Data Center – Sinar Mas /blog Wed, 11 Sep 2024 09:59:30 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png Data Center – Sinar Mas /blog 32 32 Joint Venture Sinar Mas dan LG CNS Siap Bangun Data Center di Jakarta Senilai Rp4,6 Triliun /blog/?p=4168 Wed, 11 Sep 2024 03:12:30 +0000 /blog/?p=4168 Sinar Mas bersama dengan LG CNS Co. Ltd. (LG CNS) resmi membentuk perusahaan patungan (joint venture), yakni LG Sinar Mas untuk membangun pusat data di tengah kota Jakarta senilai Rp4,6 triliun. Proyek kongsi perdana antara Sinar Mas dan LG CNS ini bakal membangun data center berbasis AI di Indonesia.

Perusahaan patungan ini terbentuk dari perjanjian kemitraan yang ditandatangani pada 27 Maret 2024 di Seoul, Korea Selatan, sebagai dasar kolaborasi strategis di bidang teknologi.

LG CNS merupakan sebuah perusahaan penyedia pusat data, layanan IT, solusi cloud, dan spesialis transformasi digital yang berbasis di Korea Selatan. Mereka merupakan pemimpin dalam transformasi digital dari Korea Selatan.

Pengalaman LG CNS dalam teknologi digital, dipadukan dengan pengetahuan Sinar Mas dalam berbagai sektor bisnis Indonesia, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar TI yang terus tumbuh.

Perusahaan baru hasil kolaborasi tersebut bakal membangun pusat data atau data center berbasis AI (artificial intelligence) di Central Business District di Kuningan, Jakarta Selatan dengan total area pengembangan mencapai 8.516 meter persegi (m2). Pusat data tersebut dijadwalkan selesai pada pertengahan tahun 2026, dengan target utama perusahaan domestik dan multinasional, khususnya yang bergerak di sektor industri perbankan.

Board Member of Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja

“Melalui kemitraan ini, kami yakin dapat berkontribusi membangun masa depan di mana teknologi terintegrasi secara mulus ke dalam kehidupan keseharian jutaan orang Indonesia, membantu kita untuk semakin terhubung, sejahtera, dan cerdas. Kami meyakini kekuatan kolaborasi dapat mengantarkan kita melangkah lebih jauh, to go far and beyond,” ujar Board Member of Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja dalam gelaran yang berlangsung di Jakarta, dan dihadiri oleh CEO SM+ Herson Suindah, CEO LG CNS Hyun Shin Gyoon, dan CEO LG Sinar Mas Han Donghyup.

Hyun Shin Gyoon, CEO LG CNS, menyatakan bahwa kolaborasi ini akan memposisikan LG Sinar Mas sebagai pemain utama dalam lanskap teknologi Indonesia dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

“Kami yakin, dengan visi dan keahlian yang saling melengkapi, kita dapat melampaui ekspektasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Secara keseluruhan ada enam pilar fokus dari joint venture antara Sinar Mas dan LG. Pertama, data center dan cloud services. Kedua, finance services. Ketiga, public and smart 3. Keempat, smart factory. Kelima, telekomunikasi, dan keenam global delivery center.

“Kami berharap pada masa depan, kita akan berusaha bersama-sama untuk mengembangkan seri kecil, infrastruktur yang berkembang, seperti data center, dan cloud, servis IT finansial, dan ekosistem IT yang dapat menerima manfaat dari bisnis dan masyarakat,” ujar CEO LG CNS Hyun Shin Gyoon.

Untuk timeline pembangunannya sendiri terdiri, proyek ini akan mulai melangsungkan prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Kuartal I 2025. Secara keseluruhan, proyek ini diharapkan bisa rampung di 2027, sedangkan operasinya diharapkan bisa dimulai pada semester II 2026.

“Proyek ini diharapkan selesai pada tahun 2027. Target proyek ini adalah perusahaan besar, terutama di bidang perbankan, dan perusahaan Sinar Mas dan perusahaan-perusahaan Korea,” kata CEO LG Sinar Mas Han Donghyup.

Franky mengharapkan, kerja sama ini dapat berdampak positif, baik bagi kedua perusahaan maupun ekonomi nasional.

“Kami berharap dapat membangun platform teknologi terdepan di Indonesia untuk mendorong pembangunan ekonomi negara ini, sekaligus menciptakan bisnis yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak yang bermitra,” kata Franky.

]]>
Progres Pembangunan Data Center 1.000 MW Milik Smartfren /blog/?p=3647 Fri, 28 Oct 2022 06:49:18 +0000 /blog/?p=3647 Salah satu pilar usaha Sinar Mas, yakni PT Smartfren Telecom Tbk. tengah menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Abu Dhabi, Group 42 (G42). Kemitraan tersebut dalam rangka membangun data center.Kerja sama tersebut secara resmi ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Smartfren dengan G42 -perusahaan yang bergerak di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Cloud Computing asal Abu Dhabi, serta mitra lokal asal Indonesia, PT Amara Padma Sehati (APS), dalam sebuah acara yang digelar di Expo Dubai, Kamis (4/11/2021).

Saat ini, Smartfren dan para calon investor yang terlibat dalam proyek ini tengah melakukan survei lahan. Setelah itu, pembangunan data center akan dilakukan secara bertahap.

