kindergarten 1 (4-5 tahun). Kami menilai kurikulum ini cocok untuk mereka karena menyeimbangkan kegiatan bermain dan belajar,” jelas Kelly.
Pada tahap ini peserta didik difokuskan pada empat area pembelajaran, seperti pendidikan literasi, matematika dasar, seni dan desain ekspresif, serta pengetahuan dasar komputer dan robotik.
Setelah anak bertambah usia pada rentang 5-6 tahun, lanjut Kelly, mereka akan masuk ke dalam kelas Kindergarten 2.
“Pada kelas ini kami menggunakan Cambridge Primary Curriculum Stage 1 yang berfokus pada persiapan peserta didik masuk ke jenjang berikutnya, yakni sekolah dasar,” ujarnya lagi.
Pembelajaran komputasi matematika mulai dikenalkan di kelas ini. Selain itu, pelajaran ilmu pengetahuan alam, bahasa Inggris, bahasa Mandarin, dan kesenian juga mulai difokuskan.
Selain pentingnya keberadaan kurikulum, ternyata peran orangtua terhadap perkembangan anak usia dini di sekolah juga mempunyai posisi yang strategis.
“Orangtua harus berlaku supportive, cooperative, dan open minded dalam pendidikan anak usia dini. Selain itu, komunikasi yang apik juga harus terjalin antara orangtua dan guru, jadi terjalin hubungan yang terbuka,” ujar Kelly.
Dengan begitu, diharapakan siswa usia dini bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas sebagai bekal untuk mengecap pendidikan selanjutnya.
]]>
Seni dan keterampilan teknik membatik yang lebih dikenal sebagai ciri khas Jawa dicoba untuk diperkenalkan kepada masyarakat di Humbang Hasundutan. Pelatihan diberikan oleh team dari Batik Alleira berupa teori dan teknik membatik mulai dari teknik batik tulis hingga batik cap.
“Asuransi Sinar Mas melalui Rumah Kreatif Sinar Mas selalu berusaha memberikan berbagai pelatihan keterampilan kepada masyarakat Humbang Hasundutan. Harapan kami pelatihan ini bisa diaplikasikan oleh peserta sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru, dapat terlahir UMKM baru serta mendukung terciptanya industri kreatif dengan menampilkan ciri khas lokal “, jelas Dumasi M M Samosir, Direktur Asuransi Mas.
“Tahun 2016 lalu, Rumah Kreatif Sinar Mas telah mendesain beberapa motif kain batik dengan menampilkan ciri khas Humbang seperti kopi, kuda, pedang Sisingamangaraja, bunga harmonting, ikan ihan, Danau Toba. Motif batik ini kami lihat cukup dapat diterima oleh masyarakat lokal. Kami harapkan nantinya bisa muncul kreasi motif baru dari pelatihan ini”, lanjut Dumasi.
Rumah Kreatif Sinar Mas sejak tahun 2016 telah mengadakan berbagai pelatihan seperti Pelatihan tie dye dengan konsep eco fashion dan zero waste , Pelatihan kemasan dengan daur ulang kertas, Pelatihan inovasi dan diversifikasi produk berbasis kopi, Pelatihan pengembangan kemasan produk dan Pelatihan Bahasa Inggris.
Kegiatan – kegiatan di Sentra yang ada Rumah Kreatif Sinar Mas juga mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat setempat. Saat ini sedang berjalan pelatihan menenun kain songket dan pelatihan budidaya kopi Arabika.
]]>Hal ini merupakan bagian dari partisipasi APP Sinar Mas di Festival Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tingkat Nasional dan Pameran Usaha Kehutanan (PUSAKA) 2018 di Yogyakarta, yang juga turut dihadiri Presiden Indonesia Joko Widodo.
“Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) dalam beberapa tahun mendatang, Indonesia akan memasuki bonus demografi dengan 70% penduduknya berada di usia produktif. Melalui beasiswa ini, kami berharap dapat mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di bidang kehutanan sehingga dapat memperkuat daya saing dan inovasi produk kehutanan Indonesia,” ungkap Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata.
