foopak bio natura – Sinar Mas /blog Tue, 10 Aug 2021 06:34:47 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png foopak bio natura – Sinar Mas /blog 32 32 Asia Pulp & Paper Tingkatkan Produksi Foopak Bio Natura /blog/?p=3255 Tue, 10 Aug 2021 05:42:00 +0000 /blog/?p=3255 Produk kemasan yang dapat didaur ulang dan berkelanjutan kini bukan lagi kebutuhan sekunder. Namun, kini telah berubah menjadi barang paling diincar oleh banyak merk global.

Karena itu, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas akan meningkatkan kapasitas produksi Foopak Bio Natura yang dikhususkan untuk pengemasan kertas yang dapat digunakan dalam bentuk cup, tray, serta wadah makanan hingga lebih dari 60.000 metrik ton per tahun. Hal ini didorong dengan kehadiran mesin coating terbaru yang terdapat di pabrik Indah Kiat Serang, Banten.

Senior Vice President & Head Industrial Paper Division APP Sinar Mas, Christopher Wong mengatakan, dengan kapasitas produksi ini Foopak Bio Natura dapat memasok kertas ke konsumen global yang mencari solusi produk bebas plastik, dapat didaur ulang, dan terdegradasi secara alamiah.

“Kapasitas baru ini memungkinkan kami menyediakan kertas dan kemasan yang diinginkan konsumen dengan dampak positif pada lingkungan selain memberikan dukungan terhadap perkembangan sektor ritel makanan dan minuman, serta layanan antar,” ujarnya, Jum’at (6/8).

Foopak Bio Natura telah memenangkan sejumlah penghargaan dan terbukti bebas plastik, sehingga menjadi pilihan untuk layanan takeaway baik bagi makanan panas ataupun dingin. Juga dapat digunakan untuk kemasan minuman maupun kemasan makanan siap saji.

APP Sinar Mas juga telah mengganti lapisan coating plastik yang berasal dari petrolium tradisional dengan teknologi aqua-dispersion yang lebih inovatif dan revolusioner. Teknologi baru ini membuat Foopak Bio Natura sepenuhnya berkelanjutan dan memiliki sertifikat biodegradable compostable karena mampu terurai dalam waktu 12 minggu.  

Foopak BioNatura Bio Natura juga memiliki tiga sertifikasi berikut : Plastic Free Certification – Flustix, TUV Home Compostable, EN 13432-Industrial Compostable serta sertifikat Cyclos – HTP karena dapat didaur ulang. Foopak Bio Natura merupakan rangkaian produk kemasan makanan yang tidak mengandung OBA (Optical Brighteners) maupun PFAS (Per- and polyfluoroalkyl substances).

Seluruh produk Foopak juga bersertifikat FDA, Halal, REACH, dan BfR (diakui oleh Badan Pengawas produk makanan Amerika Serikat maupun Uni Eropa) untuk kontak langsung dengan makanan yang sudah diakui international. Termasuk hardsized, tahan minyak serta tahan dengan suhu udara yang bisa digunakan untuk kemasan di dalam oven, microwave serta freezer seperti pelapis untuk roti, susu, serta makanan manis.

]]>
Foopak Bio Natura, Inovasi Ramah Lingkungan dari APP Sinar Mas /blog/?p=2975 Tue, 13 Oct 2020 10:45:28 +0000 /blog/?p=2975 Sinar Mas melalui Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas terus berupaya untuk mengembangkan produk kemasan kertas yang ramah lingkungan. Hasilnya, melalui penelitian yang komprehensif, pada 2017 lalu APP Sinar Mas resmi meluncurkan kemasan kertas ramah lingkungan mereka, yakni Foopak Bio Natura.

Foopak Bio Natura telah tersertifikasi EN13432 dari pengujian berstandar Eropa dan Internasional, serta terbukti dapat terurai dalam 12 minggu. Hal itu pun membuktikan komitmen Sinar Mas dalam kelestarian lingkungan dan ekosistem berkelanjutan.

Saat ini, Foopak Bio Natura sudah dapat diproduksi dan digunakan sebagai alternatif kemasan makanan berbahan kertas yang dapat didaur ulang, sehingga tidak memenuhi tempat pembuangan akhir (TPA) seperti kantong plastik.

Berbagai penghargaan telah diterima oleh Foopak Bio Natura, di antaranya adalah Sustainability Product of The Year oleh BIG Awards 2018. Ada pula penghargaan Green Supply Chain Award oleh SDCE Awards 2018 dan Product of the Year dari Environmental Leader Awards 2019.

