APP Sinar Mas – Sinar Mas /blog Thu, 05 Oct 2023 09:19:08 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.9.1 /blog/wp-content/uploads/2016/10/cropped-sm-250x250-32x32.png APP Sinar Mas – Sinar Mas /blog 32 32 Tjiwi Kimia Bangun PLTS Atap Terbesar di Indonesia /blog/?p=3932 Tue, 03 Oct 2023 03:27:50 +0000 /blog/?p=3932 Unit usaha Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (Tjiwi Kimia) meresmikan pengoperasian instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap terpasang pada area seluas 11.4 hektare (ha) dengan kapasitas 9,8 megawatt peak (MWp).

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Tjiwi Kimia untuk mendorong praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta mendukung pencapaian target dekarbonisasi dari Pemerintah Indonesia.

Peresmian tersebut bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Tjiwi Kimia ke-51 tahun, Minggu (2/10/2023). Instalasi PLTS ini diharapkan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) hingga 12,400 ton CO2e setiap tahunnya.

Instalasi ini melibatkan 11 bangunan besar, dengan memanfaatkan potensi dari atap bangunan tanpa mengganggu area terbuka hijau. Dengan listrik yang dihasilkan, harapannya dapat mendukung keperluan penerangan serta produksi lainnya.

Ke depannya, instalasi serupa akan dilakukan di seluruh mills APP Sinar Mas.

PLTS atap terpasang pada area seluas 11.4 ha dengan kapasitas 9.8 MWp di pabrik Tjiwi Kimia.

Suhendra Wiriadinata, Direktur Utama PT Tjiwi Kimia mengatakan, pihaknya fokus pada prinsip-prinsip keberlanjutan dan berkomitmen menjalankan usaha dengan memperhatikan aspek lingkungan, ekonomi, sosial, dan tata kelola yang baik.

“Adopsi teknologi solar panel ini adalah wujud nyata dari dedikasi kami untuk berkontribusi menciptakan masa depan yang lebih baik dengan melakukan proses dekarbonisasi,” ujarnya.

Langkah Tjiwi Kimia ini sejalan dengan komitmen peningkatan kinerja ESG yang lebih baik dalam setiap kegiatan bisnis dan operasional APP Sinar Mas, yang juga tertuang dalam Sustainability Roadmap Vision 2030. Penerapan prinsip-prinsip ESG merupakan aspek penting dari rangkaian operasional Perusahaan, yang harus dijadikan fokus karena akan berdampak signifikan pada kelangsungan usaha jangka panjang.

Penerapan prinsip ESG dalam aspek produksi antara lain dengan pengurangan jejak karbon (dekarbonisasi) melalui praktik kerja terbaik, salah satunya dengan menggunakan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan. Selain itu juga dilakukan peningkatkan komposisi energi terbarukan dalam bauran energi dan mengurangi konsumsi energi.

Ikut hadir dalam peresmian tersebut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia memberikan apresiasi atas inovasi Tjiwi Kimia.

“Melalui inisiatif ini, Tjiwi Kimia telah menunjukkan bagaimana industri dapat berkembang dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Managing Director Sinar Mas Saleh Husin mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melihat PLTS di Tjiwi Kimia

Kofifah juga menambahkan, bahwa untuk sebuah korporasi, PLTS Atap yang dibangun Tjiwi Kimia ini merupakan yang terbesar di Indonesia.

“Apa yang dilakukan oleh Tjiwi Kimia menjadi referensi tidak hanya bagi perusahaan di Jawa Timur, tapi juga di Indonesia,” ungkapnya.

Suhendra menambahkan, dalam konteks yang lebih luas, adopsi teknologi solar panel oleh Tjiwi Kimia sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk mencapai zero emisi dan mendorong FOLU Net Sink 2030. Penerapan teknologi ini dalam proses produksi kertas tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memastikan pengurangan emisi karbon secara signifikan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Managing Director Sinar Mas Saleh Husin dan Direktur Utama PT Tjiwi Kimia, Suhendra Wiriadinata saat meresmikan PLTS atap terpasang pada area seluas 11.4 ha dengan kapasitas 9.8 MWp di pabrik Tjiwi Kimia.

Dengan berkontribusi aktif dalam pencapaian target pemerintah, Tjiwi Kimia memperlihatkan peran aktif industri dalam penciptaan masa depan yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari inisiatif berkelanjutan, Tjiwi Kimia juga berencana untuk memperluas penggunaan panel surya ini melalui Program PLTS Atap Tahap 2 yang telah dimulai persiapan lapangannya. Program Tahap 2 ini akan dibangun secara bertahap sesuai hasil studi kelayakan. Setiap langkah yang diambil memperkuat visi Tjiwi Kimia untuk berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kami di Tjiwi Kimia yakin bahwa inovasi dan kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan masa depan industri yang berkelanjutan di Indonesia,” tutup Suhendra.

