Warning: Undefined variable $needReplaceWords in /var/www/html/uzcms/skylinelendingus.com/index.php on line 1355
Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja, di Tangerang, Rabu (4/10/2023), mengatakan kedua perusahaan akan berkolaborasi untuk mengimplementasikan teknologi smart home, pengembangan teknologi pembangunan infrastruktur perkotaan dan manajemen informasi serta mengaplikasikan teknologi energi terbarukan.
Sinar Mas Land juga telah membuat standar baru untuk pengembangan kota pintar di Indonesia melalui proyek BSD City. Pemerintah pun menjadikannya sebagai percontohan untuk pembangunan IKN Nusantara.
“Teknologi hasil kolaborasi dengan Samsung C&T-E&C Group akan juga diterapkan di proyek township lainnya yang tersebar di Jabodetabek, Batam, Surabaya hingga Balikpapan yang lokasinya berdekatan dengan Ibu Kota Negara,” kata Michael Widjaja.
Ia mengatakan dikembangkan sejak tahun 1989, Sinar Mas Land mentransformasi BSD City menjadi integrated smart digital city. Transformasi ini diwujudkan dengan memanfaatkan teknologi dan keahlian dari berbagai perusahaan global terkemuka.
Lebih dari sekadar penerapan teknologi canggih, pengembangan BSD City dan proyek Sinar Mas Land lainnya juga selaras dengan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG).

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen Sinar Mas Land dalam mewujudkan kota pintar yang berkelanjutan di Indonesia. Proyek township BSD City dilengkapi beragam fasilitas, infrastruktur, dan kemudahan akses bagi para penghuninya,” pungkasnya.
Sementara itu, penandatanganan kerjasama telah dilakukan oleh Michael Widjaja selaku Group CEO Sinar Mas Land dan Oh Sechul sebagai CEO Samsung C&T-E&C Group serta disaksikan oleh Gandi Sulistiyanto sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea pada 26 September 2023 di Kantor Pusat Samsung C&T di Seoul, Korea Selatan.

CEO Samsung C&T-E&C Group, Oh Sechul mengatakan, saat ini di Indonesia sedang marak dengan pengembangan proyek smart city, seperti relokasi Ibu Kota Negara dan pembangunan kota baru lainnya.
“Samsung C&T-E&C Group berencana untuk berpartisipasi aktif dalam proyek-proyek tersebut dengan memanfaatkan teknologi dan keahlian yang kami miliki di bidang pembangunan infrastruktur smart city,” katanya.
Samsung C&T Engineering & Construction Group memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun dalam bidang rekayasa dan konstruksi yang beroperasi di berbagai negara. Perusahaan ini memfokuskan diri pada beberapa bidang usaha, antara lain gedung komersial & hunian, pembangunan infrastruktur, dan konstruksi pabrik. Beberapa proyek merupakan bangunan yang iconic, seperti Burj Khalifa di Dubai – gedung tertinggi di dunia, dan gedung International Financial Center 2 di Indonesia.
]]>Melalui Indonesian CG Heroes, Bengkel Animasi bersama-sama dengan Sinar Mas Land dan Intel memiliki misi dalam mendukung program pemerintah menjadikan Indonesia sebagai negara dengan perekonomian kreatif terbesar di Asia. Melihat besarnya potensi dunia animasi digital, Indonesian CG Heroes menjadi ajang edukasi dan networking bagi stakeholder industri animasi lokal tentang daya tarik industri animasi digital dan kontribusinya terhadap perekonomian negara di masa depan.