Suhendra menambahkan, sejumlah beasiswa yang diberikan lebih dari 70%nya untuk pendidikan di Perguruan Tinggi. “Penerima beasiswa keseluruhan adalah siswa yang berprestasi dan berasal dari keluarga kurang mampu, serta tinggal di desa sekitar wilayah operasional APP Sinar Mas dan mitra,” tambahnya.
APP Sinar Mas memberikan beasiswa melalui berbagai unit dan mitra usaha, di antaranya PT Arara Abadi, PT Wirakarya Sakti, PT Surya Hutani Jaya, PT Sebangun Bumi Andalas, PT Indah Kiat Pulp & Paper, PT Pindo Deli Pulp and Paper, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, PT Lontar Papyrus Pulp & Paper, PT OKI Pulp & Paper, serta Yayasan Eka Tjipta Foundation.
Sementara terkait kesempatan kerja, dalam festival tersebut APP Sinar Mas menerima lebih dari 1.000 tenaga kerja dari berbagai lulusan, meliputi Sarjana/Diploma III dan SMK/SMA yang akan ditempatkan di berbagai unit usaha dan mitra APP Sinar Mas. Lebih dari 40% diserap oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Indah Kiat sendiri merupakan salah satu unit usaha APP Sinar Mas yang mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai perusahaan penyerap tenaga kerja tertinggi untuk kategori industri pulp dan kertas pada Maret lalu.
“Penerimaan tenaga kerja ini menjadi wujud komitmen APP Sinar Mas dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya dalam hal pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, terutama di bidang kehutanan,” tutur Suhendra.
Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin yang juga hadir di sana mengatakan, “Aktivitas pilar bisnis Sinar Mas di sektor kehutanan atau perkebunan diarahkan untuk menggandeng masyarakat sekitar tumbuh bersama.” Menurutnya, bukan sebuah kebetulan, perusahaan dibawah naungan APP Sinar Mas dan pemasoknya beroperasi di wilayah yang jauh dari pusat kota dimana sebagian diantaranya menghadapi tantangan seputar layanan pendidikan dan kesempatan kerja. “Mereka lah yang menjadi fokus utama inisiatif kami di ranah ekonomi, sosial dan pendidikan,” ujarnya .
Pada festival yang mengangkat tema “Hutan Lestari untuk Kemakmuran Masyarakat” ini, mitra pemasok APP Sinar Mas juga menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sebagai pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman yang menerapkan prinsip Pengelolaan Hutan Produksi Lestari. Salah satu mitra pemasok yang mendapat penghargaan adalah PT Satria Perkasa Agung yang beroperasi di Riau.
“Kami bangga dapat berpartisipasi dan berkontribusi dalam Festival KPH dan PUSAKA 2018 yang diselenggarakan Kementerian LHK, ditambah lagi mitra pemasok APP Sinar Mas pun menerima penghargaan. Ini merupakan bukti komitmen kami selama ini terhadap Kebijakan Konservasi Hutan (FCP),” tutup Suhendra.
]]>
Para wanita yang mengikuti pelatihan tersebut akan belajar mengidentifikasi dan memproses tanaman lokal yang bermanfaat. Lewat inisiatif yang bertujuan membangun jiwa kewirausahaan di tingkat komunitas ini, para wanita yang tinggal di lingkungan hutan hujan tropis dapat memiliki mata pencaharian alternatif yang berkelanjutan bagi keluarganya. APP Sinar Mas dan MTG menargetkan angka peserta pelatihan ini dapat mencapai 1.000 wanita pada tahun 2020.
“Program pemberdayaan wanita telah menjadi salah satu fokus kami, di samping Bisnis & Hak Asasi Manusia, Ketersediaan Air Bersih, serta Hak Anak dalam Dunia Usaha. Kami berharap kerja sama ini dapat menginspirasi organisasi lain untuk saling bermitra dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” ujar Presiden IGCN Y.W. Junardy.
