Green Habit – Sinar Mas /blog Fri, 25 Nov 2022 07:11:20 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png Green Habit – Sinar Mas /blog 32 32 Berdayakan Teman Disabilitas, Sinar Mas Land Gandeng ESMOD Jakarta /blog/?p=3685 Fri, 25 Nov 2022 07:11:20 +0000 /blog/?p=3685 Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD City) bekerja sama dengan sekolah mode ESMOD Jakarta menyelenggarakan talk show dan lokakarya untuk penyandang disabilitas. Acara ini digelar di Auditorium Green Office Park (GOP) 9, BSD City, Kota Tangerang, Banten, Kamis (24/11/2022).

Acara bertajuk “Peningkatan Kapabilitas Difabel dengan Pengembangan Green Lifestyle” tersebut diikuti oleh 200 peserta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Di antara peserta yang hadir di antaranya adalah para pelajar penyandang disabilitas binaan Sinar Mas Land yang tergabung dalam program corporate social responsibility (CSR) perusahaan yang bergerak di bidang ekonomi, SML UMKM Center.

Managing Director President Office Sinar Mas Land Dony Martadisata mengatakan, acara tersebut diselenggarakan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas. Melalui talk show dan lokakarya disabilitas, kata Dony, Sinar Mas Land bersama ESMOD Jakarta berkolaborasi untuk membimbing, mendampingi, dan mendukung UMKM disabilitas binaan agar makin berdaya serta mandiri secara finansial.

“Kami harap, acara ini dapat meningkatkan semangat para pelaku UMKM disabilitas binaan dalam berkreasi dan berwirausaha,” ujarnya.

Kegiatan talk show dan lokakarya tersebut dihadiri oleh Head Of Business ESMOD Jakarta Adhika Kusuma serta praktisi pengembangan sumber daya manusia (SDM) nasional sekaligus psikolog pendamping disabilitas Endang Retno Wardhani.

Pada sesi lokakarya, para peserta diajak untuk membuat dan mengembangkan kreasi green fashion yang dibimbing oleh tim ESMOD Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas sekaligus mengenalkan kewirausahaan di bidang green fashion kepada pelajar disabilitas.

Adapun produk green fashion mengacu pada pakaian berbahan kain organik yang mudah didaur ulang atau recyclable. Selain menguntungkan bagi peserta, lokakarya green fashion juga selaras dengan komitmen Sinar Mas Land dalam penerapan kebijakan program berwawasan lingkungan yang berorientasi pada kehidupan berkelanjutan atau sustainability.

Donny menambahkan, kolaborasi Sinar Mas Land dan ESMOD Jakarta akan dilanjutkan dengan program mentoring intensif terkait pengembangan produk green fashion dan manajemen bisnis sederhana untuk UMKM disabilitas binaan. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi peluang bagi UMKM disabilitas binaan dalam memasarkan produknya.

“Semoga, praktik baik bagi keberlanjutan lingkungan ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya para penyandang disabilitas,” ujar Dony.

]]>
Wujud Nyata Kepedulian Sinar Mas terhadap Lingkungan /blog/?p=2523 Fri, 28 Feb 2020 07:05:09 +0000 /blog/?p=2523 Presiden Joko Widodo pernah mengatakan jika banjir yang terus berulang bukan hanya disebabkan oleh kerusakan lingkungan. Banjir juga diperparah oleh kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Hal itu berarti budaya memilah sampah perlu ditumbuhkan di ranah keluarga.

Sinar Mas pun tidak tinggal diam dengan situasi itu. Melalui salah satu pilar usahanya, Sinar Mas telah melakukan sejumlah kegiatan sebagai upaya mewujudkan Program CSR bidang lingkungan.

Contoh program adalah Festival Hijau yang rutin diselenggarakan sejak 2004 sebagai upaya mengampanyekan, melatih, membina, dan gerakan moral, penghargaan, serta promosi terhadap semua aspek lingkungan. Kepedulian Sinar Mas terhadap lingkungan tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Baru-baru ini, Sinar Mas kembali melakukan aksi nyata untuk membangun budaya memilah sampah.

Pilah sampah mulai dari rumah

Sinar Mas mulai berupaya membudayakan pilah sampah dari rumah melalui salah satu pilar usahanya pada warga klaster Victoria River Park dan Greencove, BSD City, Tangerang Selatan. Upaya itu dilakukan dengan mengedukasi warga di sana untuk memilah sampah rumah tangga, mengonversinya menjadi uang, dan menyalurkannya untuk masyarakat kurang mampu.

Hingga ujung Februari 2020, warga sudah lima kali berkumpul untuk belajar dan mempraktikkan cara mendaur ulang sampah. Sampah organik mereka jadikan bahan baku pembuatan barang kebutuhan sehari-hari seperti pembersih lantai dan sabun cuci piring.

Sementara itu, sampah anorganik dikirim ke pihak pengepul yang akan melakukan daur ulang. Hasil penjualan sampah lantas menjadi dana sosial.

“Kegiatan seperti ini merupakan bentuk kesadaran warga terhadap pentingnya memilah sampah, khususnya sampah plastik,” kata seorang warga bernama Ketty di Tangerang Selatan, Sabtu (22/02/2020) dalam keterangan tertulis. Ia melanjutkan, kegiatan pilah sampah itu diharapkan menjadi kebiasaan di klusternya dan bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu.

Pentingnya pilah sampah pun kian terasa saat banjir besar melanda Jabodetabek awal Januari 2020. Saat itu, 119 titik di Kota Tangerang Selatan sempat terendam banjir. Banjir tersebut menghasilkan tak kurang dari 130 ton sampah. Menurut Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, sampah rumah tangga mendominasi tumpukan sampah itu.

Saat ini, sudah ada 25 kepala keluarga terlibat dalam awal kegiatan pilah sampah itu, sehingga belum dihitung berapa sampah yang dipilah. Meski demikian, inisiatif untuk membangun budaya peduli lingkungan mulai dari rumah telah mereka mulai sebagai bagian dari keseharian.

 

Kilas Korporasi – Kompas.com

Anda bisa membaca kisah-kisah menarik lainnya dari kegiatan yang dilakukan oleh Sinar Mas dan pilar usahanya di kanal Kilas Korporasi yang dipersembahkan oleh Kompas.com melalui tautan ini.

]]>