Peduli Pendidikan – Sinar Mas /blog Tue, 16 Nov 2021 02:06:52 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png Peduli Pendidikan – Sinar Mas /blog 32 32 Sinar Mas Bangun Science and Techno Park di Institut Teknologi Bandung /blog/?p=3411 Thu, 04 Nov 2021 09:57:51 +0000 /blog/?p=3411 Sinar Mas melalui pilar usahanya, PT Berau Coal Energy mendukung pembangunan gedung yang menjadi bagian dari Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB, yakni Science and Techno Park (STP) di Institut Teknologi Bandung (ITB), yang peletakan batu pertamanya telah dilakukan pada April 2018 lalu.

“Kami berharap kemitraan ini akan membuka inovasi lebih luas lagi kepada publik, agar lebih banyak lagi masyarakat yang dapat tersejahterakan,” ujar Director PT Berau Coal Energy, Arief Wiedhartono yang lulusan ITB.

Nantinya, bangunan enam lantai seluas total 4.000 meter persegi di bilangan Jalan Ganesha ini akan menjadi wahana mempertemukan kalangan akademik, mahasiswa beserta pelaku usaha dalam aktivitas pendidikan, penelitian dan pengembangan, termasuk berperan selaku inkubator bagi bisnis rintisan, sejalan dengan langkah ITB menjadi entrepreneurial university. 

Tersertifikasi sebagai bangunan hijau (green building), STP ITB memiliki rancang bangun ramah kaum difabilitas, memiliki instalasi solar panel, berteknologi wash water treatment dengan fungsi membuang limbah biologis dan kimiawi dari air.

Sementara itu Managing Director Sinar Mas Saleh Husin berharap dukungan pihaknya memperkuat ekosistem penelitian dan pengembangan serta kewirausahaan dengan menggandeng sektor industri.

 “ITB memiliki rekam jejak panjang dalam membangun sektor industri Tanah Air. Melalui kemitraan dengan sektor privat, kita berupaya agar tradisi ini tetap terjaga bahkan semakin kuat, di mana riset serta inovasi dari perguruan tinggi tidak berjalan sendiri, tapi terhubung dengan program besar pemerintah, berikut membaca tren di sektor industri dengan tepat,” kata Saleh Husin dalam acara yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (2/11/2021).

]]>
Sinar Mas Renovasi PAUD Kasih Bunda di Komplek Kementerian Sekretariat Negara /blog/?p=3202 Thu, 10 Jun 2021 11:53:18 +0000 /blog/?p=3202 Pendidikan usia dini adalah landasan bagi berkembangnya potensi akademik dan sosial anak.

“Dukungan ini bertujuan melengkapi upaya para guru dalam memberikan pendidikan yang integratif sekaligus menyeluruh kepada anak-anak usia dini, karena di sini fundamen pengembangan sumber daya manusia bermula. Sebagaimana termaktub dalam Sustainable Development Goals 2030, yakni pendidikan anak usia dini yang bermutu,” kata Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin saat peresmian PAUD Kasih Bunda di Komplek Sekretariat Negara, Kota Tangerang, Kamis (10/6/2021).

Renovasi yang menambah luas bangunan dari sebelumnya sekitar 100 meter persegi menjadi hingga 450 meter persegi, memperbarui kelengkapan pendidikan, berikut aktivasi panel surya guna menghemat penggunaan energi diharapkan menjadikan PAUD yang dikelola oleh Yayasan Kesejahteraan Sekretariat Negara ini dapat menjadi lingkungan belajar dan bermain yang aman sekaligus menyenangkan.

“Sehingga anak-anak berkesempatan menumbuhkembangkan kapasitas intelektual, sosial, spiritual juga karakter sebagai bekal hidup mereka kelak,” ujar Saleh. 

Senada, Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sekretariat Negara, Siti Faridah Pratikno mengatakan pendidikan usia dini tak dapat diabaikan karena di sana karakter anak mulai terbentuk untuk kemudian melekat hingga dewasa.

