Pantang Menyerah – Sinar Mas /blog Mon, 31 Oct 2022 08:24:41 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png Pantang Menyerah – Sinar Mas /blog 32 32 Cara Tzu Chi Sinar Mas Memperingati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja /blog/?p=3653 Mon, 31 Oct 2022 08:24:41 +0000 /blog/?p=3653 Dalam rangka memperingati 100 tahun Eka Tjipta Widjaja, seluruh pilar bisnis Sinar Mas turut berpartisipasi, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi cabang Sinar Mas.

Yayasan Buddha Tzu Chi adalah sebuah yayasan yang beraktivitas di ranah amal, layanan kesehatan, pendidikan serta kebudayaan, dengan berlandaskan welas asih dan kemurahan hati, melalui kekuatan para relawannya yang bergerak bersama-sama. Tzu Chi Cabang Sinar Mas menjadi wadah relawan Tzu Chi Indonesia di kelompok usaha Sinar Mas yang menerapkan filosofi hidup pantang menyerah dari Eka Tjipta Widjaja untuk terus membantu dan memberikan manfaat kepada sesama umat manusia.

Adapun tiga kegiatan utama yang menjadi fokus dari Tzu Chi Cabang Sinar Mas, diantaranya sebagai berikut:

1. Kegiatan Donor Darah dan Celengan Bambu

Kegiatan donor darah yang dilakukan oleh relawan Tzu Chi Sinar Mas tersebar di 89 lokasi dengan jumlah pendonor darah lebih dari 1.000 orang. Kegiatan donor darah ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat, hal ini ditandai dengan tingginya antusiasme para pendonor, seperti yang terjadi di Tzu Chi cabang Batam yang berhasil mengumpulkan 147 kantong darah.

Antusiasme karyawan dan rekanan untuk mengikuti donor darah di Employee Facility Sinar Mas Downstream Lampung dalam rangka peringatan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

Selain donor darah, kegiatan berbuat baik yang dilakukan Yayasan Buddha Tzu Chi Sinar Mas ialah kegiatan celengan bambu. Celengan bambu mengandung semangat bahwa siapa pun dapat beramal sekalipun dengan dana kecil. Dari dana yang terhimpun melalui celengan bambu, Tzu Chi Sinar Mas kemudian menyalurkannya kepada orang-orang yang membutuhkan, terutama dari keluarga tidak mampu. Misalnya untuk biaya pengobatan, pendidikan, bedah rumah, dan warga yang menjadi korban bencana alam.

Irwan Tirtariyadi, Head of Upstream Sinar Mas Agribusiness and Food menuangkan celengan bambu sebelum melakukan donor darah

2. Penanaman Pohon

Menebar kebaikan tidak hanya kepada sesama manusia saja akan tetapi bisa dilakukan dengan wujud kepedulian terhadap lingkungan untuk menjaga bumi. Kondisi pemanasan global yang belum juga membaik, mendorong relawan Tzu Chi Sinar Mas untuk menunjukkan rasa peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitar dengan kegiatan penanaman pohon. Salah satunya yang dilaksanakan pada 17 Februari 2022 di Sungai Citarum yang berada di Desa Andir, Kec. Baleendah, Kab. Bandung.

Relawan menyiapkan sebanyak 500 bibit pohon Salam untuk ditanam di sepanjang bantaran Sungai Citarum tepatnya di wilayah sektor 7 dari 10 sektor Program Citarum Harum yang digalakan Pemprov Jabar. Kegiatan ini tidak hanya diikuti relawan Tzu Chi dan prajurit TNI saja, namun para warga setempat juga ikut menanam bibit pohon. Diharapkan kegiatan ini dapat berdampak baik untuk lingkungan sekitar dan dapat dilestarikan oleh warga setempat.

Total 101.517 pohon telah ditanam oleh relawan Tzu Chi Sinar Mas dalam rangka memperingati 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

3. Bakti sosial 5KM (Katarak, Bibir Sumbing, dan Hernia)

Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas di PT Konverta Mitra Abadi (KMA) Lampung, melakukan misi kemanusiaannya untuk menolong para penderita katarak, bibir sumbing, dan hernia yang bertempat di Rumah Sakit TK IV 02.07.04 Bandar Lampung. Dari 43 calon pasien, sebanyak 32 pasien dinyatakan lolos untuk menjalani tindakan operasi yang dilakukan secara bertahap.

