Eka Tjipta Widjaja – Sinar Mas /blog Sun, 18 Sep 2022 07:48:44 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png Eka Tjipta Widjaja – Sinar Mas /blog 32 32 Kisah Delapan Dekade Sinar Mas Bersama Indonesia /blog/?p=3364 Thu, 07 Oct 2021 05:53:10 +0000 /blog/?p=3364 Pada Oktober 2021, Sinar Mas yang dirintis oleh mendiang Eka Tjipta Widjaja menapaki usia 83 tahun. Tujuh pilar bisnisnya makin menancapkan kuku di berbagai sektor ekonomi Indonesia, termasuk melalui 11 perusahaan yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berawal dari tahun 1938, kini Sinar Mas bertransformasi menjadi 7 (tujuh) pilar utama bisnis. Sinar Mas berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan.

Lahir dan berkembangnya Sinar Mas yang kini memiliki tujuh pilar utama bisnis, tak lepas dari perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia. Bangkitnya Indonesia melalui kemerdekannya, diiringi pula dengan berkembangnya bisnis Sinar Mas.

Sinar Mas berkomitmen untuk terus ada bagi bangsa Indonesia, apapun kondisi dan situasinya. Lebih dari delapan dekade hadir di negeri ini, Sinar Mas terus membuktikan komitmennya kepada Indonesia.

Terlebih di saat pandemi COVID-19 yang menghantam banyak negara, termasuk Indonesia sejak dua tahun terakhir. Situasi ini mengetuk hati Sinar Mas untuk terus berkontribusi dan membantu meringankan beban Indonesia memerangi pandemi.

Berawal Dari Menjajakan Barang Kelontong

Semangat pantang menyerah dan sifat sosial yang diwariskan oleh sang Founding Father, Eka Tjipta Widjaja, menjadikan Sinar Mas terus sejalan beriringan dengan Indonesia.

Melalui aspek ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial, Sinar Mas juga berfokus pada pengelolaan komoditas serta layanan, yang menjadi kebutuhan utama masyarakat serta mampu mendorong kesejahteraan dan perekonomian bangsa.

Di dalam perjalanan bisnisnya, Eka Tjipta Widjaja tak selalu menemui jalan yang mulus. Lika-liku membangun usaha, kegagalan, kesulitan justru tidak mematahkan semangatnya untuk bangkit dan berusaha. Hidup bagi Eka Tjipta Widjaja menjadi cerminan bagaimana berusaha sampai berhasil melalui kerja keras dan memegang teguh disiplin dengan bahan bakar pantang menyerah.

“Saya tidak boleh patah semangat!,” demikian salah satu ucapan beliau yang menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga Sinar Mas.

Pada tahun 1938 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Oei Ek Tjhong (Eka Tjipta Widjaja) merintis usaha dengan menjajakan barang kelontong menggunakan sepeda. Ini adalah awal mula karir bisnis sang Founding Father Sinar Mas.

Setelah sempat membuka toko kelontong grosir pada tahun 1949, Eka Tjipta Widjaja memulai bisnis besar seperti Kopra, Kelapa Sawit, dan Kertas.

Gagal menjalani bisnis kopra tak mematahkan semangat Eka Tjipta Widjaja dalam mengepakkan sayap bisnis. Di Surabaya, CV Sinar Mas diresmikan, dan disusul dengan pembangunan pabrik minyak goreng serta pabrik kertas dan bubur kertas. Setelah sukses dengan bisnis kertas dan sawit, Sinar Mas mengembangkan bisnis di sektor layanan keuangan seperti asuransi dan perbankan.

Saat krisis ekonomi terjadi di tahun 1998, Sinar Mas mulai beroperasi secara komersial di bidang penyediaan energi, perdagangan besar, serta infrastruktur telekomunikasi.

Sinar Mas juga membentuk pilar baru, mulai dari industri telekomunikasi melalui Smartfren, industri pengembang dan realestat mencakup Sinar Mas Land, pilar kesehatan mencakup Eka Hospital, serta membentuk organisasi kemanusiaan seperti Yayasan Dharma Eka Tjipta, dan pendidikan seperti Sinar Mas World Academy. Tahun 2014 Sinar Mas resmi menjajaki ranah digital melalui Sinar Mas Digital Venture, dan akan terus berinovasi sesuai perkembangan era dan teknologi.