]]>
Melawan Stigma ala Velyn Angelicia, Pilot Helikopter APP Sinar Mas /blog/?p=3813 Wed, 08 Mar 2023 04:28:27 +0000 /blog/?p=3813 Menjadi pilot helikopter bukan saja untuk laki-laki. Namun, perempuan juga bisa menjadi pilot helikopter. Satu contohnya adalah Velyn Angelicia, pilot helikopter yang bertugas di PT Wira Karya Sakti (WKS).

Masih muda dan berparas cantik, tapi Velyn Angelicia memilih pekerjaan yang sangat menantang, yaitu menjadi pilot helikopter. Sebagai awak helikopter water bombing, ia memiliki tugas khusus untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lahan milik salah satu perusahaan di bawah naungan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, yakni PT WKS.

Wanita kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat tahun 1999 ini hampir setiap hari terbang membawa helikopter untuk memadamkan api di hutan dan patroli titik api. Dengan lihai, jari dan mata Velyn Angelicia menekan tombol-tombol yang berada di helikopter saat menerbangkan helikopter Bell milik perusahaan.

Velyn Angelicia, pilot helikopter APP Sinar Mas

Velyn mengakui sangat menikmati menjadi pilot helikopter pemadam kebakaran hutan. Menurutnya, pekerjaan yang ia lakukan berdampak luas pada kepentingan publik.

“Titik api di lahan gambut harus segera dideteksi, karena kalau sudah berada di kedalaman akan sulit dipadamkan,” ujar Velyn.

Berstatus pilot pemadam kebakaran, Velyn harus disiplin dan mampu bekerja dalam tim agar pemadaman tepat sasaran pada titik api. Selain itu, ia terlebih dahulu harus mendapatkan lisensi penerbangan helikopter dan pemadaman api dari Manggala Agni.

Saat bertugas, Velyn bekerja bersama tim reaksi cepat (TRC) dan masyarakat peduli api ketika berada di lapangan memadamkan api. Bekerja di perusahaan dengan luas 39 persen lahan gambut, membuat dirinya lebih banyak patroli.

Tahun lalu, karena tidak berada di musim kemarau, dia hanya 3 kali terbang untuk bombing di daerah Sumatera Selatan.

Velyn Angelicia saat patroli mencari titik api

Saat ditanya pengalaman pertama menerbangkan helikopter perusahaan, Velyn mengakui begitu menakutkan karena harus turun di lokasi dengan jarak baling-baling helikopter dengan pohon sangat dekat.

Selain itu, mendarat di titik kebakaran memang harus dilakukan untuk memasang instalasi water bombing selama 5-10 menit. Semuanya harus dilakukan dengan teliti dan penuh perhitungan.

Namun, bagi Velyn, ketakutan itu justru menjadi energi bagi pilot, karena membuat kita lebih peduli dengan kematangan persiapan sebelum terbang. Apalagi, saat terbang, ia harus membawa air yang bisa mencapai 2 ton atau 2 ribu liter, dengan helikopter water bombing.

Velyn Angelicia tetap bertekad akan terus bekerja sebagai pilot pemadam kebakaran. Ia menyadari bahwa perannya sangat penting, terutama di masa-masa sulit saat kebakaran terjadi pada musim kemarau panjang. Ia tidak ingin peristiwa kebakaran lahan pada 2015 dan 2019 terjadi kembali.

Kerap Diremehkan Orang

Sebagai pilot perempuan, Velyn Angelicia mengaku kerap diremehkan oleh orang. Namun, ia tidak patah arang. Menjadi pilot sudah menjadi cita-citanya sejak kecil.

Awalnya, Velyn bercita-cita menjadi pilot penerbangan komersil. Namun, kesempatan menjadi pilot helikopter lebih dahulu datang pada dirinya. Pasalnya, setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA), ia mendapat beasiswa penerbangan helikopter.

“Kalau untuk pilot komersil ya panjang dan lama prosesnya. Jadi daripada saya menganggur saya ambil kesempatan beasiswa penerbangan helikopter,” jelasnya.

Velyn masuk ke sekolah penerbangan pada 2017. Kemudian lulus dan mendapatkan lisensi penerbangan khusus helikopter pada 2018.

Selama 2 tahun karirnya di dunia penerbangan, Velyn sudah memiliki pengalaman 500 jam terbang. Dari angka itu, 200 jam dijalaninya sebagai pilot helikopter.

Awalnya, orang tua Velyn tidak mengizinkannya bekerja pada profesi ini. Sebab, pekerjaan sebagai pilot sangat berat dan berisiko tinggi.

Namun, Velyn berteguh akan pendiriannya. Ia memilih melawan stigma bahwa wanita mampu melakoni profesi yang umumnya dilakukan oleh pria.