Pendampingan yang dilakukan relawan selama proses bakti sosial ini diapresiasi Mayor CKM dr. Usman Alkaff, SpPD., FINASIM, Kepala Rumah Sakit TK IV 02.07.04 Bandar Lampung. Beliau mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh relawan Tzu Chi Sinar Mas sangat luar biasa karena melayani dengan tulus hati dan ikhlas.

Salah satu peserta baksos operasi katarak dibantu relawan sesaat setelah diperiksa dokter.

Secara keseluruhan, relawan Tzu Chi Sinar Mas telah melayani 233 pasien katarak, bibir sumbing dan hernia sepanjang peringatan 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja.

Tiga kegiatan baik yang telah dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Sinar Mas diharapkan dapat membawa manfaat bagi para penerimanya. Semoga semangat pantang menyerah untuk terus menebarkan semangat cinta dan kasih selalu menyertai kita semua ya, Sahabat Sinar Mas!

]]>
Forum Dialog – Economic Outlook 2023 “Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Inflasi Global” /blog/?p=3636 Mon, 24 Oct 2022 02:22:27 +0000 /blog/?p=3636 Saat ini, perekonomian di Indonesia tetap optimis untuk terus bangkit setelah dilanda pandemi COVID-19. Meskipun demikian, Indonesia harus tetap waspada karena pandemi menyisakan scarring effect, yakni sektor produksi yang belum bisa merespon permintaan secara cepat hingga mengakibatkan terjadinya inflasi.

Franky Oesman Widjaja, selaku Board Member Sinar Mas mengatakan bahwa pertumbuhan perekonomian yang saat ini tidak pasti membuat keadaan semakin sulit dan mengharuskan negara untuk terus berhati-hati dan berwaspada.

“Akibat perang Rusia dan Ukraina menyebabkan krisis pangan, finansial, dan energi yang berdampak pada perlambatan ekonomi dan resesi di tahun 2023,” ujar Franky dalam webinar 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja yang bertajuk Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Inflasi Global, pada Senin (17/10/2022).

“Kita patut bersyukur di tengah ketidakpastian saat ini, perekonomian Indonesia masih mencapai 5,44% di kuartal kedua tahun ini,” ujar Franky.

Franky juga menambahkan bahwa tingkat inflasi di Indonesia cukup terkendali dengan angka 5,9%. Tingkat inflasi Indonesia dianggap cukup rendah dibandingkan dengan negara lainnya, seperti Rusia 15,1%, Uni Eropa 9,1%, Turki 79,6%, dan Amerika Serikat 8,5%.

“Inflasi di tanah air kemungkinan besar akan naik akibat pengaruh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga bahan pangan,” ucap Airlangga Hartarto, selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Saat ini, tingkat inflasi di Indonesia dapat dikatakan cukup terkendali dan menjadi pertumbuhan ekonomi terbaik kedua setelah kenaikan harga BBM yang patut untuk diapresiasi.

Walaupun demikian, ekonomi Indonesia harus tetap berada dalam jalur pertumbuhan positif yang dilakukan dengan cara mengoptimalkan belanja produk dalam negeri.

“Belanja produksi dalam negeri ini harus kita dorong, tidak kurang Rp740 triliun belanja APBN dan APBD yang dapat digunakan untuk produk-produk dalam negeri,” ucap Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara. Ia juga menambahkan potensi anggaran lebih tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam webinar yang diselenggarakan secara online tersebut, Franky Oesman Widjaja mengapresiasi kerja pemerintah di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo yang hingga saat ini terus berkonsisten dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional dan terus mengedepankan keseimbangan ekonomi dan kesehatan dengan cepat dan tepat.

Pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik ini juga didukung oleh kebijakan kolaborasi antara sektor swasta dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Saling bergotong royong dan terus bersinergi bersama menjadi upaya sektor swasta, termasuk Sinar Mas, untuk menaikkelaskan UMKM agar dapat berdaya saing global dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Rekaman webinar Forum Dialog – Economic Outlook 2023 “Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Inflasi Global” bisa disaksikan pada video di bawah ini.

