Kelapa Sawit – Sinar Mas /blog Fri, 27 Oct 2023 03:13:02 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png Kelapa Sawit – Sinar Mas /blog 32 32 Sinar Mas Dukung Potensi Minyak Sawit Jadi Solusi Bahan Bakar Nabati /blog/?p=3968 Sat, 09 Sep 2023 02:38:01 +0000 /blog/?p=3968 Sinar Mas hadir dalam gelaran Indonesia Sustainability Forum (ISF) pada tanggal 7-8 September 2023 di Jakarta. Acara ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bersama Kamar Dagang Indonesia (KADIN).

Forum ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi negara berkembang dan negara maju dalam mengimplementasikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Kurang lebih 700 pemangku kebijakan, pakar ahli, serta investor dari seluruh dunia hadir dalam acara tersebut untuk membangun kemitraan di bidang sustainability dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi hijau.

Dalam kesempatan ini, Sinar Mas melalui Sinar Mas Agribusiness and Food membawa sebuah solusi, yakni kelapa sawit sebagai potensi biosolusi yang dimiliki Indonesia dapat menjadi jawaban segera bagi kebutuhan dunia akan bahan bakar nabati rendah karbon berkelanjutan. Hal itu guna memitigasi dampak perubahan iklim.

Kelapa sawit merupakan potensi biosolusi yang dimiliki Indonesia untuk menjadi solusi bahan bakar nabati rendah karbon berkelanjutan.

“Masih cukup waktu bagi umat manusia untuk menyelamatkan bumi pertiwi dari ancaman perubahan iklim, sejauh ada ketulusan untuk mengambil langkah segera, nyata, dan bersama-sama,” kata Chairman Sinar Mas Agribusiness & Food, Franky Oesman Widjaja saat menjadi pembicara kunci pada gelaran Indonesia Sustainability Forum 2023 di Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Dalam diskusi bertemakan “Fuels of the Future for Low Carbon Industri Solution”, Franky menyampaikan potensi besar Indonesia dalam langkah bersama menangani dampak perubahan iklim, melalui pemanfaatan keunggulan sumber daya alam yang dimiliki.

“Seperti minyak kelapa sawit dan banyak sumber daya alam lainnya, yang dapat dan mesti memainkan peran penting bagi masa depan Indonesia yang rendah karbon,” katanya.

Franky menambahkan, komoditas kelapa sawit merupakan salah satu sumber daya alam terbesar Indonesia dan berkah Tuhan Yang Maha Esa untuk Indonesia karena mampu menyediakan mata pencaharian bagi lebih dari 17 juta orang, yang sebagian besar berada di pelosok pedesaan. Selain itu, minyak kelapa sawit juga menjadi kontributor utama ekspor Indonesia yang tahun 2022 tercatat bernilai sekitar US$40 miliar.

Capaian tadi berasal dari karakteristik minyak kelapa sawit sebagai minyak nabati paling produktif yang mampu menghasilkan 5 hingga 10 kali lebih banyak per hektar perkebunan, dibandingkan dengan minyak nabati lain yang ada.

“Hanya dengan luasan 8% dari total lahan yang digunakan untuk memproduksi minyak nabati, dapat memasok 40% dari kebutuhan minyak nabati dunia saat ini,” ujar Franky.

Ia memperkirakan, pada tahun 2045 mendatang, produksi minyak kelapa sawit akan mencapai 100 juta ton per tahun, tanpa perlu melakukan perluasan lahan perkebunan.

Dengan memanfaatkan keunggulan ini secara terencana dan berkelanjutan, Indonesia telah mendekarbonisasi ekonominya melalui program B35. Franky pun optimistis mengenai pengembangan lebih jauh bahan bakar nabati berbasis minyak kelapa sawit sebagai bahan bakar pesawat udara.