“Kami berterima kasih karena PAUD yang ada, kini tidak saja semakin luas, tapi juga semakin lengkap dengan bantuan alat-alat edukasi yang bagus, sesuai standar pemerintah, guna mendukung tumbuh kembang anak-anak.” Dalam peresmian yang berlangsung di bawah protokol kesehatan, Sinar Mas menjadi salah satu wakil sektor privat yang memberikan dukungan renovasi.

]]>
ITSB, Tempat Sarjana Teknik Siap Pakai Dilahirkan /blog/?p=1233 Tue, 09 Jan 2018 23:17:09 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=1233 Perhatian Sinar Mas terhadap dunia pendidikan tidak hanya pada tingkat sekolah dasar dan menengah (Sekolah Eka Tjipta), melainkan hingga ke tingkat perguruan tinggi. Seperti dibuktikan melalui inisiasi pendirian Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB) pada 2010 di Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. Perguruan tinggi satu ini merupakan buah sinergi antara pemerintah daerah (Pemerintah Kabupaten Bekasi), swasta (Sinar Mas), dan perguruan tinggi negeri (Institut Teknologi Bandung) guna menciptakan lulusan berkeahlian yang sesuai kebutuhan pelaku industri.

Bangunan utama kampus ITSB memiliki empat lantai, keseluruhan seluas 4.000 meter persegi, yang dapat menampung 400 mahasiswa. Kampus yang diresmikan pada Desember 2011 ini menyandang status  kampus pertama yang bersertifikasi “Green Building” atau bangunan ramah lingkungan dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Sebabnya, konsumsi energi bangunan tersebut yang minim, memiliki ruang terbuka hijau serta air buangan tidak langsung dibuang ke tanah tapi ditampung dalam sumur resapan. Selain itu, ruang kuliah dirancang dengan sirkulasi udara yang optimal. Selaras kriteria bangunan hijau dari GBCI.

Sebagai perguruan tinggi yang bekerja sama dengan ITB, sudah barang tentu pengajar ITSB berasal dari kampus teknik di Bandung tersebut. Tidak hanya itu, sebagai feeder university ITB, mahasiswa ITSB yang berprestasi dan memenuhi syarat dapat menjadi mahasiswa dan juga lulus sebagai sarjana ITB. Ini sesuai dengan Nota Kesepakatan Bersama No. 143/KO1.1/DN/2010 dan No. 031/ITSB-DN/KS.01/VI/10 tanggal 23 Juni 2010.

Guna mematangkan lulusan ITSB sebelum memasuki dunia kerja, Sinar Mas menggandeng Himpunan Kawasan Industri (HKI) yang membuka kesempatan bagi para lulusan ITSB untuk melakukan magang di berbagai perusahaan anggota HKI. Selain itu, pilar bisnis Sinar Mas terbuka pula bagi lulusan ITSB.

Mahasiswa ITSB – yang kini memiliki 11 program studi, baik strata satu maupun diploma – mendapatkan pula dukungan beasiswa dari Eka Tjipta Foundation (ETF). ETF sendiri merupakan lembaga yang mewadahi kegiatan sosial di pilar usaha Sinar Mas yang berfokus pada bidang pendidikan, budaya, dan lingkungan.

Dari sejumlah sosok berprestasi peraih beasiswa ETF, satu diantaranya adalah Tubagus Rohmatullah. Mahasiswa jurusan Desain Produk Industri itu berhasil meraih perunggu pada The 31st China Adolescent Science and Technology Innovation Contest (CASTIC) yang berlangsung pada 13-19 Agustus 2016 di East China Normal University, Shanghai, China. Karyanya Magic Ironing berhasil mengalahkan karya peserta kontes dari India, Swedia, Brasil, Jepang, Jerman, Perancis, China, Luxemburg, Turki, Rusia, Meksiko, Thailand, dan Denmark.

Ikuti informasi tentang ITSB selanjutnya di sini.