“Saya bertekad dan berjuang melawan stigma, bahwa saya bisa setara dengan pilot lelaki,” pungkasnya.

Dengan karier dan pengalamannya saat ini, Velyn mendorong kepada perempuan-perempuan agar tidak terperangkap dalam stigma masyarakat, dan tidak membatasi cita-cita apapun, termasuk menjadi seorang pilot.

 

*Ditulis ulang dari artikel “Sering Diremehkan, Pilot Cantik Ini Sudah Kantongi 200 Jam Terbang Membawa Helikopter

]]>
Kiat APP Sinar Mas Cegah Karhutla di Riau dengan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat /blog/?p=3774 Mon, 20 Feb 2023 03:53:20 +0000 /blog/?p=3774 Riau merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki kawasan hutan yang luas dan rawan kebakaran hutan. Oleh karena itu, harus ada langkah pencegahan yang dilakukan sedari dini.

Musim hujan sebentar lagi akan usai. Saat ini, beberapa wilayah di Indonesia, seperti di Riau akan memasuki musim panas.

Berbagai kebijakan dan langkah antisipasi dilakukan pemerintah Provinsi Riau untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan. Salah satunya adalah mengubah pola pikir masyarakat yang tinggal di area rawan kebakaran lahan

Hal tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses pencegahan. Pasalnya, masyarakat yang ada di sekitaran kawasan konsesi dulunya membuka lahan dengan cara membakar hutan.

Setelah warga mendapatkan kesempatan untuk menjalankan program CSR dari PT Arara Abadi-PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk., kini masyarakat memiliki penghasilan yang jauh lebih meningkat dibandingkan dengan membakar hutan.

Tak pelak lagi, dukungan dan peran serta dari pihak swasta dapat menjadi salah satu solusi menghentikan praktek membakar lahan. Warga bisa menjadi tameng utama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, yang pernah menjadi bencana tahunan di Provinsi Riau beberapa tahun lalu.

Cukup banyak kegiatan tanggung jawab perusahaan yang dilakukan oleh Arara Abadi, di antaranya adalah bidang pertanian, perikanan, ekonomi kreatif, dan sebagainya. Masyarakat yang mendapatkan program tersebut juga banyak yang berhasil menjalankan bidang usahanya, bahkan mampu mensejahterakan kehidupan masyarakat sekitar. Program CSR tersebut bertajuk Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

Seperti yang dijalankan oleh Industri Kecil Menengah (IKM) Tunas Harapan, yang berlokasi di Jalan Batin Galang, Tualang, Kec. Tualang, Kabupaten Siak, dengan membuat kerajinan tangan anyaman dari tali packing ball atau tali strapping yang sebelumnya hanya menjadi limbah perusahaan yang terbuang.

Tali tersebut diolah menjadi berbagai anyaman, mulai dari pot bunga, keranjang belanja, tikar, gerendong sepeda motor, dan sebagainya, dengan harga jual yang cukup tinggi.

Pendiri IKM Tunas Harapan, M. Nur mengatakan, berawal dari keisengannya membuat anyaman pot bunga, dengan memungut limbah tersebut, kemudian camat setempat sempat melihat hasilnya yang sangat menarik dan berkualitas.

Hingga akhirnya ia diajak untuk ikut pameran UMKM, dan 64 anyaman karyanya ludes dalam waktu 30 menit. Hingga akhirnya ia bersama Camat datang ke perusahaan, dan menawarkan kerjasama, lalu disambut hangat perusahaan.

“Berawal dengan anggota 3 orang pada tahun 2008, hingga pada tahun 2019 jumlah anggota mencapai 90 orang. Namun karena pandemi Covid-19, jumlah bahan baku dari perusahaan menjadi berkurang, dan hingga saat ini beranggotakan lebih kurang 50 orang. Alhamdulillah warga bisa berpenghasilan hingga Rp1,5 juta per orang setiap bulannya, dengan bekerja sambilan di rumah, kebanyakan ibu-ibu, dan mereka bisa bawa pulang sambil mengerjakan pekerjaan rumah,” kata M. Nur, Rabu (15/2/2023), seperti dikutip dari Tribunnews.

Selain itu, masyarakat di kawasan Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Distrik Minas – Rasau Kuning, Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak juga mendapatkan program DMPA tersebut. Warga di sana mendapatkan pinjaman lunak dan mengembangkan usahanya berupa perikanan, pertanian dan juga perkebunan.

Beberapa warga bahkan sanggup menghasilkan sekitar Rp60 juta perbulannya, untuk 11 anggota, dengan tanaman jagung, padi, sorgum, dan budi daya ikan.

Ketua Kelompok Tani, Alek Safirman mengatakan, pihaknya memodifikasi pembukaan lahan tanpa membakar lahan.

