LG Sinar Mas – Sinar Mas /blog Fri, 07 Mar 2025 03:33:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png LG Sinar Mas – Sinar Mas /blog 32 32 SM+ Memulai Pembangunan Pusat Data Unggulan di Kawasan Pusat Bisnis Jakarta /blog/?p=4254 Fri, 07 Mar 2025 03:33:01 +0000 /blog/?p=4254 SM+, perusahaan infrastruktur dan layanan digital yang didukung oleh Sinar Mas, bersama dengan mitra usaha patungannya, Korea Investment Real Asset Management (KIRA), Kamis (6/3/2025) meresmikan peletakan batu pertama pembangunan SMX01, pusat data AI-ready dan kaya akan konektivitas di Kawasan Pusat Bisnis Jakarta.

Fasilitas canggih ini menelan investasi senilai lebih dari US$300 juta dan dikembangkan melalui kerja sama dengan LG Sinar Mas sebagai penasihat teknologi dan operator, dengan memanfaatkan pengalaman timnya dalam mengoperasikan dan mengembangkan lebih dari 600 MW kapasitas pusat data di Korea.

Dijadwalkan untuk mulai beroperasi pada semester kedua tahun 2026, SMX01 bertujuan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan infrastruktur digital di Asia Tenggara, yang mana ekonomi digitalnya diproyeksikan akan mencapai US$1 triliun pada tahun 2030.

Dengan luas data hall white space hampir 15.500 meter persegi, SMX01 adalah pusat data yang dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan pelanggan, mulai dari bisnis enterprise hingga perusahaan hyperscale global. Dengan infrastruktur andal yang mendukung hingga 2.400 rak yang terbagi ke dalam sembilan data hall, SMX01 menawarkan skalabilitas yang tinggi. Setiap data hall mampu menampung hingga 340 rak dan dapat disesuaikan untuk memenuhi berbagai permintaan pusat data, termasuk untuk memenuhi layanan colocation, hyperscale yang memerlukan rak dengan kepadatan daya tinggi, serta pemanfaatan pusat data lainnya yang mulai muncul seperti aplikasi Artificial Intelligence (AI) dan machine learning.

SMX01 siap mendorong Indonesia menjadi pusat transformasi dan inovasi teknologi di Asia Tenggara dan akan dilengkapi dengan fitur-fitur yang mendukung kebutuhan daya yang besar untuk komputasi berkinerja tinggi. Dengan kapasitas awal sebesar 18 MW, yang dapat ditingkatkan hingga 60 MW, SMX01 akan dilengkapi dengan fitur-fitur berikut:

  • Dukungan untuk rak dengan kepadatan daya tinggi hingga 130 KW per rak
  • Teknologi pendingin udara terbaru dan sistem liquid cooling canggih sesuai permintaan
  • Berbagai pilihan operator penyedia internet terkemuka di Indonesia melalui beberapa jalur fiber

Pusat data ini mendukung keberlanjutan melalui desain yang hemat energi dan Power Usage Effectiveness (PUE) yang rendah, serta memastikan keamanan tingkat tinggi melalui beberapa lapisan perlindungan keamanan yang sesuai dengan standar global. SMX01 akan dibangun dengan standar Tier IV dan diharapkan akan meraih sertifikasi green building.

“Pusat data terbaru ini mencerminkan komitmen kami untuk menyediakan infrastruktur digital yang aman dan memiliki skalabilitas, sehingga dapat menghubungkan pasar Indonesia yang sedang berkembang dengan ekosistem digital global,” ujar Herson Suindah, Presiden Direktur & CEO SM+.

“Melalui SMX01, bersama dengan jaringan kami ke 24 edge data center yang saling terhubung di seluruh Indonesia, kami memungkinkan penerapan teknologi canggih, mengurangi latency jaringan untuk pengguna akhir, mempercepat masuknya perusahaan global, dan mendukung beban kerja AI yang terdistribusi. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, kami bangga dapat membangun fondasi yang diperlukan untuk mendukung ekspansi ini bersama dengan para mitra kami,” tambahnya

Yong Sik Kim, CEO KIRA menambahkan, “Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan SM+ dan LG Sinar Mas dalam proyek pusat data unggulan ini. Investasi kami di SMX01 menegaskan keyakinan kami terhadap pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.”

Dong Hyup Han, CEO LG Sinar Mas, mengatakan, “Kolaborasi kami dengan SM+ dan KIRA dalam proyek SMX01 merupakan pencapaian penting dalam memajukan infrastruktur digital Indonesia. Dengan menggabungkan keahlian teknologi kami dan pengetahuan SM+ terhadap pasar lokal, kami menetapkan tolok ukur baru untuk pusat data di kawasan ini.”

 

 

 

Tentang SM+

Didirikan pada tahun 2023 dan berbasis di Jakarta, SM+ adalah wadah investasi infrastruktur dan layanan digital yang didukung oleh Sinar Mas, salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia. SM+ beroperasi di bawah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk yang merupakan perusahaan induk dari pilar bisnis Energi & Infrastruktur Sinar Mas. SM+ Data Centers memiliki dan mengelola 25 pusat data di seluruh Indonesia, dengan total kapasitas IT load gabungan hingga 40 MW untuk kapasitas yang telah beroperasi dan masih dalam tahap pengembangan. SM+ Technology Solutions beroperasi sebagai penyedia layanan TI dan systems integrator melalui perusahaan patungan LG Sinar Mas.