Irawan Harahap, Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land menjelaskan dalam siaran pers nya hari ini “Industri kreatif di Indonesia, khususnya bidang animasi, sedang sangat berkembang, dan bahkan belum mencapai potensi maksimalnya, sehingga masih terbuka ruang untuk berkembang lebih besar lagi dan memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.” Banyak studio-studio animasi lokal di seluruh Indonesia, mulai dari Infinite Studios di Batam, The Little Giantz, Enspire, dan MNC Animation di Jakarta, sampai Base Studio di Bali, dengan kapasitas tenaga kerja secara umum berkisar antara 100-300 orang di setiap perusahaan. Mereka mengerjakan proyek-proyek animasi dari berbagai macam Negara.
Dengan menjadi negara dengan populasi terbesar ke 4 di dunia, kita memiliki sumber daya manusia yang sangat besar, namun dari segi kualitas, harus diakui adanya ketertinggalan jika dibandingkan negara-negara tetangga di tingkat Asia Tenggara. Kualitas animator Indonesia yang harus mampu bersaing secara internasional menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dan perkembangan industri animasi kita.
Bengkel Animasi hadir untuk meningkatkan kualitas animator muda, melalui program-program pelatihan yang intensif dan melibatkan para praktisi dan perusahaan-perusahaan animasi di Indonesia. Kami juga secara aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang potensi industri animasi untuk menjadi peluang karir yang berkesinambungan bagi insan-insan kreatif Indonesia.” Ujar Ronny Gani, pendiri dari Bengkel Animasi
]]>Kawasan Digital Hub dibangun dengan total investasi sekitar Rp7 triliun akan diperuntukkan bagi perusahaan startup company, technology leaders, hingga institusi pendidikan yang bergerak di bidang Information Technology Science.
Acara groundbreaking Digital Hub BSD City ini turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah di antaranya Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Triawan Munaf; Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar; Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, dan CEO Group Sinar Mas Land Michael Widjaja.
CEO Group Sinar Mas Land Michael Widjaja mengatakan kehadiran Digital Hub sebagai inovasi Sinar Mas Land untuk mewujudkan transformasi BSD City sebagai integrated smart digital city di tanah air serta menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi informasi.
“Ini (Digital Hub) merupakan inovasi terbaru Sinar Mas Land untuk mengakomodir perkembangan industri informasi dan teknologi digital yang sangat pesat,” kata Michael.
Ia berharap kehadiran digital hub dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri berbasis IT dan teknologi digital mengingat saat ini pemerintah tengah fokus untuk mendorong pertumbuhan tersebut.
“Kawasan ini didedikasikan sebagai Silicon Valley Indonesia dipersembahkan khusus untuk menunjang operasional dan aktivitas keseharian perusahaan berbasis teknologi dan digital. Jadi kami berharap dari digital hub akan lahir berbagai inovasi baru dari dunia digital serta IT,” tambah Michael.
Sinar Mas Land dalam membangun digital hub itu menggandeng NBBJ sebuah konsultan arsitek terkemuka dunia yang kerap men-design sejumlah kantor perusahaan IT dunia seperti Amazon dan markas Samsung di Amerika Serikat. Proyek pembangunan kawasan digital hub rencana dilengkapi dengan berbagai infrastruktur teknologi canggih untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi digital.
(Sumber: wartaekonomi )
]]>
Onesmile App diluncurkan pada 30 Maret 2017 lalu di The Breeze BSD oleh Sinar Mas Land. ‘OneSmile App’ diciptakan untuk menjawab tantangan akan laju perkembangan teknologi digital yang turut mengubah pola hidup penghuni BSD City yang terbiasa menggunakan smartphone dengan beragam perangkat aplikasinya. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan oleh OneSmile App mulai dari pembayaran IPL dan Air, melihat jadwal transportasi dan kondisi jalan, membeli tiket, belanja kebutuhan groceries, hingga melakukan pemesanan makanan yang ada di kawasan BSD City bisa dilakukan secara mudah dan dalam satu genggaman saja yang dapat diunduh baik oleh pengguna smartphone berbasis Android ataupun iOS.