“Dalam satu bulan kami mendapatkan (penghasilan) sekitar Rp5 juta sampai Rp10 juta per bulan,” ujarnya.

Sementara itu, Sosial Community Engagement Head PT AA-APP Sinar Mas, Deni Wijaya mengatakan, lokasi tersebut merupakan area terpencil, namun rawan kebakaran lahan. Pada tahun 2016 lalu area itu pernah terbakar habis dan banyak merugikan masyarakat.

Sejak adanya pemberdayaan dari program Desa Makmur Peduli Api (DMPA), area itu semakin aman, dan masyarakat di area itu juga menjadi garda terdepan pencegahan terjadinya kebakaran lahan.

Sementara itu, Regional Fire Operation Management Head PT AA-APP Sinar Mas, Priyo Septiadi Utomo mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan di wilayah konsesi maupun daerah sekitar operasional perusahaan, pihaknya sudah jauh-jauh hari menerapkan status siaga.

“Sejak bulan Oktober lalu kita sudah status siaga Karhutla. Semua peralatan dan SDM handal juga sudah disiagakan, terdiri dari 60 personel Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dan ratusan personel fire fighter, dan didukung dengan berbagai peralatan mumpuni, termasuk enam helikopter water boombing dan patroli,” tuturnya.

]]>
KLHK, PUPR, dan Sinar Mas Bangun Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo /blog/?p=3607 Fri, 09 Sep 2022 03:43:44 +0000 /blog/?p=3607 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Sinar Mas, menandatangani nota kesepahaman pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan berkapasitas 10 juta bibit per tahun, Selasa (6/9/2022).

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono dengan Managing Director Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata, dan disaksikan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, di Ballroom Grand Hyatt, Jakarta Pusat.

Membangun rumah persemaian adalah program yang digagas oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Rencananya, KLHK akan membangun sebanyak 30 unit pusat persemaian serupa di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Siti membeberkan latar belakang pembangunan rumah persemaian adalah sebagai dukungan dan aksi nyata terhadap upaya percepatan proses peningkatan tutupan hutan dan lahan dalam kerangka peningkatan kualitas lingkungan dan penguatan tata kelola lingkungan hidup dan kehutanan. Salah satu kunci pertama dan memegang peranan penting, yaitu penyediaan bibit berkualitas untuk kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan yang lebih masif dan terstruktur.

Pembangunan persemaian dengan skala besar pada setiap provinsi diarahkan untuk mendukung pemulihan ekosistem melalui rehabilitasi hutan dan lahan termasuk reklamasi areal/lahan bekas tambang.

Salah satu lokasi atau provinsi yang menjadi prioritas dibangunnya persemaian saat ini adalah provinsi Sumatera Selatan, yang memiliki luas lahan kritis seluas 709.884 Ha, dengan komposisi lahan kritis berada didalam kawasan hutan seluas 347.034 Ha dan di luar kawasan hutan 362.851 Ha.

“Luasnya sasaran hutan dan lahan yang perlu dipulihkan ini, menjadi salah satu pertimbangan dari dibangunnya persemaian skala besar di provinsi Sumatera Selatan,” ungkap Siti.

Selain itu, hal tersebut juga berkaitan sangat erat dengan langkah-langkah Indonesia dalam merespon kondisi global. Pada konteks ini, Indonesia telah menegaskan agenda Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 sebagai aksi mitigasi yang menunjukkan aksi iklim dalam pelaksanaan target kinerja melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan sistematis.

Dalam sambutannya, Siti mengatakan, Indonesia’s FoLU Net Sink 2030 diharapkan tidak hanya dapat mencapai target dalam penurunan emisi GRK. Ia juga mengharapkan sekaligus dijadikan momentum untuk mempercepat proses peningkatan kualitas dan penguatan tata kelola lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia.

Sebagai informasi, Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 adalah sebuah kondisi yang ingin dicapai dimana tingkat serapan emisi Gas Rumah Kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan pada tahun 2030 akan seimbang atau lebih tinggi dari tingkat emisi.

Dalam kesempatan yang sama, Managing Director APP Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata menyatakan, bibit yang baik dan berkualitas adalah kunci dari keberhasilan penanaman sebuah pohon.

“Hingga saat ini, kami telah mempelajari dan berpengalaman dalam mengembangkan maupun mengelola Pusat Nursery,” tukasnya.

Dengan pengalaman tersebut, dia berharap APP Sinar Mas dapat memberikan nilai tambah dalam upaya mempercepat pencapaian target Pemerintah Indonesia dalam menghasilkan bibit tanaman hutan dataran rendah dan dataran tinggi. Tidak hanya itu, tanaman estetika serta jenis tanaman multipurpose tree species (MPTS) yang berupa tanaman buah-buahan.