APP Sinar Mas dan MTG telah memiliki sejarah panjang di bidang inisiatif keberlanjutan perusahaan. Oleh karena itu, IGCN melihat peluang untuk menyatukan inisiatif dari kedua belah pihak, sehingga keduanya dapat saling berbagi keahlian dan sumber daya untuk menguntungkan lebih banyak kelompok masyarakat, terutama wanita.
Melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA), yang merupakan bagian dari Kebijakan Konservasi Hutan (FCP), APP Sinar Mas membantu warga setempat untuk beralih dari metode konversi hutan alam tradisional menjadi bisnis pertanian berkelanjutan. Hingga saat ini, program DMPA telah diimplementasikan di hampir 200 desa dan memberi manfaat kepada lebih dari 14.000 rumah tangga.

Sementara, sejak didirikan pada tahun 1970, MTG terus berdedikasi untuk memberdayakan wanita dan melahirkan serangkaian program guna mengatasi isu perdagangan wanita di Indonesia. Hingga saat ini, MTG telah melatih lebih dari 7.500 wanita di berbagai daerah, termasuk di bidang terapis profesional, wirausaha minuman herbal, dan manajemen keuangan.
Dalam kerja sama ini, MTG, melalui inisiatif Kampung Djamoe Organik (KaDO), akan melatih para wanita yang tinggal di wilayah DMPA binaan APP Sinar Mas. Pelatihan ini meliputi identifikasi, pelestarian, dan pemanfaatan tanaman herbal secara berkelanjutan.
“APP Sinar Mas bangga dapat bermitra dengan MTG untuk memberdayakan wanita di komunitas hutan hujan tropis. Rekam jejak MTG telah membuktikan keberhasilannya dalam memberdayakan wanita Indonesia. Ini sejalan dengan misi APP Sinar Mas dalam melestarikan hutan alam, sekaligus mengurangi kemiskinan sebagai salah satu faktor pendorong penggunaan lahan yang tidak berkelanjutan,” ujar Managing Director APP Sinar Mas Goh Lin Piao.
Pendiri MTG, yang juga terpilih sebagai salah satu Pionir Tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDGs) 2018, Martha Tilaar menambahkan, “Kerja sama ini membuka kesempatan bagi MTG untuk memperluas program pemberdayaan kami ke komunitas yang sebelumnya tidak dapat kami jangkau. Program kami sejalan dengan harapan APP Sinar Mas agar komunitas yang tinggal di lingkungan hutan dapat memperoleh mata pencaharian alternatif, sehingga menekan kebutuhan membuka hutan untuk dijadikan lahan pertanian.”
Kolaborasi ini sejalan dengan SDGs yang diinisiasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), terutama terkait Penghapusan Kemiskinan, Kesetaraan Gender, Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Kerja Sama untuk Mencapai SDGs.
]]>
Pengembangan SAVASA akan dibagi dalam 3 tahap, dimana pengembangan tahap pertama akan dilakukan di area seluas 13 hektar. Pengembangan tahap pertama terdiri dari 811 rumah dan 33 ruko yang akan terbagi ke dalam 4 klaster: Asa, Niwa, Hana, dan Yuta. Desain yang diterapkan menggabungkan unsur lingkungan hijau, kehidupan modern, fitur smart living, dan teknologi bangunan tahan gempa.