“Sinar Mas Land selaku pengembang utama kota mandiri BSD City sangat senang bisa menghadirkan aplikasi mobile terintegrasi ‘OneSmile App’ khususnya bagi para penghuni BSD City. Dengan hadirnya aplikasi mobile ini, Sinar Mas Land berharap agar aplikasi dapat memberikan kemudahan dalam melakukan berbagai macam transaksi mulai dari pemesanan hingga pembayaran,” terang Irvan Yasni, CTO Sinar Mas Land.
Sementara itu, Jahja Suryandy, Managing Director PT Kresna Graha Investama Tbk menjelaskan, pihaknya sebagai pengembang aplikasi mobileOneSmile sangat bangga turut serta menjadi pelopor dari penciptaan smart digital community. Tidak hanya di BSD City, namun juga di Indonesia.
“Bagi kami, peluncuran perdana ini baru merupakan langkah awal. Saat ini, kami tengah menyiapkan berbagai pengembangan dan inovasi yang memadukan teknologi termutakhir yang ada guna semakin menjadikan OneSmile sebagai everyday’s lifestyle bagi para penghuni BSD City, beberapa di antaranya adalah GPS tracking, CCTV view dan smart home button. Kesemuanya ini tentunya bertujuan untuk memberikan solusi dan kemudahan dengan cara yang lebih efisien bagi penduduk BSD City di dalam melakukan pemenuhan kebutuhan dan kegiatan sehari-hari mereka,” ujar Jahja.
OneSmile Mobile App untuk Digital Smart City
Kemajuan teknologi informasi yang serba digital membawa orang ke dunia bisnis yang revolusioner (digital revolution era) karena dirasakan lebih mudah, murah, praktis, dan dinamis dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi serta memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Berangkat dari fenomena ini, Sinar Mas Land selaku pengembang utama kota mandiri BSD City menghadirkan inovasi fasilitas terbaru melalui aplikasi mobile OneSmile yang mampu menyediakan layanan e-Wallet, Community Platform, Loyalty Programs, serta Business Performance Management Solutions dan memberi kemudahan informasi serta kemudahan dalam segala bentuk transaksi bagi para penghuni kota pintar #OneSmileBSD mulai dari pembayaran tagihan air, tagihan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL), melihat jadwal transportasi dan kondisi lalu lintas, membeli tiket, belanja kebutuhan sehari-hari, hingga melakukan pesanan makanan dari berbagai restoran yang ada di area BSD City.
(Sumber: KabarTangsel )
]]>BSD City, misalnya, semakin berkembang menjadi kawasan perkotaan (urban). Ini dibuktikan dengan hadirnya pusatpusat perbelanjaan, pasar modern, hiburan, perkantoran, dan bisnis di kawasan yang dikelola oleh Sinar Mas Land ini.
Konsep smart city yang dikembangkan Sinar Mas Land juga sudah menerapkan konsep yang telah diterapkan oleh negara-negara besar seperti Singapura, Spanyol, Amerika, dan Norwegia.
“Artinya, mengikuti arus perkembangan kota BSD City, Sinar Mas Land berusaha menyediakan beragam hunian terbaik, yaitu dengan mempertimbangkan lokasi serta fasilitas yang dimiliki oleh tempat tinggal tersebut, yang dapat menjawab permintaan para calon penghuninya,” terang Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land di Jakarta, pekan lalu.
Untuk mendukung pengembangan kota, Sinar Mas Land menggelar program “Amazing March” dengan Bank BTN. Program ini diadakan di lokasi proyek Akasa dan menawarkan Program Bunga 4,67 persen, Free Administrasi dan Provisi, diskon asuransi jiwa s 20 persen, dan one day approval. Ishak Chandra menjelaskan, setelah sukses meresmikan proyek apartemen Akasa Pure Living melalui topping off yang diadakan pada Januari lalu, kali ini Sinar Mas Land menghadirkan promo-promo menarik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya sehingga keuntungan yang bisa didapat oleh masyarakat khususnya bagi yang berencana untuk tinggal di Akasa Pure Living semakin banyak dan besar.