 

Tentang KIRA

Korea Investment Real Asset Management (KIRA) adalah perusahaan asset management yang memiliki spesialisasi dalam investasi dan pengelolaan dana pada alternative assets, termasuk real estate dan infrastruktur. Per Desember 2024, dana kelolaan KIRA mencapai lebih dari US$5 miliar. KIRA merupakan anak perusahaan langsung dari Korea Investment Holdings (KIH), perusahaan induk keuangan non-bank pertama di Korea dengan total aset sebesar US$66,8 miliar pada tahun 2023.

 

Tentang LG Sinar Mas

Didirikan pada tahun 2024, LG Sinar Mas merupakan perusahaan patungan antara SM+ dan unit bisnis transformasi digital dari LG di Korea Selatan. Perusahaan ini berfokus pada penyediaan solusi dan layanan TI yang inovatif untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia. Dengan menggabungkan pengetahuan terhadap pasar lokal dan kemampuan di bidang teknologi, LG Sinar Mas bertujuan untuk menjadi penyedia layanan TI yang paling tepercaya, handal, dan inovatif di Indonesia.

]]>
Joint Venture Sinar Mas dan LG CNS Siap Bangun Data Center di Jakarta Senilai Rp4,6 Triliun /blog/?p=4168 Wed, 11 Sep 2024 03:12:30 +0000 /blog/?p=4168 Sinar Mas bersama dengan LG CNS Co. Ltd. (LG CNS) resmi membentuk perusahaan patungan (joint venture), yakni LG Sinar Mas untuk membangun pusat data di tengah kota Jakarta senilai Rp4,6 triliun. Proyek kongsi perdana antara Sinar Mas dan LG CNS ini bakal membangun data center berbasis AI di Indonesia.

Perusahaan patungan ini terbentuk dari perjanjian kemitraan yang ditandatangani pada 27 Maret 2024 di Seoul, Korea Selatan, sebagai dasar kolaborasi strategis di bidang teknologi.

LG CNS merupakan sebuah perusahaan penyedia pusat data, layanan IT, solusi cloud, dan spesialis transformasi digital yang berbasis di Korea Selatan. Mereka merupakan pemimpin dalam transformasi digital dari Korea Selatan.

Pengalaman LG CNS dalam teknologi digital, dipadukan dengan pengetahuan Sinar Mas dalam berbagai sektor bisnis Indonesia, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar TI yang terus tumbuh.

Perusahaan baru hasil kolaborasi tersebut bakal membangun pusat data atau data center berbasis AI (artificial intelligence) di Central Business District di Kuningan, Jakarta Selatan dengan total area pengembangan mencapai 8.516 meter persegi (m2). Pusat data tersebut dijadwalkan selesai pada pertengahan tahun 2026, dengan target utama perusahaan domestik dan multinasional, khususnya yang bergerak di sektor industri perbankan.

Board Member of Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja

“Melalui kemitraan ini, kami yakin dapat berkontribusi membangun masa depan di mana teknologi terintegrasi secara mulus ke dalam kehidupan keseharian jutaan orang Indonesia, membantu kita untuk semakin terhubung, sejahtera, dan cerdas. Kami meyakini kekuatan kolaborasi dapat mengantarkan kita melangkah lebih jauh, to go far and beyond,” ujar Board Member of Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja dalam gelaran yang berlangsung di Jakarta, dan dihadiri oleh CEO SM+ Herson Suindah, CEO LG CNS Hyun Shin Gyoon, dan CEO LG Sinar Mas Han Donghyup.

Hyun Shin Gyoon, CEO LG CNS, menyatakan bahwa kolaborasi ini akan memposisikan LG Sinar Mas sebagai pemain utama dalam lanskap teknologi Indonesia dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

“Kami yakin, dengan visi dan keahlian yang saling melengkapi, kita dapat melampaui ekspektasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Secara keseluruhan ada enam pilar fokus dari joint venture antara Sinar Mas dan LG. Pertama, data center dan cloud services. Kedua, finance services. Ketiga, public and smart 3. Keempat, smart factory. Kelima, telekomunikasi, dan keenam global delivery center.

“Kami berharap pada masa depan, kita akan berusaha bersama-sama untuk mengembangkan seri kecil, infrastruktur yang berkembang, seperti data center, dan cloud, servis IT finansial, dan ekosistem IT yang dapat menerima manfaat dari bisnis dan masyarakat,” ujar CEO LG CNS Hyun Shin Gyoon.

Untuk timeline pembangunannya sendiri terdiri, proyek ini akan mulai melangsungkan prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Kuartal I 2025. Secara keseluruhan, proyek ini diharapkan bisa rampung di 2027, sedangkan operasinya diharapkan bisa dimulai pada semester II 2026.

“Proyek ini diharapkan selesai pada tahun 2027. Target proyek ini adalah perusahaan besar, terutama di bidang perbankan, dan perusahaan Sinar Mas dan perusahaan-perusahaan Korea,” kata CEO LG Sinar Mas Han Donghyup.

Franky mengharapkan, kerja sama ini dapat berdampak positif, baik bagi kedua perusahaan maupun ekonomi nasional.

“Kami berharap dapat membangun platform teknologi terdepan di Indonesia untuk mendorong pembangunan ekonomi negara ini, sekaligus menciptakan bisnis yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak yang bermitra,” kata Franky.

]]>