SAVASA menghadirkan rumah dan solusi hidup terbaik untuk masyarakat Indonesia. Dengan tagline “Smart Lifestyle,” SAVASA akan mengembangkan kota pintar di Kota Deltamas yang didasarkan pada empat konsep dasar: 1) Smart Township; 2) Smart Security; 3) Smart Home dan 4) Smart Community. Perumahan Savasa terletak di lokasi yang strategis dengan jarak yang dekat dari pusat bisnis di Kota Deltamas, Kabupaten Bekasi, Indonesia dan hanya berjarak 5 menit dari stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiun Karawang dan Gerbang Tol Km 41.6 yang akan dibangun segera. SAVASA hadir dengan dua tipe rumah, yaitu Tipe A dan Tipe B. Tipe A, dengan luas tanah 66 m2 dan luas bangunan 64 m2, terdiri dari dua kamar tidur, sedangkan Tipe B, dengan luas tanah sebesar 84 m2 dan luas bangunan 80 m2, terdiri dari tiga kamar tidur. Kedua tipe tersebut juga dilengkapi dengan carport di setiap unit. Hunian ini juga dilengkapi dengan fasilitas publik seperti tempat pengisian daya telepon seluler dan laptop umum, delivery dropbox untuk menjaga keamanan klaster selama pengiriman barang, dan fitur keamanan pintar seperti kamera CCTV, sensor sinar inframerah, dan sistem kartu akses untuk para penghuni.
SAVASA merupakan terobosan inovasi terkini dalam menciptakan hunian secara ringkas, efisien tetapi memiliki konstruksi bangunan tahan gempa yang kokoh melalui teknologi POWERTECH Panasonic. Hunian ini juga dilengkapi dengan fitur canggih seperti Panasonic Home Network System. Selain itu dilengkapi pula dengan sistem penyaring udara dan ventilasi PURETECH yang merupakan sebuah alat yang dapat menyaring 97% debu, kotoran dan partikel berbahaya yang masuk ke dalam rumah. SAVASA Homes dirancang dengan sistem cross ventilation yang meningkatkan sirkulasi udara dan membuat rumah menjadi lebih sejuk dan sehat.
Hongky Jeffry Nantung, President Director PT. Puradelta Lestari, Tbk (PDL) sekaligus CEO Commercial Sinar Mas Land menyatakan, “Melihat perkembangan pesat kawasan Cikarang dan sekitarnya belakangan ini, terutama dengan ditunjuknya Kota Deltmas secara resmi sebagai lokasi Cikarang Japanese School, memberikan keyakinan kepada kami pentingnya menyediakan perumahan yang berkualitas dengan standar Jepang di wilayah ini. Untuk mencapai itu semua, kami bekerjasama dengan Panasonic Homes, yang telah memiliki pengalaman luas dalam mengembangkan kota pintar seperti Fujisawa SST yang sangat sukses di Jepang untuk membangun 37 hektar produk hunian premium di lahan kami. Sinar Mas Land selalu berkomitmen untuk terus berinovasi, menyediakan pilihan hunian terbaik dengan harga terjangkau bagi masyarakat Indonesia.”
Kazuhiko Tanaka, President Director PT PanaHome Deltamas Indonesia (PHDI), yang juga menjabat sebagai President Director PT Panasonic Homes Gobel Indonesia, menambahkan “Panasonic Homes memiliki 54 tahun pengalaman dalam membangun lebih dari 490.000 rumah di Jepang, dan kami telah menerapkan teknologi perumahan kami di Taiwan, Malaysia dan sekarang di Indonesia. Kami percaya teknologi Wall-Precast Concrete (W-PC) kami yang khas dapat membantu memberikan solusi untuk backlog 13 juta rumah di Indonesia, karena kami dapat mempersingkat masa konstruksi setidaknya tiga bulan sambil mempertahankan kualitas yang terbaik. Bersama dengan Sinar Mas Land, kami bertujuan untuk mencapai pembangunan kota yang berkelanjutan yang mempertimbangkan kelestarian dan keselamatan lingkungan, serta menyediakan perumahan klaster berkualitas tinggi untuk masyarakat Indonesia.”