Kualitas terbaik, fasilitas modern dan lokasi strategis Akasa Pure Living terdiri dari 6 bangunan apartemen dengan 29 lantai dan shophouses. Kamar yang tersedia di Akasa Pure Living ada 3 jenis, yaitu studio dengan luas 18,18 m2, 1 BR (bed room) dengan luas 24,23 m2, dan 2 BR dengan luas 40,59 m2.
Setiap kamar menggunakan dinding bata ringan dan panel beton, plafond dengan beton expose dan gypsum, jendela dengan rangka alumunium, pintu utama yang menggunakan engineered door, serta lantai, dinding, dan sanitasi dengan kualitas terbaik.
Akasa Pure Living menyediakan beragam fasilitas modern yang siap memanjakan para calon penghuninya, antara lain Commercial Retail Arcade, Thematic Swimming Pool, Children Playground, Jogging Track, Fitness Center, Sky & Roof Garden, Discovery Park, Nursery Park, Digital Park, Reflexology Park, Olympic Park, Parking Lot, dan fasilitasfasilitas terbaru lainnya yang akan melengkapi keunggulan dari Akasa Pure Living.
(Sumber: Koran Jakarta )
]]>Salah satu developer properti yang serius dalam membangun smart city adalah Sinar Mas Land dengan BSD City. Dalam kesempatan wawancara eksklusif dengan CTO Sinar Mas Land, Irvan Yasni, dijelaskan bahwa salah satu cara Sinar Mas Land menjadikan BSD City sebagai kota yang “smart” adalah dengan membangun komunitas teknologi.
Sehubungan dengan itu, Sinar Mas Land menghadirkan GeeksFarm dan WGS Hub di BSD City. PT WGS (Walden Global Services) adalah salah satu perusahaan jasa IT di Indonesia yang menyediakan solusi enterprise dan programmer outsourcing. WGS Hub hadir sebagai konsep retail fisik yang menawarkan jasa pembuatan software/aplikasi.
Sementara, GeeksFarm adalah perusahaan yang melatih orang-orang yang tertarik di dunia teknologi untuk menjadi programmer. GeeksFarm dan WGS Hub saling terkait. CEO WGS Hub, Anton Ong menjelaskan bahwa GeeksFarm akan melatih orang-orang yang berminat dan berbakat di bidang IT untuk menjadi manpower di balik WGS Hub.
Irvan menjelaskan, untuk membangun dan mengembangkan komunitas di BSD City, maka memerlukan talent pool. Kunci utama untuk menarik perusahaan-perusahaan besar agar tertarik berkantor di BSD City adalah dengan menyediakan banyak talenta.
“Sehingga para pemain Digital Hub tidak perlu lagi mencari dari luar, tapi sudah disediakan di sini,” ujar Irvan. Selain itu, tidak tertutup kemungkinan seseorang yang memang memiliki kemampuan mumpuni tertarik untuk membuat startup. “Talent itu menjadi perusahaan kecil, kemudian diinkubasi menjadi perusahaan menengah, lalu menjadi perusahaan besar,” kata Ivan.
Bersama dengan WGS Hub, GeeksFarm adalah salah satu pihak yang diundang oleh Sinar Mas Land untuk memperkaya komunitas teknologinya. GeeksFarm memiliki tujuan untuk melatih orang-orang yang tertarik dengan dunia teknologi, mulai dari anak-anak hingga pekerja IT profesional.
Secara keseluruhan, GeeksFarm membagi pelajaran yang mereka tawarkan ke dalam empat kategori, yaitu Basic Coding Training, Advanced Workshop, Coding for Kids, dan Startup School. Saat ditemui di The Breeze, co-founder GeeksFarm, Rhesa Surya Atmadja menjelaskan, mereka mengadakan kelas dengan murid kurang dari 10 orang.