KLHK, PUPR, dan Sinar Mas secara simbolis melakukan penanaman benih sebagai kesepakatan pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo, Sumatera Selatan

Untuk pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Sumatera-Selatan ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 6 ha di Kawasan Kemampo, Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan. Bibit yang akan diproduksi meliputi jenis tanaman endemik (Kasturi, Kapul, Ramania, Meranti, Ulin, Gaharu, dll), tanaman estetika (Ketapang Kencana, Pucuk Merah, Tabebuya, Tanjung dll), dan tanaman penghasil Hasil Hutan Bukan Kayu/HHBK (Duku, Durian, Petai, Jengkol, Alpukat, Sawo, Kemiri, Sirsak dll). 

Sementara itu, Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin menyatakan, “Pilar-pilar usaha Sinar Mas melalui Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, Sinar Mas Agribusiness & Food, Sinar Mas Mining beserta sejumlah perusahaan afiliasinya, merasa terhormat dan bangga, dapat turut berperan serta aktif dalam mendukung tindakan nyata dan implementasi program Pemerintah tersebut, guna mengatasi krisis global termasuk dampak dari perubahan iklim – terancamnya keberlangsungan keanekaragaman hayati – pencemaran lingkungan serta peningkatan sirkuler ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan, melalui pembangunan Persemaian Sriwijaya Kemampo ini,” 

Pembangunan pusat persemaian ini merupakan kolaborasi tiga pihak yaitu Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Sinar Mas. Kolaborasi seperti ini tentu mempercepat tujuan utama inisiatif Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, agar pembangunan ekonomi semakin pesat dan sekaligus program reahabilitasi lingkungan juga terjaga dengan baik.

Rangkuman kegiatan dapat Anda saksikan pada video di bawah ini:

]]>
Highlight Bazar Minyak Goreng Ramadan 2022/1443 H /blog/?p=3578 Tue, 31 May 2022 07:55:34 +0000 /blog/?p=3578 Sepanjang bulan Ramadan 1443 H lalu, Sinar Mas menggelar Bazar Minyak Goreng Ramadan (BMGR) 2022 di lebih dari 40 lokasi pada sejumlah kota di Indonesia. Kegiatan ini melibatkan pilar-pilar usaha Sinar Mas dengan menggandeng berbagai pihak.

Tak kurang dari 100.000 liter minyak goreng kemasan seharga Rp15.000 per liter tersalurkan. Kegiatan ini merupakan aksi CSR dari perusahaan, sekaligus memperingati 100 tahun kelahiran pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja.

“Kami berharap niatan saling berbagi lewat kegiatan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat, yang kerap meningkat pada bulan Ramadan. Bazar sekaligus momentum bagi kami untuk saling menyapa, bersilaturahim dengan berbagai kalangan,” ujar Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin.

Bagaimana serunya kegiatan BMGR 2022? Mari saksikan pada video berikut ini.

]]>
Sinar Mas Mendukung Pembangunan Gedung Dewan Masjid Indonesia /blog/?p=3437 Fri, 12 Nov 2021 03:35:06 +0000 /blog/?p=3437 Dua pilar usaha Sinar Mas, yakni Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas dan Sinar Mas Agribusiness & Food melalui Yayasan Muslim Sinar Mas mendukung pembangunan Gedung Hasanah Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang berlokasi di bilangan Matraman, Jakarta Timur.

Terwujudnya bangunan kantor yang baru diharapkan mampu memperkuat upaya bersama menjadikan masjid selain sebagai pusat peribadatan umat muslim, sekaligus juga menjadi sentra pengembangan kualitas umat.

“Dewan Masjid Indonesia adalah rujukan kami dalam mewadahi ratusan tempat peribadatan muslim di lingkup Sinar Mas sebagai muara ide dan energi penerapan nilai keislaman yang sejuk, toleran dan peduli sesama. Kami bersyukur dapat mendukung pembangunan gedung baru ini, dan selanjutnya mengharapkan aliran referensi pengembangan potensi umat dapat semakin deras lagi kita rasakan,” ungkap Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) Saleh Husin saat Tasyakuran Gedung DMI di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (10/11/2021).

Saleh Husin yang juga Managing Director Sinar Mas ini hadir mendampingi Ketua Umum Pengurus Pusat DMI, Jusuf Kalla, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, Wakil Ketua Umum DMI, Syafruddin, beserta Ketua Panitia Pembangunan, Rudiantara.

“Kami berterima kasih atas amalan lintas pihak, termasuk perusahaan, sehingga upaya pengelolaan masjid bagi kemaslahatan umat dapat semakin berdaya dengan hadirnya gedung ini,” ujar Jusuf Kalla.

Gedung DMI di Matraman, Jakarta Timur
Tampak depan gedung Dewan Masjid Indonesia yang berlokasi di Matraman, Jakarta Timur.