SAVASA adalah pengembangan perumahan yang peduli terhadap lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan alokasi area yang didedikasikan untuk pertanian perkotaan di area cluster. Konsep SAVASA Smart Town juga ditingkatkan dengan kehadiran fitur bioswale dan tangki air bawah tanah, yang berfungsi untuk menyimpan air hujan dan mencegah banjir. Tidak hanya itu, Savasa juga menerapkan teknologi ramah lingkungan seperti solar-farm terpusat yang dimaksudkan untuk memasok kebutuhan listrik pada penerangan lampu LED di jalan umum dan fasilitas umum di SAVASA. Rencana kami untuk membangun kota berkelanjutan menunjukkan komitmen kuat kami untuk pelestarian lingkungan dan keselamatan sehingga akan memberikan kehidupan berkualitas tinggi bagi para pekerja di kawasan industri dan keluarga yang memiliki anak-anak. Pada 2030, kita akan membangun kota dengan populasi sekitar 10.000 yang tinggal di sekitar 2.500 unit rumah.
“Mengantisipasi kebutuhan masyarakat akan hunian yang berkualitas namun ramah lingkungan, bersama dengan Panasonic Homes, kami berencana untuk menawarkan klaster perumahan SAVASA dengan harga awal sebesar Rp. 978.000.000 dan NUP sebesar Rp. 5.000.000,” kata Hongky Jeffry Nantung, President Director PT. Puradelta Lestari, Tbk (PDL) dan CEO Commercial Sinar Mas Land.
Lokasi strategis dan mudah dijangkau bagi penghuni
SAVASA terletak strategis di jantung Kota Deltamas, yang sedang gencar mengembangkan lebih banyak fasilitas dan infrastruktur yang mendukung prinsip life, work, and play. Daerah ini juga memiliki beberapa sekolah dan perguruan tinggi terbaik, seperti Sekolah Pangudi Luhur Bernardus, Sekolah Vokasi Ananda Mitra Industri Deltamas, kampus ITB (kampus kolaborasi Sinar Mas dengan ITB), kompleks pendidikan Korea dan Fajar Hidayah. Tidak hanya itu, AEON Mall juga akan segera dibangun di area ini, begitu juga rumah sakit Mitra Keluarga, jalan layang, Gerbang Tol baru di Km 41.6 dan stasiun Kereta Cepat TOD Developmen,t Stasiun Karawang. Akses langsung ke jalan Tol Jakarta-Cikampek juga tersedia dari Km. 37 Gerbang Tol Keluar Cikarang Pusat.
Kota Deltamas
Kota Deltamas adalah kota mandiri modern yang terintegrasi, dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 3.177 hektar yang menggabungkan kawasan pemukiman, komersial dan industri berstandar internasional dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur kelas dunia. PT Puradelta Lestari, Tbk. terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak 2015 dan telah mengembangkan Kota Deltamas selama lebih dari 20 tahun sejak didirikan. Berkolaborasi dengan Sojitz, salah satu perusahaan konglomerat terkemuka di Jepang, DMAS berkomitmen untuk menyediakan fasilitas dan infrastruktur terbaik untuk Kota Deltamas dan kawasan industri GIIC (Greenland International Industrial Centre) di dalamnya, meliputi area seluas 1.458 hektar dengan lebih dari 120 industrial tenants. Kelebihan lain dari Kota Deltamas adalah lokasinya yang sangat strategis dan akses yang mudah. Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang dapat diakses langsung dari Pintu Keluar Km 37 Cikarang Pusat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi penduduk dan pelaku bisnis di Kota Deltamas.
]]>Bank syariah ini juga melayani pendaftaran ibadah haji melalui jaringan cabang unit usaha syariah Bank Sinarmas. Halim, Direktur Sharia Bank Sinarmas mengatakan sebagai bank penerima setoran dana haji maka bank sudah bisa melayani pendaftaran dan pelunasan haji.
Bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Badan Pengelola Keuangan Haji,” kata Halim dalam keterangan tertulis, Selasa (18/9). Selain bank penerima dana haji, unit usaha syariah Bank Sinarmas juga mendukung BPKH dalam mengelola dana haji.
Unit Usaha Syariah Bank Sinarmas memfasilitasi nasabah calon haji dalam mendapatkan porsi haji dengan Tabungan Simas Haji IB sebagai tabungan persiapan haji yang bebas biaya administrasi, mendapatkan bagi hasil, dan bertransaksi dengan kartu ATM GPN kami.