Untuk fase pertama, perusahaan akan membangun data center dengan kapasitas 100 MW-200 MW terlebih dahulu. Mayoritas data center yang tersedia dan beroperasi di Indonesia baru 150 MW. Data center ini rencananya akan dikembangkan di sejumlah lokasi, seperti Kota Delta Mas dan di dekat ibu kota negara yang baru.

Pada saat penandatanganan MoU, Chairman & CEO Sinar Mas Telecommunications & Technology Franky Oesman Widjaja mengatakan bahwa Smartfren memahami pentingnya pusat data sebagai tulang punggung perkembangan industri digital di Indonesia. Kehadiran pusat data juga penting untuk menjaga kedaulatan data nasional, serta selaras dengan upaya pemerintah.

“Kami optimis, kerja sama ini akan mewujudkan pembangunan pusat data di tanah air dan menjaga kedaulatan data nasional yang sedang dilakukan Pemerintah Indonesia. Selain itu, berkembangnya pusat data ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, juga akan memacu inovasi sektor industri 4.0 di tanah air,” kata Franky.

Sementara itu, CEO G42 Peng Xiao menjelaskan bahwa G42 siap bekerjasama dengan Smartfren serta menjadi mitra strategis mendukung ketahanan data di Indonesia.

“Dengan kemampuan kami dalam hal Cloud Computing, kami di G42 senang dan siap bekerja sama dengan Smartfren serta mitranya untuk mendukung pengembangan strategis infrastruktur digital Indonesia sesuai dengan standar internasional tertinggi untuk desain fasilitas, operasi, serta privasi dan keamanan data,” ungkap Xiao.

]]>
Smartfren Kembangkan Data Center 1.000 MW /blog/?p=3423 Fri, 05 Nov 2021 03:58:14 +0000 /blog/?p=3423 Salah satu pilar usaha Sinar Mas, yakni PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan yang bergerak di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Cloud Computing asal Abu Dhabi, Group 42 (G42), serta mitra lokal asal Indonesia, PT Amara Padma Sehati (APS), dalam sebuah acara yang digelar di Expo Dubai, Kamis (4/11/2021).

Nantinya, APS akan berperan sebagai salah satu rekanan lokal yang memiliki kekuatan dalam ekosistem bisnis dan teknologi untuk menyelenggarakan pusat data berkapasitas 1000 MegaWatt (MW) di Indonesia.

Chairman & CEO Sinar Mas Telecommunications & Technology Franky Oesman Widjaja mengatakan bahwa Smartfren memahami pentingnya pusat data sebagai tulang punggung perkembangan industri digital di Indonesia. Kehadiran pusat data juga penting untuk menjaga kedaulatan data nasional, serta selaras dengan upaya pemerintah.

“Kami optimis, kerja sama ini akan mewujudkan pembangunan pusat data di tanah air dan menjaga kedaulatan data nasional yang sedang dilakukan Pemerintah Indonesia. Selain itu, berkembangnya pusat data ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, juga akan memacu inovasi sektor industri 4.0 di tanah air,” kata Franky.

Sementara itu, CEO G42 Peng Xiao menjelaskan bahwa G42 bersama Etisalat baru-baru ini menggabungkan bisnis pusat data mereka untuk menciptakan penyedia pusat data terbesar di Uni Emirat Arab dengan kapasitas sekitar 300 MW. G42 siap bekerjasama dengan Smartfren serta menjadi mitra strategis mendukung ketahanan data di Indonesia.

“Dengan kemampuan kami dalam hal Cloud Computing, kami di G42 senang dan siap bekerja sama dengan Smartfren serta mitranya untuk mendukung pengembangan strategis infrastruktur digital Indonesia sesuai dengan standar internasional tertinggi untuk desain fasilitas, operasi, serta privasi dan keamanan data,” ungkap Xiao.

Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo dan Perdana Menteri UEA dan Ruler of Dubai, HH Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum menjadi saksi pertukaran dokumen perjanjian yang dilakukan antara Chairman dan CEO Sinar Mas Telecommunication and Technology, Franky Oesman Widjaja dan CEO G42, Peng Xiao.

Jokowi
Chairman & CEO Sinar Mas Telecommunication and Technology Franky Oesman Widjaja (kiri) mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Perdana Menteri UEA dan Ruler of Dubai HH Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum dalam Pertukaran Dokumen Perjanjian di Dubai, Kamis (4/10).

Smartfren dan perusahaan afiliasinya Moratel yang bergerak di penyedia konektivitas berbasis fiber optic, akan berkolaborasi dengan APS dan G42 yang akan berperan sebagai mitra strategis. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, kolaborasi ini diharapkan akan meningkatkan ketahanan, keamanan dan kedaulatan data nasional.

Saat ini kebutuhan pusat data di Indonesia berkembang sangat pesat. Pembangunan infrastruktur pusat data di dalam negeri yang memadai menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan. Dengan menggunakan pusat data yang berada di dalam negeri akan memberi kemampuan untuk akses data yang lebih mudah, cepat dan aman dan akan melengkapi serta memperkuat ekosistem digital untuk mendukung pengembangan ekonomi digital yang sangat pesat serta menciptakan lapangan kerja yang besar di bidang digitalisasi dan industri 4.0.

“Hal ini, merupakan kunci perwujudan ketahanan, keamanan dan kedaulatan data nasional menuju ekonomi digital Indonesia,” pungkas Franky.

]]>