]]>
Jokowi Luncurkan Program Peremajaan Sawit Rakyat di Riau /blog/?p=1567 Wed, 09 May 2018 07:16:14 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=1567 Hari kedua berada di Provinsi Riau, Rabu (9/2/2018), Presiden Joko Widodo bertolak ke Kabupaten Rokan Hilir, untuk meluncurkan program peremajaan sawit rakyat.

Seperti dikutip dari siaran pers Istana Kepresidenan, Jokowi berangkat dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU melalui Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, pada pukul 08.20 WIB.

Helikopter yang membawa Jokowi dan rombongan tiba di helipad Lapangan Sepak Bola, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir pukul 09.10 WIB. Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Plt Gubenur Riau Wan Thamrin Hasyim. Mereka langsung disambut Plt Bupati Rokan Hilir Jamiludin. Warga Rokan Hilir juga turut memadati lokasi untuk menyambut kehadiran Jokowi.

Dari lokasi helipad, Presiden bersama rombongan menuju lokasi replanting kelapa sawit untuk meluncurkan program peremajaan sawit rakyat (PSR). Pemerintah akan memulai peremajaan kebun sawit rakyat seluas 25.423 hektar untuk Provinsi Riau pada 2018.

Luasan tersebut tersebar di delapan kabupaten, yaitu Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, Pelalawan, Kuantan Sengingi, Indragiri Hulu, dan Bengkalis. Peremajaan Sawit Rakyat di Provinsi Riau sudah sangat mendesak. Sebab, total luas lahan kelapa sawit rakyat di Provinsi Riau yang mencapai 1,58 juta hektar pada umumnya merupakan kebun tua. Kebun sawit itu ditanam pada sekitar tahun 1980-an melalui Program Perkebunan Inti Rakyat-Transmigrasi (PIR-Trans), sehingga produktivitas dan kualitasnya menjadi rendah. Riau menjadi provinsi ketiga dari program PSR ini.

Program ini diluncurkan perdana di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada 13 Oktober 2017 dan disusul di Serdang Bedagai, Sumatera Utara pada 27 November 2017. Setelah menghadiri acara PSR ini, Presiden dan rombongan akan kembali ke Pekanbaru dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Tiba di Pekanbaru, Presiden didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy akan bertemu pengurus OSIS SMA/SMK dan siswa berprestasi se-Kota Pekanbaru di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin. Sore harinya, Presiden akan menghadiri Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-92 yang dihelat di Halaman Masjid Agung An Nur, Kota Pekanbaru. Setelah itu, Presiden dan rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dan diperkirakan tiba pada malam hari.

sumber: Kompas.com

]]>
Menperin resmikan pabrik oleokimia Sinar Mas Cepsa di Dumai /blog/?p=1042 Mon, 09 Oct 2017 02:00:58 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=1042 Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meresmikan pabrik oleokimia PT Energi Sejahtera Mas dengan nilai investasi mencapai Rp4,77 triliun di Kawasan Industri Lubuk Gaung Kota Dumai, Kamis.

Pabrik oleokimia pertama di Indonesia itu dikelolal Sinar Mas Cepsa, patungan antara Golden Agri Resources Ltd (GAR) dan induk usaha PT SMART Tbk, dengan bahan baku minyak kelapa sawit yang berkelanjutan.

Pabrik oleokimia tersebut akan memproduksi asam lemak dan lemak alkohol berkapasitas 160,000 MT per tahun ini memiliki pangsa pasar di kawasan Asia, Eropa Timur dan Eropa Barat.

Peresmian pabrik ini dihadiri juga Chairman CEPSA dan Menteri Energi Uni Emirat Arab H.E. Suhail Al Mazrouei, Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food Franky O. Widjaja, CEO Sinar Mas CEPSA Kung Chee Wan, Dubes Spanyol untuk Indonesia, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Wali Kota Dumai Zulkifli As, Bupati Rokan Hilir Suyatno dan sejumlah unsur pimpinan daerah Provinsi Riau dan Kota Dumai.

“Usaha patungan ini akan memproduksi alkohol lemak berbasis nabati serta turunannya yang terdepan dengan skala global dan pasokan bahan baku yang berkelanjutan,” kata Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food Franky O. Widjaja.