Untuk membimbing displin menabung, Unit Usaha Syariah Bank Sinarmas memberikan Tabungan Simas Rencana Haji dengan fitur autodebet persiapan setoran awal BPIH dan terakhir Rekening Tabungan Jemaah Haji yang dikhususkan sebagai rekening pembayaran setoran awal dan pelunasan BPIH yang terkoneksi online dengan SISKOHAT atau Sistem Komputerisasi Haji Terpadu.
“Dengan jaringan cabang yang ada, harapan kami penerimaan setoran Haji dapat dilakukan di seluruh cabang Unit Usaha Syariah Bank Sinarmas dan memberikan kemudahan bagi calon Jemaah Haji yang ingin mendaftar Haji, ujar Halim.
Peluncuran Tabungan Simas Haji sesuai dengan komitmen bank menyediakan solusi nasabah yang memenuhi prinsip Syariah. Broduk Tabungan Simas Haji diharapkan bisa menjadi solusi bagi para nasabah calon haji untuk mewujudkan impian ibadah menjalankan rukun Islam kelima.
]]>
“Apresiasi tertinggi kami atas semangat para siswa dan pendidik yang tak hilang setelah gempa bumi melanda. Kami berharap aktivitas belajar dan mengajar yang tetap berjalan, dapat menjadi salah satu bentuk terapi pemulihan psikologis pasca bencana,” kata Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin setelah secara simbolik menyerahkan bantuan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di kantor Kemenpora.

Donasi bertujuan mendukung Gerakan Kembali Sekolah yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar aktivitas pendidikan tidak terhenti meski masih dalam kondisi darurat dan penuh keterbatasan. Seluruh buku tulis yang didonasikan adalah produksi Asia Pulp & Paper Sinar Mas, bermerek Sinar Dunia atau SiDU.
Dalam kesempatan yang sama, Menpora menerima buku Sejuta Dukungan untuk Indonesia yang berisikan ragam dukungan tertulis dari para siswa sekolah dasar saat kegiatan ‘Ayo Menulis Bersama SiDU!’ berlangsung tanggal 26 Juli silam, bagi atlet nasional Indonesia jelang mereka berlaga di Asian Games ke-18.
]]>
Dalam paparannya, Presiden menganalogikan kondisi perekonominian global dengan Analogi Film ‘Avengers’, yang sedang menuju ‘perang yang tak terbatas’ atau ‘infinity war’. Mengambil sosok bernama ‘Thanos’ yang ingin memusnahkan setengah populasi bumi karena ia percaya sumber daya planet bumi terbatas.
Menurut Presiden, pada kenyataannya sumber daya untuk umat manusia tidak terbatas. Apalagi, perkembangan teknologi telah menghasilkan peningkatan efisiensi dan memberi peluang untuk memperbanyak sumber daya. Di Indonesia, sumber daya manusia khususnya kaum muda sedang menggerakkan transformasi e-commerce dan ekonomi digital.
Hal ini turut mendorong Revolusi Industri 4.0. yang ia yakini akan menciptakan banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesetaraan. Presiden optimistis bahwa ASEAN termasuk Indonesia akan menjadi yang terdepan dalam Revolusi Industri 4.0. Sambutan Presiden mendapat apresiasi dari para hadirin karena tepat dengan kondisi yang sedang dihadapi, khususnya oleh negara-negara ASEAN.
Revolusi Industri 4.0 Peluang Bagi Sektor Pertanian
Sehari sebelumnya (11/9), Chairman and Chief Executive Officer Sinar Mas Agribusiness & Food, Franky O. Widjaja juga menjadi pembicara pada sesi diskusi paralel dengan topik “Innovation and Entrepreneurship Ecosystem”.
Di hadapan para wirausahawan pendiri start-up yang datang dari seluruh negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia, Franky O. Widjaja mengatakan bahwa Revolusi Industri 4.0 memberikan peluang dan juga sekaligus tantangan, khususnya bagi generasi muda.