]]>
Sekolah Eka Tjipta: Sekolah Nasional di Tengah Kebun Sawit /blog/?p=1178 Tue, 02 Jan 2018 23:00:29 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=1178 Investasi manusia sama pentingnya dengan investasi ekonomi. Pemikiran itu yang melatarbelakangi GAR Ltd dan Sinar Mas Agribusiness and Food menggagas sekolah kebun bagi anak-anak karyawan dan warga sekitar perkebunan kelapa sawit yang mereka kelola. Supaya anak-anak yang ada, tak perlu meretas jarak serta sarana transportasi ke pusat kota yang jauh dan menantang.

Awalnya, keberadaan fasilitas pendidikan di lokasi yang terpencil, jauh dari pusat kota tadi memang arahan pemerintah. Tapi karena GAR dan Sinar Mas Agribusiness and Food mengelolanya layaknya investasi, mereka bergerak menyelenggarakan pendidikan dari tingkat usia dini hingga sekolah menengah, dengan menggandeng Eka Tjipta Foundation (ETF) lewat program peningkatan kualitas sekolah kebun. Hasilnya, sejumlah sekolah – yang dinamakan Sekolah Eka Tjipta – berhasil menyandang status sekolah standar nasional, terakreditasi A.

ETF secara berkala bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta dinas pendidikan setempat bergerak ke lapangan melakukan penilaian yang  hasilnya digunakan sebagai dasar penyusunan langkah perbaikan. Dari sana, serangkaian  pelatihan manajemen bagi sekolah yang berada di bawah naungan perusahaan digelar.

ETF sendiri adalah lembaga yang mewadahi kegiatan sosial perusahaan yang tersebar di berbagai pilar bisnis Sinar Mas. Fokus ETF tertuju pada bidang pendidikan, budaya, dan lingkungan, dengan visi meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan dan kemandirian masyarakat sehingga mampu berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia secara berkelanjutan.

Hasilnya, hampir 300 sekolah kebun telah menjangkau sekitar 30 ribu ‘anak kebun’ dengan bimbingan sekitar 3 ribu guru yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua, yang kualitasnya terus didorong. Kini, 50 diantaranya telah menyandang nama Sekolah Eka Tjipta. Sekolah yang berlandaskan pada nilai-nilai kehidupan pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja, yakni “menjadi sekolah yang menghasilkan individu berbudi luhur, berkarakter, berprestasi dan peduli lingkungan,” dan tentu saja berstandar nasional.

Jamal Rosid adalah seorang ‘anak kebun’ yang berhasil mencatatkan prestasi istimewa. Dibawa keluarganya berpindah dari Kebumen, Jawa Tengah, ia melanjutkan studi ke SD Eka Tjipta Terawan, Kalimantan Tengah, pada tahun 2009, di kelas 3. Kedua orang tuanya adalah karyawan PT Bina Sawit Abadi Pratama kebun Terawan.

Terpilih masuk tim Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang akan berlaga di tingkat Kecamatan Danau Seluluk tahun 2011, di bidang matematika, mengharuskan dirinya mengikuti bimbingan khusus selama setahun. Ketika itu, Jamal meraih posisi kedua. Tahun berikutnya ia kembali mengikuti OSN bidang matematika, dan kali ini berhasil menjadi juara 1, yang berarti berhak mewakili Kecamatan Danau Seluluk mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten Seruyan di Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah. Di ajang ini Jamal menjadi yang terbaik.

Keberhasilannya berlanjut saat ajang OSN Matematika Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2012, dengan kembali meraih posisi pertama. Sebagai yang terbaik di tingkat provinsi, Jamal melanjutkan langkahnya berkompetisi ke OSN tingkat nasional di Jakarta. Meskipun di tingkat nasional, ia belum berhasil, namun perjalanan prestasinya adalah contoh. ‘Anak kebun’ tak bersekolah? Itu cerita lama. Sekarang ini, ‘anak kebun’ mencatatkan prestasi di sekolah.