Disebutkan, peluncuran pabrik di Dumai ini merupakan langkah penting untuk mencapai visi perusahaan menjadi produsen alkohol lemak berbasis nabati terdepan dan dapat meningkatkan nilai tambah bagi turunan kelapa sawit serta menciptakan lapangan kerja baru di Riau khususnya dan Indonesia umumnya.

Perusahaan kelapa sawit terbesar kedua di Indonesia dan terpusat di Madrid Spanyol ini, lanjutnya, membuka pabrik baru di Dumai akan membuka 300 lapangan kerja dan memproduksi 160.000 metrik ton alkohol per tahun karena semakin diminati sebagai bahan baku produk perawatan pribadi dan deterjen cair.

Pabrik Dumai sepenuhnya telah beroperasi secara mandiri dan menghasilkan listrik, mengolah limbah dan mengelola logistik sendiri, berlokasi strategis dan kilang minyak telah sertifikasi RSPO.

“Kita juga memiliki area tanam dengan total luas nasional mencapai lebih 480 ribu hektare dan menciptakan lapangan kerja 170.700 tenaga kerja indonesia,” kata Vice Chairman dan CEO Cepsa Pedro Mino.

Fokus utama perusahaan adalah memproduksi minyak kelapa sawit secara berkelanjutan, dan di Indonesia melakukan kegiatan utama meliputi budidaya dan pengolahan tandan buah segar menjadi crude palm oil dan inti sawit, penyulingan jadi produk minyak goreng, margarin, biodiesel.

 

[Sumber: Antaranews]

]]>
PT Dami Mas Berhasil Produksi 3 Juta Benih di Semester I /blog/?p=966 Mon, 28 Aug 2017 03:00:37 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=966 Produsen benih kelapa sawit PT Dami Mas Sejahtera menyumbang 3 juta butir benih sawit pada produksi nasional di semester I 2017. Terhitung sejak Januari hingga Juni 2017, produksi benih sawit secara nasional sebesar 26,5 juta butir.

Tony Liwang, Direktur PT Dami Mas Sejahtera menyebut, tahun ini penjualan nasional tidak lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Tony juga menyebut, meski produksi benih sawit PT Dami Mas Sejahtera tetap tumbuh, namun petumbuhannya tergolong kecil.

“Paling tumbuh hanya sekitar 100.000 butir dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhannya tidak siginifikan,” jelas Tony.

Menurut Tony, salah satu alasan pertumbuhan produksi benih yang mini adalah sulitnya mencari lahan baru untuk penanaman baru, serta tidak dilakukannya peremajaan (replanting). Tony mengungkapkan, seharusnya peremajaan sudah dilakukan sejak tahun lalu atau semester I tahun ini. Sayangnya, peremajaan tersebut tidak kunjung dilakukan.

“Saya harap replanting tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi swasta juga,” tutur Tony.

Tahun ini, Tony mengaku penurunan permintaan benih sawit tidak hanya dialami oleh Indonesia, tetapi juga secara global. Karena itu, Dami Mas Sejahtera menyesuaikan dengan pasar.

“Produksi kami tergantung permintaan nasional. Kalau nasional permintaannya turun, agak aneh juga kalau kami naik sendiri. Dulu kita coba ekspor, ternyata secara global juga sedang tidak bagus,” kata dia.

Saat ini Dami Mas menguasai 12%-20% dari pasar nasional dengan harga jual benih sawit sebesar Rp 10.500 per butir. Sementara harga jual benih dari berbagai produsen sebesar Rp 9.000 – Rp 10.00 per butir.

“Harganya juga tergantung pembelian. Semakin banyak semakin murah,” tutur Tony.