“Biasanya, kami membatasi jumlah pelajar di kelas, di bawah 10 orang, supaya pelajarannya tidak satu arah,” kata Rhesa. Dia menjelaskan, pengajar tidak hanya akan berdiri di depan untuk menjelaskan materi pembelajaran. Dia akan mengitari kelas, lebih sebagai pendamping. “Agar interaksinya bagus. Kalau tidak mengerti, murid bisa langsung bertanya.”
Selama ini, Rhesa tidak pernah kekurangan orang yang tertarik untuk belajar. Sebab, dunia memang sedang berubah. Kini, teknologi menjadi fokus kehidupan. Saat ini, sedang terjadi kekurangan tenaga programmer.
Itu menjadi salah satu alasan mengapa GeeksFarm menyediakan kelas pembelajaran pemprograman untuk anak-anak. Rhesa menuturkan, dalam mengajar anak-anak, kuncinya adalah mengajar dengan cara yang menyenangkan. Setelah anak senang dengan cara belajar, maka anak itu akan belajar dengan sendirinya tanpa merasa terbebani.
Khusus untuk anak-anak, mereka diajarkan bahasa pemprograman Construct 2. Menurut Rhesa, sebaiknya anak-anak diajari bahasa yang sederhana. Yang penting adalah mengajarkan logika pada anak-anak. “Karena programming is all about logic. Kalau logikanya bagus, pasti bisa jadi programmer.”
Selain menyediakan kelas pembelajaran coding untuk anak dan dewasa, GeeksFarm juga menyediakan pelatihan gratis. Namun, tidak sembarang orang bisa mengikuti pelatihan ini. Salah satu syaratnya, calon peserta berusia produktif, di bawah 30 tahun. Selain itu, peserta juga harus bersedia disalurkan bekerja.
Sebelum dilatih, GeeksFarm juga akan menguji kemampuan matematika dan IQ calon peserta. Menariknya, jika kelak di tengah pelatihan peserta merasa tidak sanggup bekerja sebagai programmer, dia tidak diharuskan membayar biaya pelatihan di GeeksFarm.
“Biarkan itu menjadi bekal dia,” kata Rhesa. Namun, kasus demikian jarang terjadi. Mayoritas orang yang mereka latih sanggup menyelesaikan keseluruhan pelatihan. “Karena biasanya yang datang ke kita adalah orang yang mau bekerja. Kasarnya, kalau bisa dilatih seminggu, besoknya langsung kerja.”
Pelatihan tersebut memakan waktu sekitar 2 bulan. Pelatihan dilakukan setiap hari, Senin hingga Jumat. Mengenai kurikulum, sebanyak 20-30 persen adalah teori. Sementara, 80-70 persen merupakan praktik.
“Kita percaya dengan program Presiden Joko Widodo tentang Revolusi Mental, yang salah satunya adalah tenaga kerja siap pakai,” ujar Rhesa. Lantaran memiliki visi yang sama dengan WGS, yaitu untuk memajukan Indonesia, maka GeeksFarm pun tertarik menjalin kerja sama.
Rhesa pun mengakui, Sinar Mas Land juga memiliki tujuan serupa. Hal inilah, menurutnya, yang membuat kerja sama di antara ketiganya dapat terjalin lancar.
Lalu, apa alasan Sinar Mas Land memilih untuk bekerja sama dengan GeeksFarm dan WGS?
CTO Sinar Mas Land, Irvan Yasni, menjelaskan, “Kami sudah lihat business model dan portfolio mereka dan mereka bukan sekadar startup baru.” WGS tidak hanya melayani klien dari dalam negeri, tapi juga luar negeri. Produk-produk yang ditawarkan pun inovatif.
“Kita pikir, mereka adalah salah satu yang bisa memperkaya ekosistem kita. Mereka tidak sekadar bertempat di sini, tapi juga dapat membangun komunitas,” kata Irvan.