Tentang Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM)

YMSM dibentuk sejak 2019 guna mewadahi praktik ke-Islam-an yang terbuka, toleran, setara, dan penuh kasih di lingkup Sinar Mas. Di lingkup internal, YMSM coba mengajak karyawan memperkuat ketakwaan, seiring dengan meningkatkan produktivitas kerja. Sementara ke luar, yayasan mendorong silaturahim sekaligus sinergi bersama sosok maupun lembaga keagamaan, melalui beragam kegiatan sosial dan pendidikan.

Video Profil Yayasan Muslim Sinar Mas
]]>
Tjiwi Kimia Raih Penghargaan Primaniyarta Ke-7 Kalinya /blog/?p=3375 Fri, 22 Oct 2021 03:57:18 +0000 /blog/?p=3375 Unit usaha Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) berhasil meraih penghargaan Primaniyarta untuk ke-7 kalinya sejak tahun 2006. Tahun ini, Tjiwi Kimia meraih penghargaan Primaniyarta untuk kategori Produk Berkelanjutan.

Primaniyarta adalah penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah kepada eksportir yang dinilai berprestasi. Penghargaan yang telah diselenggarakan sejak tahun 1992 itu diharapkan dapat berperan sebagai salah satu pendorong bagi para pelaku usaha untuk terus meningkatkan prestasinya dalam bidang ekspor.

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi kepada Direktur Utama Tjiwi Kimia Suhendra Wiriadinata di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (21/10/2021) saat pembukaan Trade Expo Indonesia ke-36 tahun 2021.

“Kami menyambut baik penghargaan yang diberikan ini. Hal ini merupakan wujud nyata perusahaan dalam menghasilkan produk berkualitas, dan berkelanjutan, sehingga dapat diterima oleh pasar internasional,” kata Suhendra.

Suhendra menambahkan, perusahaannya turut memastikan rantai pasokan kayu pulp berasal dari hutan tanaman industri. Tjiwi Kimia sudah memastikan para pemasok kayu memiliki sertifikasi pengelolaan hutan lestari serta menggunakan recycled fiber dari waste paper.

“Kami percaya bahwa kertas memegang banyak jawaban terhadap permasalahan-permasalahan kita di masa depan. Selama lebih dari 40 tahun, kami terus berinovasi untuk menawarkan produk kertas, dan kemasan yang berkualitas, serta berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan dunia yang terus berubah,” pungkasnya.

Saat ini, Tjiwi Kimia mencatatkan sekitar 65 persen produk yang dihasilkan telah diekspor ke berbagai negara yang berada di kawasan Asia, Afrika, Timur Tengah, Amerika, dan Eropa.

Dikutip dari Bisnis.com, data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020 menyebutkan bahwa volume ekspor pulp dan kertas meningkat 15,37 persen menjadi 12,46 juta ton.

Sementara itu, berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian, ekspor pulp dan kertas pada Januari–Juli 2021 secara nilai naik 16 persen menjadi US$4,2 miliar, dengan volume 6,7 juta ton.

Industri pulp & paper dikenal juga memiliki daya saing yang kuat. Terlihat dari peringkat industri pulp Indonesia ada di peringkat delapan dunia, sedangkan kertas di peringkat enam dunia.

]]>
Asia Pulp & Paper Tingkatkan Produksi Foopak Bio Natura /blog/?p=3255 Tue, 10 Aug 2021 05:42:00 +0000 /blog/?p=3255 Produk kemasan yang dapat didaur ulang dan berkelanjutan kini bukan lagi kebutuhan sekunder. Namun, kini telah berubah menjadi barang paling diincar oleh banyak merk global.

Karena itu, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas akan meningkatkan kapasitas produksi Foopak Bio Natura yang dikhususkan untuk pengemasan kertas yang dapat digunakan dalam bentuk cup, tray, serta wadah makanan hingga lebih dari 60.000 metrik ton per tahun. Hal ini didorong dengan kehadiran mesin coating terbaru yang terdapat di pabrik Indah Kiat Serang, Banten.

Senior Vice President & Head Industrial Paper Division APP Sinar Mas, Christopher Wong mengatakan, dengan kapasitas produksi ini Foopak Bio Natura dapat memasok kertas ke konsumen global yang mencari solusi produk bebas plastik, dapat didaur ulang, dan terdegradasi secara alamiah.

“Kapasitas baru ini memungkinkan kami menyediakan kertas dan kemasan yang diinginkan konsumen dengan dampak positif pada lingkungan selain memberikan dukungan terhadap perkembangan sektor ritel makanan dan minuman, serta layanan antar,” ujarnya, Jum’at (6/8).

Foopak Bio Natura telah memenangkan sejumlah penghargaan dan terbukti bebas plastik, sehingga menjadi pilihan untuk layanan takeaway baik bagi makanan panas ataupun dingin. Juga dapat digunakan untuk kemasan minuman maupun kemasan makanan siap saji.