Untuk info lebih lanjut terkait bibit dari Dami Mas, silakan menghubungi langsung PT. DAMI MAS SEJAHTERA di nomor telepon Telp: 021-50338899; 08811881199, atau mengirimkan email ke sales@damimas.com. (Sumber: http://damimas.com/new/web/contact)

Sumber Berita: Kontan – Foto: Reuters

]]>
Mentega dan Margarin /blog/?p=895 Thu, 03 Aug 2017 07:00:20 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=895

 

Mentega dan margarin sering disamakan, padahal keduanya merupakan produk yang jauh berbeda, mulai dari bahan pembuat, kegunaan, hingga sifat masing-masing. Supaya tidak salah pilih, simak informasi perbedaan mentega dan margarin berikut ini.

Bahan dan Tekstur

Dikenal dengan nama butter, mentega terbuat dari krim atau susu sapi, kambing, atau domba. Tapi di Indonesia, kebanyakan ditemui mentega yang terbuat dari susu sapi, yang telah melalui proses pasteurisasi sehingga produk yang dihasilkan lebih aman dan tidak cepat basi. Tekstur mentega pun lembek dan mudah leleh jika tidak disimpan di suhu dingin.

Sebaliknya, margarin justru dibuat dari dari lemak nabati yang terkandung dalam minyak sayur. Untuk membuat teksturnya lebih padat, ditambahkan pengemulsi agar tetap tahan lama dan tidak cepat leleh, walau dibiarkan di luar kulkas.

Kegunaan

Biasanya mentega ini digunakan sebagai bahan dalam pembuatan cake maupun kue kering, atau olesan roti, karena aroma susu yang kuat, gurih, dan hasil akhirnya lembut. Sedangkan margarin sering digunakan untuk membuat kue basah atau cake untuk mendapatkan adonan yang lebih kokoh. Selain itu, karena terbuat dari minyak sayur, produk ini juga digunakan untuk menumis dan proses mengolah makanan lainnya.

Umumnya, untuk membuat cake, mentega dan margarin dicampur dengan perbandingan 1:1, untuk mendapatkan aroma yang enak dari mentega dan tekstur kue yang lebih kokoh dari margarin. Begitu juga dengan kue kering yang lebih renyah dan aromanya sedap, gunakan campuran kedua produk tersebut.

Nutrisi

Pada dasarnya, mentega dan margarin memiliki jumlah kalori yang sama. Mentega mengandung lemak alami dan vitamin A, D, E, juga K untuk menjaga kesehatan penglihatan, menguatkan tulang, dan baik bagi kesehatan tubuh. Kandungan lemaknya cukup tinggi, sekitar 80 persen, karena berpengaruh pada tekstur dan citarasanya. Oleh karena itu, kandungan kolesterol dan lemak jenuh mentega lebih tinggi ketimbang margarin.

Sedangkan margarin dibuat sebagai pengganti butter, dengan kandungan lemak yang lebih rendah. Karena komponen utama margarin adalah minyak sayur, kadar kolesterol dan lemak jenuhnya lebih rendah dibanding mentega. Untuk membuat teksturnya padat, banyak produsen memasukkan lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Tapi kini, untuk alasan kesehatan banyak digunakan minyak kelapa sawit sebagai gantinya.

Mana yang Lebih Sehat?

Dilihat dari bahan dasarnya, margarin lebih aman bagi kesehatan karena tidak mengandung lemak hewani. Kolesterol dan lemak jenuh yang terdapat di dalam margarin pun tidak setinggi mentega, sehingga lebih rendah risiko terkena penyakit jantung maupun stroke.

Margarin yang terbuat dari minyak nabati juga kaya lemak tak jenuh, Omega 6 dan 9 seperti yang dimiliki Filma Margarin. Margarin serbaguna ini dapat menjaga kadar kolesterol, dan vitamin A, B1, B2, B3, D, dan E yang baik bagi kesehatan. Jangan ragu memilih Filma Margarine karena kandungannya yang bebas kolesterol, bebas lemak trans, dan halal karena terbuat dari 100 persen lemak nabati.

Pilih produk yang terbaik sesuai dengan kebutuhan dan lebih teliti dalam memilih yang rendah kolesterol, lemak jenuh, serta bebas lemak trans.