Dia mengaku, meski ingin membangun komunitas teknologi dan tempat yang nyaman untuk startup, Sinar Mas Land tidak akan asal menerima startup. Tim Sinar Mas Land akan menganalisa startup yang pantas dijadikan bagian dari ekosistem tengah mereka kembangkan. Cara ini untuk menghindari startup yang tidak serius.
“Kita percaya mereka punya portfolio yang bagus, rencana yang bagus, perkembangan yang bagus,” kata Irvan menjawab pertanyaan tentang kriteria startup yang dianggap baik.
Selain memperkaya komunitas melalui kerja sama dengan startup dan perusahaan teknologi, Sinar Mas Land juga akan mengadakan berbagai acara yang bertujuan memperkenalkan kepada masyarakat mengenai beragam fasilitas yang BSD City sediakan.
Para komunitas pecinta teknologi juga bisa menjadikan BSD City sebagai tempat berkumpul. Jika mereka ingin mengadakan pertemuan kecil-kecilan, mereka bisa memanfaatkan The Breeze atau Green Office Park. Bila mereka ingin mengadakan pertemuan besar, mereka bisa menggunakan ICE.
Salah satu keuntungan membuat acara di BSD City, menurut Irvan, adalah karena harga yang lebih terjangkau. Dibandingkan Jakarta, harga sewa di BSD City lebih murah. Dia juga yakin BSD City merupakan tempat yang cocok untuk para komunitas pecinta teknologi karena tempatnya nyaman.
“Orang teknis itu sambil berpikir, sambil melihat jauh,” kata Irvan menjelaskan. “Kalau kita melihat pemandangan hijau, bisa membuka pikiran. Kalau buka jendela ketemunya tembok, enggak jauh buka pikirannya.”
Strategi Sinar Mas Land untuk mengembangkan smart city yang berfokus pada komunitas, didukung oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. Menurutnya, strategi tersebut adalah cara yang paling tepat. Setelah propertinya ada, tugas penting lainnya adalah mengikutsertakan komunitas. “Kalau komunitas tidak disertakan, akan berat sekali. Harus ada komunitas, akademisi dan mahasiswa,” ucap Triawan.
Ayah dari penyanyi Sherina Munaf itu menyarankan agar Sinar Mas Land ‘menggarap’ mahasiswa yang memang kampusnya ada di BSD City. Sebab, anak muda menjadi kunci untuk mengembangkan komunitas.
Dalam hal ini, pengelola harus memudahkan komunitas untuk berkreasi. Keberadaan co-working space merupakan salah satu elemen yang atraktif. Selain itu, akses ke tempat tersebut mudah dan jaringan internet yang baik.
Dikatakan Triawan Munaf, hanya developer yang serius yang dapat mengembangkan smart city. “Perlu investasi yang cukup lama, karena tidak bisa langsung. Jadi, memang harus punya komitmen penuh, baru akan terasa berbeda,” ujarnya.
Memang tak tertutup kemungkinan ada developer properti yang menjadikan ‘smart city’ sebagai embel-embel promosi dari kawasan yang sedang mereka bangun. “Namun, saya yakin masyarakat akan segera tahu jika smart city hanya digunakan sebagai trik promosi,” kata Triawan.
Untuk mengembangkan smart city, developer yang serius harus rela mengeluarkan uang tidak sedikit pada awal pembangunan. Termasuk upaya mengembangkan komunitas.
(Sumber: Metrotvnews )
]]>Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land mengungkapkan bahwa Sinar Mas Land sangat antusias untuk bisa ikut berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. “Oleh karenanya, kami terus mendukung tersedianya sarana prasarana pendidikan yang baik di proyek yang kami kembangkan,” kata Dhony dalam keterangan resmi, Kamis (5/1/2017).