Berikut penjelasan secara singkat perjalanan berdirinya Sinar Mas:

1938 – Eka Tjipta Widjaja memulai perjalanan kewirausahaannya di Makassar pada usia 15 tahun

1968 – Eka Tjipta Widjaja mendirikan kilang minyak goreng kopra pertamanya, Bitung Manado Oil Ltd. di Sulawesi Utara

1972 – Mulai bisnis pengembang dan realestat dengan PT Duta Pertiwi; di tahun yang sama, Eka Tjipta Widjaja mendirikan paprika soda kimia, Tjiwi Kimia yang kemudian menjadi pabrik kertas pertama Sinar Mas

1982 – PT Internas Artha Leasing Company didirikan dan berkembang menjadi perusahaan jasa keuangan yang terintegrasi

1986 – Sinar Mas Forestry mulai mengelola hutan tanaman pertamanya

1996 – PT Dian Swastika Sentosa didirikan untuk memfasilitasi listrik ke pabrik APP

2005 – Bank Shinta diakuisisi yang secara resmi menjadi Bank Sinarmas pada tahun 2006

2006 – PT Smart Telecom berdiri

2018 – Sinar Mas merayakan ulang tahun ke-80

2020 – Sinar Mas kini memiliki 7 pilar bisnis

Perjalanan dan perjuangan Eka Tjipta Widjaja dalam membangun usahanya membuat beliau dikenal sebagai tokoh yang gigih dalam menghadapi tantangan. Semangat pantang menyerah beliau dapat menjadi inspirasi kita dalam menghadapi situasi yang sulit.

“Teruslah berjuang. Peluang itu tidak datang sendiri, tetapi dicari dan diusahakan dengan tekun,” ucapnya dengan tegas.

]]>
Gelar Donasi Darah, Sinar Mas Kumpulkan 3.701 Kantung Darah /blog/?p=2572 Tue, 17 Mar 2020 05:25:54 +0000 /blog/?p=2572 Donasi darah di 37 unit usaha Sinar Mas seluruh Indonesia pada Minggu (26/1/2020) hingga Rabu (26/2/2020), diikuti 4.512 donor, dan berhasil mengumpulkan 3.701 kantung darah. Bertemakan Tribute to Bapak Eka Tjipta Widjaja: “Give Back to Society”, kegiatan tersebut diadakan untuk mengenang sosok Bapak Eka Tjipta Widjaja yang wafat pada 24 Januari 2019.

Kegiatan donor darah tersebut juga sekaligus sebagai bentuk penghargaan atas nilai-nilai luhur yang ditinggalkan pendiri Sinar Mas tersebut.

Perlu diketahui, semasa hidup, Pak Eka dikenal sebagai sosok pebisnis yang inspiratif dan gigih. Meski harus membangun usahanya dari bawah dan beberapa kali mengalami kebangkrutan, Pak Eka kembali tegak dan tak lupa mengulurkan tangan membantu sesama.

Karyawan yang telah bekerja selama 23 tahun di Sinar Mas, Widodo, terus mengingat pesan Pak Eka untuk berbagi dan membantu sesama.

“Selain karena alasan kesehatan, pertimbangan saya ikut donasi darah karena ingin berbagi seperti apa yang dulu pernah disampaikan Pak Eka,” kata Widodo, Senin (16/3/2020).

Selain Widodo, karyawan muda yang telah bekerja 6 tahun di Sinar Mas, Miftah, juga memiliki kesan mendalam terkait Pak Eka.

“Kegiatan donasi darah mengingatkan saya kepada sikap hidup Bapak Eka Tjipta Widjaja untuk menjalankan peran secara berimbang, baik sebagai sosok personal, profesional, maupun sosial,” kata Miftah.

Kegiatan tersebut terwujud berkat kerja sama Palang Merah Indonesia (PMI) dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Sinar Mas. Kegiatan donasi darah dipilih karena PMI masih membutuhkan 900.000 kantung darah per tahun untuk kebutuhan transfusi. Harapannya, kegiatan tersebut mengispirasi lebih banyak orang, khususnya karyawan Sinar Mas.

Kilas Korporasi – Kompas.com

Anda bisa membaca kisah-kisah menarik lainnya dari kegiatan yang dilakukan oleh Sinar Mas dan pilar usahanya di kanal Kilas Korporasi yang dipersembahkan oleh Kompas.com melalui tautan ini.

]]>
Sinar Mas Berduka /blog/?p=2225 Sun, 27 Jan 2019 07:58:55 +0000 http://www.sinarmas.com/blog/?p=2225

Jakarta, 26 Januari 2019 – Keluarga besar Sinar Mas, direksi, manajemen, karyawan dan komisaris dari seluruh pilar bisnis, serta keluarga besar Widjaja berduka atas berpulangnya pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja hari Sabtu, 26 Januari 2019, pukul 19.43 WIB pada usia 98 tahun. Jenazah almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Desa Marga Mulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada hari Sabtu, 2 Februari 2019.

Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto menyatakan faktor usia dan kesehatan menjadi penyebabnya. “Jenazah disemayamkan di rumah duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, didampingi keluarga dan orang-orang terdekatnya. Para pelayat dapat menyampaikan belasungkawa pada hari Minggu (27/1) mulai pukul 19, setelah prosesi dari keluarga usai. Kami memohon pengertian dari para rekan, kerabat dan handai tolan,” ujarnya.

Keluarga besar Sinar Mas, direksi, manajemen, karyawan dan komisaris dari seluruh pilar bisnis, serta keluarga besar Widjaja menyatakan penghargaan mendalam atas ucapan belasungkawa yang datang.

Tanpa mengurangi rasa hormat, pihak keluarga memohon agar ucapan belasungkawa tidak dalam bentuk karangan bunga. Simpati dan tanda kasih, disarankan agar berbentuk donasi bagi para korban bencana alam di sejumlah wilayah, yang akan disalurkan melalui Eka Tjipta Foundation.

Sinar Mas

Sinar Mas berawal ketika almarhum Eka Tjipta Widjaja yang ketika itu masih bernama Oei Ek Tjhong, dan baru menjejak usia 15 tahun, berwirausaha menjajakan biskuit dan permen dengan mengendarai sepeda ke penjuru kota Makassar, Sulawesi Selatan, 3 Oktober 1938. Meski hanya lulusan sekolah dasar, baginya tak ada harapan dan cita-cita yang terlalu tinggi. Filosofi ‘jujur, menjaga kredibilitas, dan bertanggung jawab, baik terhadap keluarga, pekerjaan maupun terhadap sosial’ menjadi kompas hidupnya, yang kemudian bermetamorfosis menjadi nilai-nilai luhur Sinar Mas, yakni Integritas, Sikap Positif, Berkomitmen, Perbaikan Berkelanjutan, Inovatif dan Loyal.

Kini sebagai sebuah brand, Sinar Mas menaungi sejumlah perusahaan dengan nilai korporasi dan sejarah yang sama, namun masing-masing dari mereka independen dengan manajemen tersendiri. Perusahaan tadi, bergerak di sektor pulp dan kertas, agribisnis dan makanan, pengembang dan real estat, jasa keuangan, telekomunikasi dan data, serta energi dan infrastruktur. Belakangan, Sinar Mas juga memasuki pula ranah bisnis digital

Untuk informasi lanjut, silahkan hubungi :

MEDIA

Stephanie Susanto – 081281888689
Corporate Communications Sinar Mas

EKA TJIPTA FOUNDATION
Jany Turkanda – 08811239267

Sinar Mas grieves the passing of its founder, Eka Tjipta Widjaja

Jakarta, 27 January 2019 – The Sinar Mas family – executives, employees, and commissioners from all business pillars – join the Widjaja family in grieving for the passing of the founder of Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja on Saturday, 26 Janaury 2019.

Eka Tjipta Widjaja passed peacefully at his home at the age of 98 years old, age and health contributed to his passing according to Managing Director Sinar Mas, G Sulistiyanto.

Sinar Mas started when the late Eka Tjipta Widjaja, at that time known by Oei Ek Tjhong, began selling biscuits and candy from his bicycle around Makassar city at just 15 years old.

His belief that no hope or dream was unachievable, along with his commitment to integrity, credibility and responsibility towards family, work and others were the compass for his life. Later these same values metamorphized into the Sinar Mas values – Integrity, Positive Attitude, Commitment, Continuous Improvement, Innovative, and Loyalty.

Sinar Mas

The Sinar Mas brand oversees a number of companies with the same corporate values and history, however they remain independent, each with their own management, working in various sectors such as pulp and paper, agribusiness and food, real estate and development, financial institutions, data and telecommunications, energy and infrastructure. More recently, Sinar Mas has also invested in digital businesses.

“The body will be laid to rest at the funeral home RSPAD Gato Subroto, Jalan Abdul Rachman Saleh No. 24 – Senen, Central Jakarta. Mourners may pay their respect from Sunday (27/1) starting from 7PM, after the family procession is completed. We hope for your understanding at this sad time,” said Mr. Sulistiyanto. Later the body will be laid in rest at a family funeral in Marga Mulya Village, Karawang District, West Java, on Saturday 2 February 2019.

The family asks that condolences are not sent in the form of flowers. Rather they humbly request that sympathies and signs of love are expressed via donations to help victims of natural disasters. All donations received will be managed through Eka Tjipta Foundation.

For more information, please contact:

MEDIA
Stephanie Santoso – 081281888689
Corporate Communications Sinar Mas

EKA TJIPTA FOUNDATION
Jany Turkanda – 08811239267

]]>