 

[Sumber : SMART – Sukamasak]

]]>
10 Fakta Minyak Goreng Filma /blog/?p=921 Tue, 25 Jul 2017 03:00:46 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=921 Produk unggulan minyak kelapa sawit olahan produksi PT. SMART, Tbk. yaitu salah satunya Filma telah merambah masyarakat Indonesia. Yuk, simak 10 fakta menarik tentang minyak goreng Filma:

 

[Sumber: SMART]

 

]]>
Tips Memasak dengan Minyak Kelapa Sawit Pilihan /blog/?p=891 Thu, 20 Jul 2017 03:00:00 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=891

 

Mengolah makanan dengan cara menggoreng sudah lazim dilakukan untuk menambah citarasanya. Sayangnya, cara memasak yang kurang tepat tidak hanya mengurangi rasanya, tapi juga dapat membahayakan kesehatan, terutama menggunakan minyak goreng berulangkali dengan alasan berhemat.

Sebaiknya, minyak goreng digunakan maksimal dua kali sebelum warnanya berubah menghitam. Hal ini dilakukan untuk menghindari perubahan senyawa dalam minyak goreng menjadi lemak jenuh, pemicu risiko penyakit jantung dan stroke. Ada beberapa cara lebih sehat yang bisa dilakukan saat memasak dengan minyak goreng bekas berikut ini.

Pemilihan Minyak Goreng

Setiap minyak goreng memiliki tingkat kejernihan yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh kandungan karotenoid atau beta karoten (pro vitamin A) yang berasal dari kelapa sawit. Hal ini membuatnya tidak mudah menghitam saat digunakan untuk menggoreng seperti Filma Signature yang terbuat dari kelapa sawit segar pilihan.

Filma Signature merupakan varian baru dari Filma yang memadukan minyak kelapa sawit pilihan yang memiliki betakaroten alami, vitamin D dan vitamin E serta minyak zaitun (extra virgin olive oil) yang memiliki antioksidan polifenol yang baik untuk jantung. Minyak goreng ini pun sangat aman dikonsumsi karena telah mendapat sertifikat halal dan pengakuan dari BPOM sejak 20 tahun yang lalu.

Menyaring Minyak

Sebelum menggunakan minyak goreng yang telah digunakan satu atau dua kali, pastikan untuk menyaringnya terlebih dahulu. Sisa makanan yang ada dalam minyak goreng dapat merusak ikatan kimia minyak dan membuatnya cepat terbakar saat dipanaskan. Selain itu, remah-remah yang tersisa juga dapat menempel pada gorengan, yang dapat membuat citarasanya jadi kurang sedap.

Pisahkan Minyak Bekas

Seharusnya gorengan ini rasanya gurih, tapi kok manis? Ini biasanya terjadi saat minyak yang digunakan telah menyerap citarasa makanan yang digoreng sebelumnya. Selain perubahan rasa, minyak bekas pun juga dapat mempengaruhi aroma, misalnya setelah dipakai untuk menggoreng ikan atau bawang. Pastikan untuk memisah minyak goreng bekas agar tidak mengubah rasa maupun aroma makanan. Menggunakan minyak bekas itu boleh-boleh saja, asal perhatikan adanya perubahan warna, menjadi buram, atau berbau.

 

[Sumber: SMART – Sukamasak]

]]>
Membangun budaya inovasi untuk mendorong bisnis berkelanjutan /blog/?p=884 Mon, 17 Jul 2017 04:29:53 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=884

 

Pemikiran inovatif diperlukan untuk merespons tantangan industri secara efektif sambil tetap memenuhi permintaan pasokan komoditas tersebut. Siapa yang lebih pantas membuat perubahan yang berarti selain mereka yang bekerja secara langsung dengan benih itu sendiri? Selama satu dekade terakhir, GAR telah mendorong perkembangan pemikiran inovatif untuk membantu industri ini berkembang.