Jumlah entrepreneur terus mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dan berpotensi memberikan kontribusi untuk membangun ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif untuk kawasan ASEAN. Di Indonesia, jumlah start-ups yang sukses cukup banyak dan mampu memberikan dampak terhadap masyarakat.

Secara khusus di sektor pertanian, Franky O. Widjaja mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi digital di era Revolusi 4.0 memberikan peluang yang besar untuk dapat meningkatkan produktivitas petani kecil. Dia menekankan peran penting swasta dalam memberikan pendampingan sehingga petani siap menghadapi era Revolusi Industri 4.0.
“Kuncinya adalah memberikan pendampingan kepada petani agar mereka dapat memiliki pengetahuan dan disiplin untuk menerapkan praktek pertanian terbaik (good agriculture practices), akses kepada keuangan, dan pasar sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatannya,” ujar Franky.
]]>Dalam membangun bisnis oleokimia, 25 tahun yang lalu, Franky O. Widjaja, CEO dan Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food, telah menetapkan langkah-langkah untuk mentransformasi perusahaan dari sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit Indonesia menjadi pemain bisnis agro global yang terpadu dengan keberadaan kantor di delapan negara di seluruh Eropa, Amerika dan Asia, dan penjualan produk di lebih dari 70 negara.
“Industri oleokimia telah memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan diversifikasi bisnis kami. Tidak hanya sebagai bagian dari cerita dan sejarah kami, tetapi juga sebagai bagian dari rencana kami untuk masa depan. Masa depan yang akan membutuhkan modernisasi dan penerapan perkembangan digital sehingga perusahaan dapat memproduksi produk yang berkelanjutan kepada pelanggan dengan waktu respons yang lebih cepat pada tingkat kualitas tertinggi,” kata Jesslyne Widjaja, Director of Corporate Strategy and Business Development Sinar Mas Agribusiness and Food.
Oleokimia yang berbahan baku sawit merupakan komponen penting untuk produk perawatan pribadi, makanan dan minuman, produk rumah tangga, minyak dan gas dan banyak lagi produk lainnya. Dewasa ini, konsumen semakin sadar dengan pentingnya pengelolaan lingkungan dan teredukasi dengan baik tentang kesehatan dan keamanan, semakin banyak konsumen yang mencari bahan yang lebih aman, terbarukan, dan alami dalam produk yang mereka gunakan, terutama yang mereka aplikasikan pada kulit dan rambut mereka. Oleokimia yang berbahan baku tanaman, mudah terurai secara biologis, sebuah kualitas yang penting karena dunia terus bergulat dengan limbah dalam jumlah besar yang dihasilkan oleh populasi global yang terus tumbuh yang pada akhirnya mencemari air atau tanah.
Selama 25 tahun beroperasi, pabrik Sinar Mas Oleochemical telah memperoleh segudang sertifikasi, mulai dari ISO 9000 hingga yang sedang diproses saat ini ISO 55000 untuk manajemen energi dan konservasi. Hal ini menjadi salah satu pendorong perusahaan raksasa global dan pelaku bisnis utama di wilayah regional melakukan kemitraan.
“Industri oleokimia kami bertujuan untuk menyediakan solusi satu pintu bagi mereka yang membutuhkan oleokimia untuk mendukung pengembangan produk mereka sendiri. Saat ini, lebih dari 80 persen produk kami diekspor ke luar negeri dan kami ingin terus memperluas penawaran produk dan pasar kami sesuai dengan visi awal Pak Franky,” kata Madeline Tan, CEO Sinar Mas Oleochemical.
Sinar Mas Oleochemical memproduksi Fractionated and Distilled Fatty Acids dan Glycerine, juga Soap Noodles, yang berasal dari perkebunan besar yang dioperasikan oleh Sinar Mas Agribusiness and Food. Sebagian besar produk Sinar Mas Oleochemical diekspor ke luar negeri, termasuk Jepang, Korea, Taiwan, Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah dan lain-lain. Sisanya diserap oleh pasar lokal.
]]>