Warning: Undefined variable $needReplaceWords in /var/www/html/uzcms/skylinelendingus.com/index.php on line 1355
Seperti dikutip dari siaran pers Istana Kepresidenan, Jokowi berangkat dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU melalui Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, pada pukul 08.20 WIB.
Helikopter yang membawa Jokowi dan rombongan tiba di helipad Lapangan Sepak Bola, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir pukul 09.10 WIB. Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Plt Gubenur Riau Wan Thamrin Hasyim. Mereka langsung disambut Plt Bupati Rokan Hilir Jamiludin. Warga Rokan Hilir juga turut memadati lokasi untuk menyambut kehadiran Jokowi.
Dari lokasi helipad, Presiden bersama rombongan menuju lokasi replanting kelapa sawit untuk meluncurkan program peremajaan sawit rakyat (PSR). Pemerintah akan memulai peremajaan kebun sawit rakyat seluas 25.423 hektar untuk Provinsi Riau pada 2018.
Luasan tersebut tersebar di delapan kabupaten, yaitu Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, Pelalawan, Kuantan Sengingi, Indragiri Hulu, dan Bengkalis. Peremajaan Sawit Rakyat di Provinsi Riau sudah sangat mendesak. Sebab, total luas lahan kelapa sawit rakyat di Provinsi Riau yang mencapai 1,58 juta hektar pada umumnya merupakan kebun tua. Kebun sawit itu ditanam pada sekitar tahun 1980-an melalui Program Perkebunan Inti Rakyat-Transmigrasi (PIR-Trans), sehingga produktivitas dan kualitasnya menjadi rendah. Riau menjadi provinsi ketiga dari program PSR ini.
Program ini diluncurkan perdana di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada 13 Oktober 2017 dan disusul di Serdang Bedagai, Sumatera Utara pada 27 November 2017. Setelah menghadiri acara PSR ini, Presiden dan rombongan akan kembali ke Pekanbaru dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.
Tiba di Pekanbaru, Presiden didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy akan bertemu pengurus OSIS SMA/SMK dan siswa berprestasi se-Kota Pekanbaru di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin. Sore harinya, Presiden akan menghadiri Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-92 yang dihelat di Halaman Masjid Agung An Nur, Kota Pekanbaru. Setelah itu, Presiden dan rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dan diperkirakan tiba pada malam hari.
sumber: Kompas.com
]]>Delegasi UE dipimpin oleh Duta Besar UE untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Guerend dan disertai Duta Besar Austria untuk Indonesia Helene Steinhausl, Duta Besar Irlandia untuk Indonesia Kyle OSullivan, Duta Besar Polandia untuk Indonesia Beata Stoczyska, dan Duta Besar Swedia untuk Indonesia Johanna Brismar-Skoog.
Datang pula bersama rombongan, Climate Change and Environment Counsellor UE Michael Bucki, Senior Advisor Kedutaan Besar Denmark Per Rasmussen, Head of Division Science and Technology Kedutaan Besar Jerman Edmond Svann-Marie Langguth, Head of the Economic Department Kedutaan Besar Belanda Siebe K Schuur, dan UK Lead Forestry Adviser Kedutaan Besar Inggris Paul Eastwood.
Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Dono Boestami menilai kunjungan delegasi negara Uni Eropa ke Jambi menunjukkan bahwa Indonesia memiliki komitmen kuat dalam menjalankan prinsip keberlanjutan (sustainability). Kunjungan tersebut memperlihatkan bahwa industri sawit Indonesia sangat terbuka dan tata kelolanya tidak ditutup-tutupi.
“Mereka difasilitasi untuk melihat langsung perkebunan sawit. Ibaratnya mereka melihat dapur sawit kita. Kunjungan ini juga memberikan kesempatan kepada delegasi untuk melihat langsung kelapa sawit karena mereka belum tentu pernah melihat sawit,” ungkap Dono kepada Media (15/4/2018).