]]>
Politeknik Sinar Mas Berau Coal, Jawab Kebutuhan Industri di Kabupaten Berau /blog/?p=1148 Sun, 31 Dec 2017 00:23:14 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=1148 Hambatan utama bagi lulusan sekolah menengah atas di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, saat memasuki dunia kerja di sana adalah kurangnya keahlian yang mereka miliki. Akibatnya, daya saing pemuda setempat lemah, dan industri yang ada – khususnya di sektor pertambangan yang menjadi primadona wilayah itu – kesulitan mendapatkan tenaga kerja ahli.

Berau Coal adalah salah satu perusahaan yang sempat merasakan hal ini. Hingga akhirnya datang ide untuk mendirikan Politeknik Sinar Mas Berau Coal yang menjadi sarana pendidikan di sejumlah bidang yang sesuai dengan kebutuhan industri di Berau, atau dikenal sebagai metode link and match.

Di Politeknik Sinar Mas Berau Coal, lulusan sekolah menengah atas yang berhasil melalui proses seleksi akan memperoleh beasiswa penuh untuk menjalani studi selama 3 bulan. Materi pelajaran dan pelatihan yang diberikan merupakan keahlian yang menjadi dibutuhkan perusahaan-perusahaan yang banyak beraktivitas di Berau, seperti survei dan pemetaan lapangan, pengoperasian serta mekanika alat berat seperti dump truck, excavator, bulldozer, dan pengelasan. Bidang tersebut menjadi kebutuhan utama industri pertambangan, khususnya batu bara.

Agar proses belajar yang berbentuk perpaduan antara perkelasan dan praktik lapangan semakin efektif, para siswa ditempatkan di asrama. Tahun ini, politeknik pertama yang hadir di Kabupaten Berau ini tercatat telah meluluskan 150 peserta didik, yang terserap oleh sejumlah perusahaan rekanan Berau Coal. Tak kurang dari anggota Komisi IX DPR RI mengapresiasi inisiatif ini. “Dengan adanya politeknik pertambangan di Kabupaten Berau ini, akan meningkatkan tenaga kerja lokal, agar tidak ada kesenjangan,” jelas Abidin Fikri  di sela-sela kunjungannya ke kampus politeknik, Senin (6/8/2018).

Mendapati hal ini, Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal berupaya meningkatkan kapasitas lembaga dengan memperluas jangkauan jaminan kerja, diantaranya melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Berau Coal dengan tiga kontraktor besar di wilayah Berau, yakni PAMA, Ricobana, dan SIS. Selain itu, pengembangan kurikulum juga terus dilakukan, antara lain dengan dibukanya program Diploma III/IV di tahun 2018 untuk memenuhi ragam kebutuhan tenaga kerja terampil yang terus berkembang.

]]>
SML Dukung Kemajuan Pendidikan di Indonesia /blog/?p=422 Fri, 06 Jan 2017 07:06:15 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=422 Pengembang Sinar Mas Land menegaskan dukungan serta komitmen penuhnya dalam memajukan dunia pendidikan di tanah air.

Hal ini dibuktikan dengan beragam kerjasama, serta aktivitas-aktivitas pendidikan yang sukses diadakan oleh perusahaan, untuk mendorong dan membantu perkembangan dunia pendidikan yang menjadi pintu utama dalam melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Beberapa kegiatan yang dimaksud, diantaranya;

1. Sinar Mas Land telah ikut mendorong hadirnya beberapa kampus-kampus perguruan tinggi swasta terbaik di proyek-proyek milik Sinar Mas Land, seperti International University Liaisons Indonesia (IULI), Universitas Prasetiya Mulya dan Unika Atma Jaya di BSD City, serta Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB), sebuah kerja sama antara ITB dengan Sinar Mas yang hadir di Kota Deltamas yang dikembangkan Sinar Mas Land di Cikarang.