APP Sinar Mas juga telah mengganti lapisan coating plastik yang berasal dari petrolium tradisional dengan teknologi aqua-dispersion yang lebih inovatif dan revolusioner. Teknologi baru ini membuat Foopak Bio Natura sepenuhnya berkelanjutan dan memiliki sertifikat biodegradable compostable karena mampu terurai dalam waktu 12 minggu.  

Foopak BioNatura Bio Natura juga memiliki tiga sertifikasi berikut : Plastic Free Certification – Flustix, TUV Home Compostable, EN 13432-Industrial Compostable serta sertifikat Cyclos – HTP karena dapat didaur ulang. Foopak Bio Natura merupakan rangkaian produk kemasan makanan yang tidak mengandung OBA (Optical Brighteners) maupun PFAS (Per- and polyfluoroalkyl substances).

Seluruh produk Foopak juga bersertifikat FDA, Halal, REACH, dan BfR (diakui oleh Badan Pengawas produk makanan Amerika Serikat maupun Uni Eropa) untuk kontak langsung dengan makanan yang sudah diakui international. Termasuk hardsized, tahan minyak serta tahan dengan suhu udara yang bisa digunakan untuk kemasan di dalam oven, microwave serta freezer seperti pelapis untuk roti, susu, serta makanan manis.

]]>
APP Sinar Mas Kerahkan 3 Heli dan 800 Personel untuk Patroli Karhutla di Riau /blog/?p=3131 Mon, 22 Feb 2021 05:24:35 +0000 /blog/?p=3131 Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dikhawatirkan akan menjadi bencana besar jika tidak ditangani serius, juga menjadi fokus utama bagi Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas.

Setiap harinya, sekitar 800 personil dikerahkan untuk melakukan patroli di semua wilayah distrik, guna mencegah terjadinya Karhutla.

Hal itu diakui langsung oleh Fire Operational Management (FOM) Head, Priyo didampingi Humas PT Arara Abadi APP Sinar Mas Wilayah Riau, Nurul Huda.

“Sebanyak 800 orang ini tersebar dalam seluruh Distrik lahan PT Arara Abadi dengan sistem patroli melalui darat, air dan patroli udara. Masing-masing tim itu berkisar paling sedikit 4 orang khusus patroli menggunakan sepeda motor,” kata Priyo, Kamis (18/2/2021) lalu.

Setiap tim yang turun, baik dengan sepeda motor ataupun mobil, tetap membawa peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan langkah awal pemadaman. Bahkan, sesekali Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dari APP Sinar Mas juga didampingi dengan MPA, Babinsa saat melakukan patroli.

“Biasanya kalau udah gabungan ini bisa 7 sampai 8 orang dalam 1 tim. Sedangkan untuk menara pemantau itu dijaga dari jam 7 pagi sampai 6 sore,” kata Priyo lagi.

Sesuai dengan harapan pihak manajemen bahwa seluruh distrik PT Arara Abadi zero fire, tentunya ini menjadi target luar biasa yang harus dicapai. Heli juga akan diturunkan sekali dalam seminggu untuk patroli di area yang rawat karhutla.

“Untuk patroli lewat udara, selain dengan drone juga ada dengan heli. Dengan heli ini planing kita melakukan patroli sekali seminggu dengan 12 rute, khusus daerah yang tingkat kerawanan karhutla tinggi. Kemudian kita lakukan evaluasi setiap hari kegiatan patroli ini,” tambahnya.

Patroli menggunakan heli ini, kata Priyo, membutuhkan biaya yang cukup besar. Dimana 1 jam saja, sudah menelan biaya sebesar Rp50 juta, sementara kegiatan patroli selama 5 jam. Artinya, untuk setiap patroli menggunakan heli, perusahaan akan mengeluarkan anggaran sekitar Rp250 juta.

“Jadi heli yang kita pakai untuk patroli ini kapasitas 11 orang dengan 5 jam operasional. Bahkan pilot yang dipakai juga yang sangat profesional, mampu mendarat di medan apapun. Karena kondisi lahan di seluruh distrik tidak sama. Patroli melalui udara sangat cepat untuk mendeteksi terjadinya karhutla, ada 3 heli yang disiagakan,” kata Priyo lagi.

Di beberapa daerah, kata Priyo, ada posko terpadu yang dibuat PT Arara Abadi untuk tempat tim gabungan berkumpul sebelum melakukan patroli.

“Dari evaluasi kita sejauh ini, kebakaran terjadi masih di wilayah klaim masyarakat, yakni daerah kebun sawit. Kalau di tanaman perusahaan sangat jarang. Namun, jika lahan warga yang terbakar itu berjarak 5 km dari lahan konsesi, dan berisiko dengan tanaman perusahaan, maka tim akan turun membantu memadamkan api,” sebutnya lagi.