Terciptanya Foopak Bio Natura tentu perlu dukungan para stakeholder terkait, khususnya pelaku bisnis kuliner dan para konsumen agar memilih kemasan makanan yang dapat didaur ulang. Sejak 2017 pula, kemasan ramah lingkungan itu telah diperjualbelikan ke berbagai produsen makanan dan minuman di seluruh dunia.

 

Misi mengurangi sampah plastik

Terciptanya Foopak Bio Natura dilatarbelakangi kampanye pengurangan sampah plastik yang makin gencar. Terlebih berdasarkan data Statista Institut Pertanian Bogor, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik nomor dua tertinggi dunia setelah China.

Produksi paper cups di seluruh dunia pun mencapai 320 miliar per tahun pada 2018. Jika disejajarkan, panjangnya setara perjalanan pulang-pergi 33 kali dari Bumi ke Bulan. Angka itu terus naik seiring tren konsumsi makanan dan minuman dengan cara take away atau delivery.

Padahal berdasarkan data, hanya 1 persen dari 320 miliar paper cups yang bisa didaur ulang karena susahnya memisahkan lapisan plastik.

Sementara itu, pemerintah Indonesia telah memiliki misi mengurangi sampah plastik sebesar 30 persen sampai 2025. Di kota besar seperti Bali dan Jakarta, semua restoran sudah harus meniadakan sedotan plastik dan kantong plastik sekali pakai dikenai biaya tambahan.

Gubernur Jakarta pun mengimbau kantong plastik sama sekali ditiadakan melalui Peraturan Gubernur Nomor 142 tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada pusat perbelanjaan, swalayan, dan pasar rakyat.

]]>
APP Sinar Mas Kembangkan FoopakBioNatura /blog/?p=2353 Mon, 09 Dec 2019 08:46:55 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=2353 APP Sinar Mas meluncurkan inovasi kertas kemasan bernama FoopakBioNatura. Produk ini dijamin bisa daur ulang dan 100 persen terurai alami.

Chief Sustainability Officer APP Sinar Mas Elim Sritaba mengatakan, salah satu tantangan dalam pengembangan FoopakBioNatura adalah menghilangkan lapisan plastik. Pada umumnya terdapat di kemasan kertas lain yang biasanya digunakan untuk mencegah serapan air, minyak, dan suhu ekstrem.

“Berkat kerja keras tim kami yang mendedikasikan diri untuk melakukan riset selama lima tahun terakhir, kami berhasil mengganti lapisan plastik dengan lapisan berbasis air yang disegel dengan cara dipanaskan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Menurut dia, FoopakBioNatura juga diproduksi secara terbarukan dari Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikelola secara bertanggung jawab. Kertas kemasan ini dapat 100 persen terurai dalam 12 minggu bahkan jika hanya dibiarkan di tempat pembuangan akhir (TPA). Kemasan ini juga dapat didaur ulang 100 persen jika bersih dari limbah makanan.

Asisten Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Nani Hendiarti menjelaskan, sampah plastik melaju jauh dari darat hingga ke lautan. Bahkan 80 persen dari sampah plastik di lautan berasal dari daratan.

“Sampah plastik itu bukan hanya mengancam ekosistem. tapi juga mengancam kesehatan manusia,” kata dia saat menjadi pembicara pada salah satu diskusi panel Pavilion Indonesia di konferensi perubahan iklim COP25 UNFCCC di Madrid, Spanyol, Jumat (6/12).

Menurut Nani, kebijakan Presiden Joko Widodo sangat tegas untuk mengendalikan sampah plastik. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden No.83 tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut. Berdasarkan strategi yang telah diimplementasikan, sampah laut berhasil dikurangi hingga 11,2 persen dari rata-rata 0,49-0,68 juta ton per tahun.

Nani menuturkan, inovasi pihak swasta sangat diharapkan untuk membantu pengendalian sampah laut. Beberapa yang sudah dilaksanakan di antaranya adalah penggunaan sampah plastik untuk aspal. “Inovasi juga diharapkan untuk menghasilkan kemasan yang mudah terurai secara alami yang dapat mengurangi 10 persen dari penggunaan plastik biasa,” katanya.

Chairman of Indonesia Sustainable Development Solutions NetWork, Profesor Jatna Supriatna menegaskan, pentingnya kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan konsumen untuk mengatasi maraknya sampah plastik dan dampaknya pada perubahan iklim. “Saya harap, inovasi untuk mewujudkan transformasi ekonomi linear menjadi ekonomi sirkular, seperti yang dilakukan oleh APP Sinar Mas melalui FoopakBioNatura, juga dapat diikuti oleh para pemangku kepentingan lainnya,” kata Jatna.

 

Sumber Berita: Rakyat Merdeka (edisi Senin, 9 Desember 2019), hlm. 14

 

Foopak Dalam Infografis (Sumber: Instagram Sinar Mas)

]]>