]]>
KLHK, PUPR, dan Sinar Mas Bangun Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo /blog/?p=3607 Fri, 09 Sep 2022 03:43:44 +0000 /blog/?p=3607 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Sinar Mas, menandatangani nota kesepahaman pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan berkapasitas 10 juta bibit per tahun, Selasa (6/9/2022).

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono dengan Managing Director Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata, dan disaksikan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, di Ballroom Grand Hyatt, Jakarta Pusat.

Membangun rumah persemaian adalah program yang digagas oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Rencananya, KLHK akan membangun sebanyak 30 unit pusat persemaian serupa di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Siti membeberkan latar belakang pembangunan rumah persemaian adalah sebagai dukungan dan aksi nyata terhadap upaya percepatan proses peningkatan tutupan hutan dan lahan dalam kerangka peningkatan kualitas lingkungan dan penguatan tata kelola lingkungan hidup dan kehutanan. Salah satu kunci pertama dan memegang peranan penting, yaitu penyediaan bibit berkualitas untuk kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan yang lebih masif dan terstruktur.

Pembangunan persemaian dengan skala besar pada setiap provinsi diarahkan untuk mendukung pemulihan ekosistem melalui rehabilitasi hutan dan lahan termasuk reklamasi areal/lahan bekas tambang.

Salah satu lokasi atau provinsi yang menjadi prioritas dibangunnya persemaian saat ini adalah provinsi Sumatera Selatan, yang memiliki luas lahan kritis seluas 709.884 Ha, dengan komposisi lahan kritis berada didalam kawasan hutan seluas 347.034 Ha dan di luar kawasan hutan 362.851 Ha.

“Luasnya sasaran hutan dan lahan yang perlu dipulihkan ini, menjadi salah satu pertimbangan dari dibangunnya persemaian skala besar di provinsi Sumatera Selatan,” ungkap Siti.

Selain itu, hal tersebut juga berkaitan sangat erat dengan langkah-langkah Indonesia dalam merespon kondisi global. Pada konteks ini, Indonesia telah menegaskan agenda Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 sebagai aksi mitigasi yang menunjukkan aksi iklim dalam pelaksanaan target kinerja melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan sistematis.

Dalam sambutannya, Siti mengatakan, Indonesia’s FoLU Net Sink 2030 diharapkan tidak hanya dapat mencapai target dalam penurunan emisi GRK. Ia juga mengharapkan sekaligus dijadikan momentum untuk mempercepat proses peningkatan kualitas dan penguatan tata kelola lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia.

Sebagai informasi, Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 adalah sebuah kondisi yang ingin dicapai dimana tingkat serapan emisi Gas Rumah Kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan pada tahun 2030 akan seimbang atau lebih tinggi dari tingkat emisi.

Dalam kesempatan yang sama, Managing Director APP Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata menyatakan, bibit yang baik dan berkualitas adalah kunci dari keberhasilan penanaman sebuah pohon.

“Hingga saat ini, kami telah mempelajari dan berpengalaman dalam mengembangkan maupun mengelola Pusat Nursery,” tukasnya.

Dengan pengalaman tersebut, dia berharap APP Sinar Mas dapat memberikan nilai tambah dalam upaya mempercepat pencapaian target Pemerintah Indonesia dalam menghasilkan bibit tanaman hutan dataran rendah dan dataran tinggi. Tidak hanya itu, tanaman estetika serta jenis tanaman multipurpose tree species (MPTS) yang berupa tanaman buah-buahan.

KLHK, PUPR, dan Sinar Mas secara simbolis melakukan penanaman benih sebagai kesepakatan pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo, Sumatera Selatan

Untuk pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Sumatera-Selatan ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 6 ha di Kawasan Kemampo, Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan. Bibit yang akan diproduksi meliputi jenis tanaman endemik (Kasturi, Kapul, Ramania, Meranti, Ulin, Gaharu, dll), tanaman estetika (Ketapang Kencana, Pucuk Merah, Tabebuya, Tanjung dll), dan tanaman penghasil Hasil Hutan Bukan Kayu/HHBK (Duku, Durian, Petai, Jengkol, Alpukat, Sawo, Kemiri, Sirsak dll). 