2. Dukungan perusahaan terhadap pendidikan membuahkan hasil, salah satu mahasiswi ITSB, Giasa Lutfiah telah suskes merancang sepeda listrik bertenaga surya “Energy Bike atau e-bike” dalam tugas akhirnya di tahun 2016. Giasa menjadi innovator e-bike dan kampanye Produk Indonesia Jati Diri Bangsa yang diluncurkan Sinar Mas.

Menjawab tantangan penghematan energi dan pemanasan global, Giasa berhasil menciptakan e-bike melalui pendekatan desain produk industri, tidak sekedar mengandalkan solar cell (panel surya), namun juga aspek-aspek lain seperti standar ergonomic, material, penampilan, dan kelayakan produksi.

Selain itu, sepanjang tahun 2016, Sinar Mas Land telah melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung dunia pendidikan di tanah air, seperti;

1. Mewujudkan Auditorium Sinar Mas senilai Rp3,2 miliar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya pada Mei 2016 lalu.

2. Sinar Mas Land bekerja sama dengan Universitas Prasetiya Mulya memberikan edukasi kepada para pedagang kecil di Pasar Tradisional Modern BSD mengenai manajemen pengembangan usaha dan melakukan asesemen proposal pengelolaan sampah di BSD City.

3. Pada 14 Desember 2016 lalu, Sinar Mas Land melalui BSD City juga ikut berpartisipasi terkait acara topping off Kampus Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, untuk menyelesaikan pembangunan kampus ketiga di BSD City.

4. Untuk mendukung kemajuan Unika Atma Jaya, Sinar Mas Land kini juga tengah bersiap membangun Stasiun Intermoda BSD City seluas 25 Hektar yang letaknya bersebelahan dengan Unika Atma Jaya.

5. Khusus di bidang pendidikan arsitektur, Sinar Mas Land aktif mendorong munculnya bibit-bibit unggul arsitek dengan mengadakan kompetisi Sinar Mas Land Young Architect Competition (SML YAC) yang pesertanya adalah kalangan mahasiswa dan fresh graduate. Sayembara SML YAC merupakan bentuk kepedulian Sinar Mas Land terhadap perkembangan para arsitek muda di tanah air sekaligus untuk mengapresiasi bakat mereka di bidang arsitektur yang akan mewarnai wajah perkotaan di Indonesia.

6. Dengan rencana melibatkan dunia pendidikan dan penelitian, Sinar Mas Land melalui BSD City juga tengah bertransformasi menjadi integrated smart digital city melalui pembangunan sebuah kawasan Digital Hub seluas 25,86 Ha di bagian selatan Green Office Park, BSD City.

7. Digital Hub merupakan inovasi proyek terbaru Sinar Mas Land yang nantinya akan diperkaya dengan pengembangan mixed use yang meliputi infrastruktur bisnis, retail dan lifestyle. Keberadaan berbagai infrastruktur tersebut memperkuat peran Digital Hub di Indonesia, sebagai lokasi usaha dan bisnis impian bagi perusahaan berbasis teknologi informasi, start up companies, software developer, programer, para peneliti, inovator, para penyelenggara inkubator/akselerator, entrepreneur, investor dan komunitas digital menjadikan BSD City sebagai pionir Integrated Smart Digital City di tanah air.

Dalam menggarap proyek ini, Sinar Mas Land bekerja sama dengan sejumlah universitas sebagai talent pool, sehingga keberadaan sejumlah universitas di BSD City menjadi sangat penting dalam pengembangan Digital Hub.

“Sinar Mas Land akan terus memperkuat komitmennya terutama dalam memberikan beasiswa pendidikan bagi yang siswa/mahasiswa kurang mampu sebagai salah satu satu program unggulan CSR tahun 2017. Kami menyadari sangat banyak anak pintar yang berprestasi namun kondisinya kurang beruntung,” pungkas Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land dalam siaran pers yang diterima Jakartakita.com, Kamis (5/1/2017).

(Sumber: JakartaKita )

]]>