Pendidikan merupakan hal mendasar yang dapat melahirkan pribadi -pribadi cerdas dan berkualitas yang dapat memajukan bangsa dan untuk itu, Sinar Mas Land telah ikut mendorong hadirnya beberapa kampus-kampus perguruan tinggi swasta terbaik di proyek-proyek milik Sinar Mas Land, seperti International University Liaisons Indonesia (IULI), Universitas Prasetiya Mulya dan Unika Atma Jaya di BSD City, serta Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB), sebuah kerja sama antara ITB dengan Sinar Mas yang hadir di Kota Deltamas yang dikembangkan Sinar Mas Land di Cikarang.
Sepanjang tahun 2016, Sinar Mas Land telah melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung dunia pendidikan di tanah air. Salah satunya adalah mewujudkan pengadaan berupa Auditorium Sinar Mas senilai Rp3,2 miliar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya pada Mei 2016 lalu. Tidak sekedar itu Sinar Mas Land juga bekerja sama dengan Universitas Prasetiya Mulya untuk memberikan edukasi kepada para pedagang kecil di Pasar Tradisional Modern BSD mengenai manajemen pengembangan usaha dan melakukan asesemen proposal pengelolaan sampah di BSD City. Pada 14 Desember 2016 lalu, Sinar Mas Land melalui BSD City juga ikut berpartisipasi terkait acara topping off Kampus Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, untuk menyelesaikan pembangunan kampus ketiga di BSD City. Untuk mendukung kemajuan Unika Atma Jaya, Sinar Mas Land kini juga tengah bersiap membangun Stasiun Intermoda BSD City seluas 25 Hektar yang letaknya bersebelahan dengan Unika Atma Jaya.
Khusus di bidang pendidikan arsitektur, Sinar Mas Land aktif mendorong munculnya bibit-bibit unggul arsitek dengan mengadakan kompetisi Sinar Mas Land Young Architect Competition (SML YAC) yang pesertanya adalah kalangan mahasiswa dan fresh graduate. Sayembara SML YAC merupakan bentuk kepedulian Sinar Mas Land terhadap perkembangan para arsitek muda di tanah air sekaligus untuk mengapresiasi bakat mereka di bidang arsitektur yang akan mewarnai wajah perkotaan di Indonesia.
Dengan rencana melibatkan dunia pendidikan dan penelitian, Sinar Mas Land melalui BSD City juga tengah bertransformasi menjadi integrated smart digital city melalui pembangunan sebuah kawasan Digital Hub seluas 25,86 Ha di bagian selatan Green Office Park, BSD City. Digital Hub merupakan inovasi proyek terbaru Sinar Mas Land yang nantinya akan diperkaya dengan pengembangan mixed use yang meliputi infrastruktur bisnis, retail dan lifestyle. Keberadaan berbagai infrastruktur tersebut memperkuat peran Digital Hub di Indonesia, sebagai lokasi usaha dan bisnis impian bagi perusahaan berbasis teknologi informasi, start up companies, software developer, programer, para peneliti, inovator, para penyelenggara inkubator/akselerator, entrepreneur, investor dan komunitas digital menjadikan BSD City sebagai pionir Integrated Smart Digital City di tanah air. Dalam menggarap proyek ini, Sinar Mas Land bekerja sama dengan sejumlah universitas sebagai talent pool, sehingga keberadaan sejumlah universitas di BSD City menjadi sangat penting dalam pengembangan Digital Hub.
“Sinar Mas Land akan terus memperkuat komitmennya terutama dalam memberikan beasiswa pendidikan bagi yang siswa/mahasiswa kurang mampu sebagai salah satu satu program unggulan CSR tahun 2017. Kami menyadari sangat banyak anak pintar yang berprestasi namun kondisinya kurang beruntung.”, tutup Dhony.