Sinar Mas Plantation Conference (SMPC) telah menjadi forum utama dalam berbagi gagasan-gagasan inovatif seperti ini, dan pada acara yang dihadiri oleh 400 pemimpin pabrik dan perkebunan GAR, terdapat 44 inovasi yang dicetuskan oleh karyawan yang dipresentasikan dan dipilih untuk diimplementasikan lebih lanjut. Mulai dari pembuatan alat suntik hama yang ergonomis untuk meningkatkan produktivitas, sampai merancang penggunaan lain dari produk sampingan kelapa sawit yang dapat di daur ulang dari bahan limbah, konferensi kali ini merupakan wadah untuk berbagi antara karyawan dari berbagai divisi. Mulai dari pembuatan alat suntik hama yang ergonomis untuk meningkatkan produktivitas, sampai merancang penggunaan lain dari produk sampingan kelapa sawit yang dapat di daur ulang dari bahan limbah, konferensi kali ini merupakan wadah untuk berbagi antara karyawan dari berbagai divisi.

 

 

Sejak dimulainya SMPC, lebih dari 117 gagasan karyawan telah berhasil dikembangkan untuk menetapkan standar yang lebih baik bagi organisasi. Banyak dari inovasi ini didorong oleh keinginan untuk menjadi lebih ramah lingkungan karena tim dari perkebunan kelapa sawit dan pabrik menerapkan Kebijakan Sosial & Lingkungan GAR (GSEP) sebagai peta jalan untuk memandu proses berpikir inovatif karyawan.

Keberlanjutan adalah bagian dari DNA kami dan perusahaan mendorong karyawan pabrik kami untuk berkontribusi pada cara-cara baru yang lebih baik dalam mengelola operasi, menetapkan standar yang lebih tinggi dalam bagaimana kami beroperasi secara berkelanjutan. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan sebuah terobosan dalam menumbuhkan bahan tanam kelapa sawit dengan hasil panen tinggi – Eka 1 dan Eka 2 – yang dikembangkan di pusat penelitian kami. Keduanya akan memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas panen ke tingkat tertinggi di industri ini di lahan perkebunan yang sudah ada, sehingga berkontribusi terhadap produksi kelapa sawit secara berkelanjutan.

 

[Sumber : SMART]

]]>
Langkah PT SMART Tbk. merangkul generasi muda Indonesia untuk masa depan industri kelapa sawit berkelanjutan /blog/?p=865 Wed, 12 Jul 2017 03:00:36 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=865 Industri kelapa sawit telah memberikan kontribusi yang sangat besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut riset yang dilakukan oleh Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), tercatat pada tahun 2016 produksi CPO (Crude Palm Oil) mencapai 31,5 juta ton dan nilai ekspor produk kelapa sawit menyentuh angka Rp 260,68 triliun. Kemampuan industri kelapa sawit menyerap tenaga kerja hingga 21,2 juta orang pada tahun 2016 menjadi salah satu faktor betapa pentingnya merangkul para mahasiswa sebagai calon pemimpin bisnis masa depan Indonesia dan membantu mereka mempelajari lebih lanjut  tentang industri ini.

Oleh karena itu sejalan dengan pertumbuhan tersebut, SMART belum lama ini melakukan serangkaian kegiatan untuk mempromosikan karir di industri kelapa sawit bagi para mahasiswa di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini mencakup pengenalan ragam profesi di industri kelapa sawit mulai dari pegawai keberlanjutan dan pembina petani di industri hulu hingga ahli kimia dan koki di industri hilir.

 

 

 

Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dilakukan bersama dengan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya.  Program kerjasama ini mencakup kegiatan pemagangan (internship), kuliah tamu, bursa karir dan rekruitmen mahasiswa. Penandatanganan tersebut dilakukan dalam seminar nasional bertemakan ‘Peran Produk Agroindustri Berbasis Pangan dalam Meningkatkan GNP Indonesia’. Pada acara tersebut, CEO Perkebunan Sinar Mas untuk Kalimantan Barat Susanto Yang diundang sebagai pembicara utama yang mempresentasikan topik “Peran Minyak Kelapa Sawit dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”. Seminar ini dihadiri oleh 300 peserta dari kalangan mahasiswa dan umum.