Sementara itu, Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin menyatakan, “Pilar-pilar usaha Sinar Mas melalui Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, Sinar Mas Agribusiness & Food, Sinar Mas Mining beserta sejumlah perusahaan afiliasinya, merasa terhormat dan bangga, dapat turut berperan serta aktif dalam mendukung tindakan nyata dan implementasi program Pemerintah tersebut, guna mengatasi krisis global termasuk dampak dari perubahan iklim – terancamnya keberlangsungan keanekaragaman hayati – pencemaran lingkungan serta peningkatan sirkuler ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan, melalui pembangunan Persemaian Sriwijaya Kemampo ini,” 

Pembangunan pusat persemaian ini merupakan kolaborasi tiga pihak yaitu Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Sinar Mas. Kolaborasi seperti ini tentu mempercepat tujuan utama inisiatif Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, agar pembangunan ekonomi semakin pesat dan sekaligus program reahabilitasi lingkungan juga terjaga dengan baik.

Rangkuman kegiatan dapat Anda saksikan pada video di bawah ini:

]]>
Ada Pengelolaan Sampah Terpadu di ITC Cempaka Mas /blog/?p=3590 Mon, 27 Jun 2022 03:33:51 +0000 /blog/?p=3590 Sebagai wujud implementasi aspek Environmental, Social and Governance (ESG) secara konsisten dan bertanggung jawab dalam aktivitas bisnis perusahaan, Sinar Mas Land melalui ITC Group mengimplementasikan program pengelolaan sampah terpadu di ITC Cempaka Mas bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dan PT Mitra Karunia Indah.

Implementasi program pengelolaan sampah diresmikan oleh Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) dan disaksikan langsung oleh Dhany Sukma (Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat) dan Asep Kuswanto (Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta) pada Kamis (23/6) di Area Boulevard Pintu Barat, ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan, “Saya mengapresiasi langkah ITC Group sebagai kawasan dan perusahaan pertama yang secara mandiri mengelola limbah dan sampah. Ini merupakan sikap yang bertanggung jawab atas semua sampah residu yang dihasilkan. Kegiatan ekonomi yang sejalan dengan ekologi merupakan terobosan yang sangat penting. Saya berharap kegiatan ini juga menjadi proses pembelajaran untuk diterapkan di tingkat rumah tangga dan perkantoran lain.”

img-bsd-train-station
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan kata sambutan dalam program Pengelolaan Sampah Terpadu ITC Cempaka Mas

Pengelolaan sampah di lingkungan ITC Cempaka Mas dilakukan melalui beberapa tahap seperti pemilahan sampah hingga ke TPS, pengolahan sampah sampai kegiatan daur ulang menjadi bahan daur ulang yang menghasilakan pakan magot, biopori, komposter dan lain-lain. Dampak positif dari pengelolaan sampah tidak hanya datang dari sisi kebersihan tapi juga memberi nilai tambah untuk sustainability di lingkungan ITC Cempaka Mas. Partisipasi dari berbagai pihak tersebut diharapkan dapat melahirkan budaya bersih dan sehat sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat luas.

ITC Group Division Head – Sinar Mas Land, Agnes Fariati mengatakan, “Pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dapat mendorong dampak positif bagi lingkungan hidup. Program ini tidak hanya melibatkan para karyawan saja, namun seluruh tenant hingga ribuan pengunjung ITC Cempaka Mas berpartisipasi dalam pengelolaan sampah secara terpadu. Pengelolaan sampah terpadu sejalan dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2021 tentang Kewajiban Pengelolaan Sampah di Kawasan dan Perusahaan. Kami harap upaya ini dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sustainable di lingkungan perusahaan.”

img-bsd-train-station

Dalam kesempatan yang sama Direktur PT MKI – PT Mitra Karunia Indah, Ferry Johan menambahkan, “Kami mendukung penuh langkah konkret ITC Group dalam pelestarian lingkungan melalui program pengelolaan sampah yang bertanggung jawab guna menuju Indonesia zero-waste. Semoga kolaborasi ini dapat mendorong terwujudnya ekonomi sirkular yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bisnis, dan lingkungan.”

]]>