Dukungan perusahaan terhadap pendidikan membuahkan hasil, salah satu mahasiswi ITSB, Giasa Lutfiah telah suskes merancang sepeda listrik bertenaga surya “Energy Bike atau e-bike” dalam tugas akhirnya di tahun 2016. Giasa menjadi innovator e-bike dan kampanye Produk Indonesia Jati Diri Bangsa yang diluncurkan Sinar Mas. Menjawab tantangan penghematan energi dan pemanasan global, Giasa berhasil menciptakan e-bike melalui pendekatan desain produk industri, tidak sekedar mengandalkan solar cell (panel surya), namun juga aspek-aspek lain seperti standar ergonomic, material, penampilan, dan kelayakan produksi.
Tentang Sinar Mas Land
Sinar Mas Land adalah pengembang property terkemuka di Asia Tenggara dengan pengalaman lebih dari 40 tahun dalam bidang pengembangan properti di Indonesia. Sinar Mas Land tercatat di bursa saham Indonesia atas nama PT. Bumi Serpong Damai Tbk, (BSDE). Awal tahun 2011, BSDE telah merampungkan proses akuisisi perusahaan terafiliasi yakni PT Duta Pertiwi Tbk, PT Sinar Mas Teladan dan PT Sinar Mas Wisesa. Akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja BSDE terutama portofolio pendapatan dan diversifikasi usaha BSDE.
Dengan lebih dari 50 proyek besar yang telah dikembangkan di Indonesia, dan juga memiliki lebih dari 10.000 ha land bank, Sinar Mas Land dapat disebut sebagai pengembang properti terbesar dan paling terpecaya di Indonesia. Bukti kesuksesan Sinar Mas Land juga diakui oleh dunia dengan mendapatkan berbagai macam penghargaan International yang prestigious seperti World FIABCI Prix d’excellence Award di Cyprus (2011), Taichung (2013) & Kuala Lumpur (2015), Asia Pacific Property Award di Kuala Lumpur (2012, 2013, 2015), dan Cityscape Awards For Emerging Market di Dubai (2014).
Dengan dukungan tim manajemen yang kuat, Sinar Mas Land juga dikenal sebagai pengembang kota mandiri paling berhasil (Melalui BSD City Development), serta menjadi pelopor dalam pengembangan konsep perumahan Klaster / Residential Clustered Concept (Kota Wisata, Legenda Wisata, Grand Wisata, dan lain-lain). Disamping itu, Sinar Mas Land juga merupakan pelopor / pioneer pengembangan proyek inovatif Strata Mall / Trade Center (ITC) di Indonesia.
Sinar Mas Land sebagai pengembang berupaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap masalah pelestarian lingkungan melalui penerapan visi “green” di setiap proyeknya. Kesadaran perusahaan untuk bertanggung jawab melestarikan lingkungan hidup diwujudkan melalui berbagai program, seperti pembangunan kawasan hijau Green Office Park, sertifikasi Green Building, Mall tanpa dinding yang ramah lingkungan ‘The Breeze’, jalur-jalur pejalan kaki yang nyaman serta berbagai acara untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan salah satunya melalui penyelenggaraan acara Festival Hijau yang diselenggarakan setiap tahun. Sejauh ini Sinar Mas Land telah menanam lebih dari tiga juta pohon di area komersial, pedestrian, median jalan, taman lingkungan, dan mengembangkan taman kota serta hutan kota. Inisiatif dan komitmen terhadap masalah sosial juga terus dilakukan melalui program – program CSR yang memberi kesempatan masyarakat sekitar dan usaha kecil dengan dapat menikmati pembangunan yang dilakukan Sinar Mas Land seperti penyediaan tempat usaha untuk UKM di Pasar-pasar tradisional dan taman jajan kaki lima serta program-program CSR lainnya.
Sinar Mas Land memiliki mitra strategis yang kuat seperti Sojitz Japan dan Itochu-Japan, Hongkong Land serta mitra lokal seperti Kompas Gramedia, Astra dan Kalbe.
(Sumber: Suara)
]]>