Universitas Brawijaya juga menyelenggarakan National Essay Competition dengan tema ‘Strategi Pemanfaatan Limbah Agroindustri’. Head of Employer Branding PT SMART Aditya Granada bertindak sebagai juri final bersama dengan dua juri lainnya untuk menentukan pemenang dari 10 karya terbaik mahasiswa. Lomba essay ini diikuti oleh wakil dari berbagai universitas negeri dan swasta ternama di Indonesia seperti Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Kristen Petra Surabaya, Universitas Gajah Mada, dan lainnya.

Untuk mempromosikan SMART di lingkungan universitas sekaligus mendukung para pengusaha lokal, perusahaan juga menyelenggarakan Sweet & Spicy Food Festival. Sebanyak 25 stan yang berpartisipasi terdiri dari UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) lokal Malang dan para siswa menjual berbagai makanan manis dan pedas. Ada juga acara live music dan ‘Simple Dish Competition’ dengan menggunakan seblak sebagai bahan utama yang dimasak dengan produk perusahaan, minyak goreng Filma Signature. Selain itu, perusahaan juga membagikan satu kantong minyak goreng Filma kepada setiap stan yang ikut berpartisipasi.

 

[Sumber: SMART]

]]>
GAR-Prancis Sepakati Platform Sawit Berkelanjutan /blog/?p=648 Thu, 30 Mar 2017 02:13:37 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=648 PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART) Tbk, anak perusahaan Golden Agri-Resources (GAR) dan Pusat Riset Pertanian dan Pembangunan Internasional Prancis (CIRAD) menandatangani MoU untuk mendorong upaya keberlanutan sektor agribisnis melalui platform regional baru.

Platform ini akan memberikan pelatihan-pelatihan berbasis penelitian dan meningkatkan standar keberlanjutan bagi rantai komoditas pertanian utama termasuk kelapa sawit.

Platform yang disebut Sustainable Agricultural Landscapes in Southeast Asia (SALSA) tersbeut merupakan kerjasama pemerintah dan sektor swasta untuk mengintegrasikan berbagai tim dari pemangku kepentingan yang berbeda-beda kedalam proyek-proyek riset, pelatihan dan program melindungi keragaman hayati di Asia Tenggara.

Platform ini dimaksudkan untuk memperkuat standar keberlanjutan, berbagi pengetahuan dan inovasi, dan meningkatkan jumlah manajer perkebunan yang terlatih dalam hal praktik keberlanjutan dan standar sertifikasi. Nota kesepahaman ini juga ditandatangani oleh PT Riset Perkebunan Nusantara, the Asian and Pacific Community (APCC) dan PT SOCFINDO.

Presiden Direktur PT Smart Daud Dharsono mengatakan kerjasama CIRAD dan SMART telah berlangsung lebih dari 20 tahun yang lalu melalui program pelatihan mahasiswa, pegawai profesional perkebunan, dan para peneliti dari berbagai belahan dunia.

“Kerjasama ini telah memberikan dampak positif bagi perusahaan, para pemasoknya dan 50,000 petani swadaya melalui peningkatan produktivitas dan praktik agronomi yang lebih baik. Kerjasama riset dan pengembangan dengan CIRAD ini telah berjalan dengan begitu baik, sehingga pada bulan Maret 2016, kerjasama ini diperpanjang 10 tahun lagi,” ungkap Dharma melalui keterangan resmi.

Sementara itu, Managing Director – General CIRAD Michael Eddi mengatakan sektor agribisnis sangat berperan dalam pertumbuhan ekonomi regional dan CIRAD berkomitmen penuh untuk bekerjasama dengan berbagai stakeholder melalui inisiatif SALSA.

(Sumber: Bisnis )

]]>