Dicontohkan Priyo seperti kasus di Siak, karena sangat dekat dengan lahan konsesi dan mengancam terjadinya kebakaran di tanaman perusahaan, maka tim bergerak cepat untuk membantu pemadaman.

“Kita lihat urgensinya. Memadamkan api Karhutla ini tidak mudah, perlu tenaga ekstra dan peralatan yang lengkap, agar api segera padam dan tidak meluas. Apalagi bagi yang patroli dengan Heli itu sangat terasa sekali capeknya mengangkat alat-alat dari heli ke lokasi kebakaran,” kata Priyo.

]]>
APP Sinar Mas Gelar Pelatihan Digital Marketplace Bagi UKM Lokal /blog/?p=3120 Wed, 03 Feb 2021 03:45:39 +0000 /blog/?p=3120 Dalam mewujudkan peningkatan perekonomian dan perluasan akses UMKM para mitra binaannya di tengah pandemi Covid-19, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas menggelar pelatihan berbasis digital marketplace. Pelatihan ini hasil kerjasama APP Sinar Mas dengan Yayasan Doktor Sjahrir dan Shopee, salah satu platform e-commerce terdepan di Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk untuk melatih para mitra binaan, terkhusus ibu-ibu, agar lebih sadar teknologi dan bisa memasarkan produknya secara daring. Pelatihan tentang niaga elektronik yang digelar dengan webinar pada hari Selasa (26/1/2021) mengedukasi para peserta, yang merupakan mitra UMKM binaan APP Sinar Mas, tentang bisnis online, peningkatan kerjasama, praktek fotografi, pengenalan dasar copywriting dan sebagainya.

Chief Sustainability Officer APP Sinar Mas, Elim Sritaba mengatakan, bahwa mendukung usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar daerah operasi merupakan komitmen APP Sinar Mas yang tercantum dalam Sustainability Roadmap Vision 2030.

“Kami senang dan bangga bahwa program pemberdayaan masyarakat yang kami lakukan mampu mencetak pengusaha-pengusaha sukses yang menjadi contoh di komunitas masing-masing. Namun kita harus terus mencari dan membuka akses ke pasar yang lebih luas, sehingga lingkup usaha UMKM tidak terbatas di komunitasnya saja, agar usaha mereka bisa terus berkembang,” katanya melalui siaran pers, Jumat (29/1/2021).

Sistem niaga elektronik dinilai sangat efektif untuk memperluas jangkauan ke pasar, tanpa harus memiliki toko secara fisik di area lain. Untuk itu, program ini dilakukan APP Sinar Mas agar semakin membuka dan mendorong pasar UMKM binaan APP Sinar Mas untuk berkembang dalam usahanya.

Direktur Shopee Indonesia, Christin Djuarto mengungkapkan, dikutip dari data We Are Social kuartal pertama 2020 dimana tren belanja online meningkat hingga 300 persen, bahkan trafik belanja pada platform niaga elektronik naik di angka 400%.

Dengan peluang yang besar ini, ada banyak cara yang bisa dilakukan para UMKM dalam memasarkan produknya secara maksimal dan menarik para calon pembeli melalui platform niaga elektronik dan memanfaatkan sosial media untuk memperluas jaringan usaha ke berbagai kalangan.

Sosial media merupakan salah satu platform yang sangat tepat untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk unggulan UMKM tersebut. Lebih lanjut juga dijelaskan olehnya, bahwa Shopee juga menyediakan program untuk membimbing para UMKM yang berniaga di platform Shopee.

Selain program Sobat UKM Shopee untuk memberikan panduan dasar dalam berniaga di platform Shopee, ada juga program Kampus Shopee, bagi para penjual yang memerlukan bimbingan yang lebih komprehensif.

“Program-program ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung keberhasilan para pelaku UMKM di platform kami, khususnya di tengah situasi pandemi seperti saat ini,” ujar Christin.

Dr. Nurmala Kartini Sjahrir dari Yayasan Doktor Sjahrir menuturkan, bahwa di masa pandemi, tantangan yang dihadapi tidak hanya terkait kesehatan tetapi juga bagaimana mempertahankan kondisi perekonomian di tengah daya beli masyarakat yang menurun. Hal ini terutama krusial di daerah-daerah di luar kota besar di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, tokoh pemberdayaan perempuan ini menggarisbawahi pentingnya program pemberdayaan perempuan dalam ketahanan, kesehatan dan ketangguhan di komunitasnya. Hal ini dimaksudkan agar beragam keahlian para perempuan yang berawal dari aktivitas di rumah, bisa dijadikan peluang bisnis untuk meningkatkan pendapatan ekonomi sehari-hari.

 

Sumber: Sindonews

]]>